Minggu, 20 April 2014

Gunung Merapi mengeluarkan abu lagi

Hujan abu tipis menyelimuti wilayah selatan Gunung Merapi, tak terkecuali Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta. Hujan abu itu dinilai belum mengganggu aktivitas penerbangan di bandara tersebut.

"Minggu tanggal 20 April 2014, mulai tadi pagi hingga sekarang ini Manager Air Navigator Bandara Adisucipto Yogyakarta, Albertus Bagio Murdianto.
belum ada gangguan akibat abu. Aktivitas penerbangan masih berjalan sesuai jadwal," ujar

Pria yang menjadi ujung tombak boleh tidaknya pesawat lepas landas maupun mendarat di Bandara tersebut, mengaku terus berkoordinasi dengan air navigator di beberapa bandara yang ada di Indonesia mengenai adanya hujan abu tipis ini.

"Semua peralatan di bandara juga tidak masalah. Kami cek semua mulai radar dan semuanya," ujar Bagio yang tinggal di Maguwoharjo, Depok, Sleman itu.

Pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) mengenai kondisi cuaca. Cuaca hari ini pascaerupsi Merapi, juga terlihat cerah.

Setiap harinya ada sekira 120 sampai 135 pesawat yang hilir mudik di Bandara Adisucipto. Bahkan, pesawat latih dari TNI AU juga memakai bandara tersebut.

Seperti diketahui, erupsi Gunung Merapi pukul 4.26 sampai 04.40 WIB tadi mengakibakan sejumlah wilayah di DIY dan Jateng diguyur hujan abu.

Saat meletus, lava pijar meluncur sejauh satu kilometer dari puncak Merapi. Letusan ini dipicu gempa teknonik yang terjadi di Samudra Hindia beberapa waktu lalu.

Sumber berita : Okezon.

Jumat, 18 April 2014

Sosialisasi penerimaan Akpol,Brigadir & Polwan Polri

Pada hari Kamis di Makodim 0731/Klp Bapak Dandim 0731/Klp Letkol Inf  Semuel Jefferson Aling menerima rombongan dari pihak kepolisian Kapolda DIY dan Polres Kulonprogo yang di pimpin Kompol Budi, kedatangan rombongan pihak kepolisian ke Markas Kodim 0731/Klp Kompol Budi minta ijin kepada Dandim 0731/Klp bermaksud mensosialisasikan penerimaan Akpol,Brigadir dan Polwan Polri kepada putra-putri anggota Kodim 0731/Klp.

Kompol Budi mengatakan bahwa pihak polri ditahun 2014 khususnya DIY menerima 140 orang calon polri, pendaftaran dimulai tanggal 26 Maret s/d 15 April 2014, bahkan masih bisa diundur sampai dengan tanggal 19 April 2014, informasi dan pendaftaran secara online bisa dilihat website polri :http://www.infopenerimaanpolri.com/ pendaftaran tidak dipungut biaya atau tidak memakai uang,transparan,akuntabel dan humanis.

Anggota Kodim 0731/Klp dengan adanya sosialisasi dari pihak kepolisian menyambut baik dan dengan antusiasnya banyak yang ingin mendaftarkan  putra-putrinya masuk ke polri karena systemnya sudah dirubah sekarang sudah tidak memakai sogokan uang lagi seperti dulu langsung jadi secara instan tetapi memang orangtua sudah menyiapkan sejak sedini mungkin baik secara mental maupun jasmani agar dapat masuk menjadi polri.

Pihak kepolisian meminta pihak anggota kodim 0731/klp agar ikut menyebar luaskan berita penerimaan calon polisi kepada masyarakat luas terutama disekitar anggota tinggal,dengan harapan bisa menjaring calon polisi yang benar-benar berkualitas bagus dan berdedikasi tinggi.




Penyerahan Bibit Ikan di Kecamatan Panjatan Kab.Kulonprogo

Bapak Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Inf Semuel Jefferson Aling mengatakan penyelenggaraan pembinaan ketahanan pangan merupakan program TNI AD sebagai implementasi atau terjemahan tugas TNI pada pointer operasi militer selain perang. "Dalam membantu tugas pemerintah daerah kami jajaran Kodim berupaya maksimal memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kulonprogo demi tercapainya kemajuan wilayah dan kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Sebagai upaya ikut meningkatkan ketahanan pangan, Kodim 0731/Kulonprogo menyerahkan bantuan bibit benih ikan Gurameh dan bibit padi kepada Kelompok Tani Maju Subur di Desa Tayuban Kecamatan Panjatan kabupaten Kulonprogo.

Selain dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bambang Tri, Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan drh Endang Purwaningrum dan Perwakilan Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (KP4K), kegiatan yang diwarnai penaburan benih ikan gurameh di kolam percontohan tersebut juga diikuti hampir seluruh Danramil se-Kulonprogo.

Dalam pembinaan Teritorial, Kodim 0731/Kulonprogo dalam hal ini Bapak Letkol Inf Semuel Jefferson Aling beserta seluruh jajaran Dan Ramil  bersama Pemerintah Pusat dan Pemkab menggandeng berbagai pihak pelaku pertanian berupaya membantu masyarakat untuk meningkatkan produktifitas dibidang perikanan & pertanian guna mencapai ketahanan pangan. "Peran dan kerjasama masyarakat khususnya petani, TNI dan komponen bangsa lainnya merupakan penentu dalam keberhasilan peningkatan produktifitas pangan guna mencapai ketahanan pangan secara nasional," ujarnya.

Kades Tayuban Abdurrahman menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kodim 0731/Kulonprogo yang telah memberikan bantuan bibit padi dan benih ikan bagi warganya dengan harapan tecapainya kesejahteraan masyarakat di Kulonprogo,

Rabu, 16 April 2014

Angin Kencang di Kulonprogo, Rumah Mbah Prawoto Rata dengan Tanah

Hujan disertai angin kencang terjadi di Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Senin (14/4/2014) malam. Hujan dan angin kencang tersebut mengakibatkan rumah Prawoto Wiyono, 65, warga Dusun X desa setempat rubuh. Bahkan rumah bedeg milik duda yang tinggal seorang diri itu sampai rata dengan tanah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena saat kejadian, Prawoto sedang melakukan kegiatan pengajian rutin di rumah salah satu tetangganya. Namun barang-barang perlengkapan dapur, almari serta barang-barang elektroniknya hancur tertimpa reruntuhan atap rumah. Empat ekor itiknya ikut mati tertimpa genteng.

“Untungnya ketika mau pulang dari pengajian hujan masih deras. Jadi saya berteduh dulu, enggak langsung pulang sehingga saya terhindar dari tertimpa reruntuhan,” ujarnya, Selasa (15/4/2014).
Selepas hujan reda, dia baru memutuskan pulang ke rumah. Betapa terkejutnya dia mendapati banyak orang berada di sekitar pekarangannya. Prawoto pun semakin terpaku melihat kondisi rumahnya yang tinggal tumpukan puing-puing setelah roboh diterjang angin kencang. Sementara waktu itu listrik di sekitar rumahnya menjadi padam lantaran kabel penyambung aliran listrik putus.
“Samar-samar saya lihat sudah enggak berwujud rumah lagi, tapi cuma genteng dan bambu berserakan,” tandasnya.
Warga setempat memutuskan untuk kerja bakti gotong royong membersihkan puing-puing pada keesokan harinya.

Sabtu, 12 April 2014

Rahasia Sukses Para Miliarder Dunia Diungkap


GOLDENBIRD COMPANIES akan menyelenggarakan "Seminar Rahasia Sukses Para Miliarder Dunia" di Hotel Novotel, Solo, Sabtu (12/4) pukul 14.00. Seminar yang sama juga diadakan di Hotel Melia Purosani, Yogya, Minggu (13/4) pukul 14.00.

Panitia penyelenggara Ipan S dalam siaran pers yang diterima KR, Jumat (11/4) mengatakan, kegiatan ini akan mengupas habis bagaimana menjadi seorang miliarder dan cara melipatgandakan kekayaan dengan cara yang cerdas dan benar.

Dalam seminar yang berlangsung di Solo dan Yogya itu, bertindak selaku pembicara dr Teddy Bear (mantan dokter dan seorang miliarder) dan Hasyim (mantan pedagang bakso dan seorang jutawan).

Ipan menambahkan, bagi masyarakat yang berniat serius mengikuti acara seminar ini bisa mendaftarkan dengan cara DAFTAR_NAMA LENGKAP_ALAMAT LENGKAP_NO.HP_LOKASI SEMINAR sms Panitia ke 0878 3870 9000 atau email:mitrakami@gmail.com.

"Seminar ini khusus ditujukan kepada orang-orang yang berani menjadi miliarder dan menghadapi tantangan," pungkas Ipan, yang beralamat di Jurugentong, Banguntapan, Bantul tersebut.

Kamis, 10 April 2014

Warga Demo Tolak Pembangunan Bandara Temon

Ratusan warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) mendatangi kantor Kecamatan Temon, Kamis (10/4/2014). Mereka datang untuk menanyakan perihal pendataan warga terdampak pembangunan bandara di Temon.

Massa datang dalam rombongan besar dan melakukan longmarch dari wilayah Desa Glagah. Tampak di antara warga adalah belasan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Sekolah Bersama (Sekber) Yogyakarta.
Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan sikap penolakan warga terhadap rencana pembangunan bandara tersebut.

Di antaranya 'Kaum petani, menolak perampasan tanah', 'Pejabat ra mikirke rakyat', 'bandara bikin sengsara', 'Kami menolak data fiktif 550 kk', 'MP3EI adalah proyek kapitalis'.

"Kedatangan kami untuk memohon penjelasan langsung dari kepala desa maupun camat tentang pendataan tanah kami yang akan digunakan untuk pembangunan bandara. Warga jelas-jelas sudah menolak itu karena sampai sekarang belum ada penjelasan dari pemerintah," kata Ketua WTT, Purwinto.
Dia mengatakan, dari informasi, data warga terdampak itu saat ini sudah berada di tangan Camat Temon. Pihaknya ingin mengklarifikasi bagaimana data itu bisa sampai di tangan kades dan camat.

"Kami memiliki tanah itu, tapi sejauh ini belum ada penjelasan apapun dari pemerintah," imbuh Purwinto.
Saat ini, audiensi antara warga dan pemerintah kecamatan masih berlangsung. Warga juga menuntut pemerintah untuk meninjau ulang rencana pembangunan bandara tersebut.

Rabu, 09 April 2014

Pemilu Di Kabupaten Kulon Progo

Sekitar 2.966 personel akan diterjunkan untuk pengamanan tahapan Pemilu 2014 di Kulonprogo. Personel pengamanan ini terdiri dari Kepolisian, TNI, Pol PP, serta Linmas. Kanit Intelkam Polres Kulonprogo, AKP Joko Sumarah mengatakan, pengamanan tahapan Pemilu selain oleh kepolisian juga melibatkan TNI, Pol PP, dan Linmas dengan total sekitar 2.966 personel. Terdiri dari Polres 662 personel, Brimob 100 personel, TNI AD 100 personel, TNI AU 30 personel, Pol PP 100 personel, dan Linmas 1.974 personel.
"Pengamanan bertujuan untuk menjamin rasa aman para penyelenggra dan peserta Pemilu, sehingga masyarakat dapat hadir ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya dengan tenang dan terbebas dari rasa takut akan ancaman dalam bentuk apapun," katanya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pemilu 2014 di Gedung Kaca Pemkab, Rabu (5/2).

Target operasi, lanjut Joko, adalah terselenggaranya seluruh tahapan Pemilu 2014 dengan tertib, aman, dan lancer, serta terwujudnya situasi dan kondisi yang kondusif dan terkendali. Sasaran lokasi pengamanan antara lain di tempat penyimpangan logistik pemilu, tempat pemungutan suara, serta tempat dan gedung yang digunakan untuk pengambilan sumpah anggota legislatif terpilih.
"Mekanisme penindakan dimulai dengan mengumpulkan keterangan, melaksanakan pencegahan, penangkalan, dan patroli, hingga upaya paksa terkait pelaksanaan kampanye supaya terwujud penegakan hukum," imbuhnya.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Johanes Setiawan Widjanarko mengatakan, untuk kesiapan pelaksanaan pengamanan juga akan dilaksanakan gelar pasukan seluruh personil yang terlibat. Gelar pasukan ini akan dilakukan Jumat (7/2) rencananya di Alun-alun Wates.
Dandim Kulonprogo, Letkol Inf Semuel Jefferson Aling menyatakan, pihaknya siap membantu pengamanan tahapan Pemilu. Menurutnya, Pemilu merupakan keselamatan dan masa depan masyarakat Indonesia sehingga harus terlaksana dengan aman dan tertib. Pihaknya juga menekankan netralitas dari anggotanya dalam pelaksanaan Pemilu.
Sementara itu Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengajak semua pihak untuk menciptakan suasana kondusif dalam tahapan Pemilu. Dalam menciptakan suasana kondusif tersebut perlu dicegah praktik-praktik politik uang. Karena menurutnya, dalam pelaksanaan Pemilu yang akan dominan di lapangan adalah pragmatisme. "Ini menjadi tugas-tugas persuasif kita kepada masyarakat," katanya.

Sumber : Suara merdeka.



TNI AD Komit Junjung Tinggi Netralitas TNI Pada Pemilu 2014

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Budiman menyampaikan komitmennya bahwa TNI AD tetap akan menjunjung tinggi sikap netralitas TNI pada pelaksanaan pemilu legislatif maupun pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada bulan April dan Juli 2014 mendatang. Komitmen tersebut disampaikan Kasad pada acara silaturahmi dengan Perwira Tinggi (Pati) Purnawirawan TNI AD bertempat di gedung A.H Nasutian, Mabesad, Jakarta, Kamis (20/2).

Komitmen tersebut seiring dengan tujuan dari kegiatan silaturahmi tersebut yaitu untuk memberikan penjelasan komitmen netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu 2014 tentang kebijakan TNI AD dalam membangun kekuatan pertahanan negara serta memperkokoh kebersamaan dan kekeluargaan yang harmonis antara purnawirawan TNI AD dengan prajurit TNI AD yang masih aktif.

Lebih jauh Kasad menyampaikan dengan adanya silaturahmi ini akan terwujud kesamaan cara pandang TNI AD dalam menghadapi Pemilu 2014 dengan menjunjung tinggi Netralitas Pemilu dan terwujudnya kesamaan sikap dalam menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu juga, pada kesempatan tersebut, Kasad menjelaskan tentang materi konsep strategi transformasi TNI Angkatan Darat, agar tercipta kesepahaman  dengan para pati purnawirawan bahwa TNI Angkatan Darat ke depan akan semakin profesional, modern, efektif, efisien dan militan, serta mencintai dan dicintai rakyat, sehingga  mampu menjawab tuntutan perkembangan jaman.

Acara silaturahmi ini diikuti oleh 150 orang perwira tinggi Purnawirawan TNI AD, antara lain Jenderal (Pur) Tri Sutrisno, Jenderal (Pur) Wiranto, Jenderal (Pur) Edriartono Sutarto, Jenderal (Pur) Hendro Priyono, Jenderal (Pur) Ryamizard Ryacudu, Jenderal (Pur) Luhut B. Pandjaitan dan Jenderal (Pur) Pramono Edhie Wibowo, sedangkan dari pejabat teras TNI AD yang hadir Kasad, Wakasad,para Asisten Kasad Dan/ Gub/ Dir/ Ka Badan Pelaksana Pusat, Pangkotama TNI AD. (Dispenad)