Minggu, 24 Agustus 2025

Dandim Kulon Progo Hadiri Acara Festival Nglarak Blarak

KULON PROGO.  Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., menghadiri Festival Nglarak Barak dalam rangka menyemarakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, diselenggarakan Dinas Pariwisata Kulon Progo, di Alun Alun Wates, Sabtu malam (23/8/2025). 



Kadispar Kulon Progo Joko Mursito, S.Sn., M.M.., menyampaikan, Nglarak Blarak merupakan jenis olah raga tradisional murni yang digali dari kearifan lokal Kabupaten Kulon Progo, dengan mengambil latar belakang dari penderes nira. Dari aktivitas penderes kemudian dibuat permainan dibubuhi aturan baku supaya menjadi olahraga tradisional.  Olahraga tradisional Nglarak Barak ini telah meraih beberapa prestasi diantaranya Juara 2 Kompetisi Nasional Tahun 2014 dan menjadi Duta Indonesia diajang Festival Olahraga Tradisional Tingkat Internasional bertajuk The Association For International Sport for All (TAFISA) World Games Tahun 2016. 

Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menyampaikan, festival ini merupakan wujud nyata warisan budaya unik dari Kabupaten Kulon Progo. Nglarak Blarak adalah perpaduan antara olahraga, kesenian dan budaya yang memikat serta menghibur. Pemerintah Kabupaten menyampaikan apresiasi keoada Karang Taruna atas terselenggaranya kegiatan ini. Setiap pemain tidak hanya dituntut memiliki kekuatan dan ketangkasan, tetapi juga kerja sama yang baik, agar dapat menjalankan permainan dengan seimbang.  Mari kita jaga semangat persatuan dan kesatuan melalui permainan ini.  Dengan mencintai budaya kita tidak hanya melestarikannya tetapi juga memperkaya jati diri sebagai masyarakat Kulon Progo. 

Festival Nglarak Barak diikuti Karang Taruna dari 12 Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo yakni Kapanewon Lendah, Galur, Panjatan, Sentolo, Wates, Pengasih, Temon, Nanggulan, Girimulyo, Samigaluh, Kokap dan Kalibawang.  Setiap kelompok berjumlah 10 peserta terdiri dari 3 pemain putri dan 3 pemain putra sebagai pemain inti, 1 pemain cadangan putra dan 1 pemain cadangan putri, dengan 2 official putra dan putri. 

Festival Nglarak Blarak dibuka secara resmi oleh Bupati Kulon Progo, dilanjutkan dengan simbolis permainan oleh segenap pejabat yang hadir dalam acara tersebut. (Pendim0731).






 

Dandim Kulon Progo Hadiri Festival Kopi dan UMKM

KULON PROGO.  Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., menghadiri Festival Kopi dan UMKM, dalam rangka menyemarakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yang diselenggarakan Dinas Pertanian kabupaten Kulon Progo, di Alun Alun Wates, Sabtu (23/8/2025),

 



Kegiatan diawali peninjauan stand oleh Pejabat yang hadir, dilanjutkan laporan pelaksanaan oleh Kadispertan Kulon Progo.

 




Kadispertan Kulon Progo menyampaikan, tujuan utama Festival Kopi Kulon Progo adalah mengembangkan agribisnis Kopi Menoreh sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan mendongkrak perekonomian masyarakat melalui agrowisata. Festival ini juga sebagai ajang komunikasi dan koordinasi antar pelaku usaha perkopian, serta mendukung peningkatan kualitas produk kopi dan digitalisasi pemasaran agar Kopi Menoreh lebih dikenal baik nasional maupun internasional. 

 

Pada sesi selanjutnya dilaksanakan Launching Logo Kopi Menoreh dan Launching Proyek Perubahan Dedikasi Mantap oleh Bupati Kulon Progo, dilanjutkan Ngobrol Bareng Bupati, Paniradya Pati DIY dan Pemerhati Kopi. 

Stand kopi yang ikut ambil bagian pada kegiatan ini yakni Kopi Sulingan, Kopi Mengger, Genah Kopi, Kopi Westprog, Kopi Janleres, Kopi Kalitaji. Kopi Ayah, Kopi Teras, Kopi Ingkar Janji, Kopi Kedai Terase, Kopi Kampung Mandiri, Kopi Omah Teko, Kopi Surolovo, Kopi Jogja Menyapa, Kopi BPD DIY, Kopi BPR KP, Kopi Dinas Koperasi, Kopi Novotel, Kopi Mbajing, Kopi Trajumas, Kopi Tumpangsari dan Kopi Mbak Mar

 

Stand UMKM yakni UMKM Gemah Ripah Garopen, Aster Wates, Ngudi Rahayu Sidomulvo, Triharjo, Gedhang Crispy, PKWT Girimulyo, Serang Gumregah Sendangsari, Sidosari Sidomulvo, Ireng Manis Kalibawang, Kenanga Pengasih, Ayom Ayem dan Lestari Mulya Ngestiharjo.

 

Festival Kopi Kabupaten Kulon Progo Tahun 2025 bertujuan untuk mengembangkan agribisnis Kopi Menoreh, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan mendongkrak perekonomian masyarakat melalui sinergi sektor pertanian dan pariwisata atau agrowisata, (Pendim0731).