Minggu, 17 Mei 2026

Demi Kemajuan Kalurahan dan Anak Cucu Kami

KULON PROGO. Emak-emak warga Kalurahan Sidorejo memang luar biasa, mereka tetap semangat bekerja bersama Satgas TMMD dan warga masyarakat lainnya, untuk menuntaskan pembangunan rabat beton jalan pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. 


Jumat (15/5/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan rabat beton jalan di Padukuhan Karang panjang 100 meter lebar 3 meter tebal 0,12 meter yang merupakan sasaran fisik utama program TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kalurahan Sidorejo. 

Ibu Parni salah seorang emak warga Sidorejo, merasa senang dan bangga bisa bekerja bersama TNI untuk turut membangun kalurahan/desanya. 

”Saya bersama emak-emak yang lain akan terus hadir hingga pembangunan selesai, membersamai TNI dan warga lainnya dalam pengerjaan rabat beton jalan. Kami merasa senang dan bangga dapat membantu meski hanya tenaga.  Tenaga yang kami curahkan demi kemajuan kalurahan dan tinggalan untuk anak cucu kami”, ucap Bu Parni. 

Sertu Pardi Babinsa Sidorejo Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo menjelaskan bahwa salah satu sasaran fisik utama program TMMD Reguler di Kalurahan Sidorejo adalah rabat beton jalan yang dibangun di Padukuhan Jurug, Senden dan Karang. Untuk Padukuhan Senden berada tiga titik/lokasi, masing-masing panjang 92,5 meter, 246,5 meter dan 161 meter, Di Padukuhan Jurug panjang 600 meter dan di Padukuhan Karang panjang 100 meter, dengan lebar 3 meter tebal 0,12 meter. 

Satgas TMMD Reguler bersama masyarakat bahu membahu bergotonr royong melangsir material, mengaduk material dengan mesin Molen, mengangkut menggunakan alat berupa angkong dan menuangkan serta meratakan di badan jalan.  Semangat kerja mereka tak pernah kendor, satu tekad dihati, selesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kualitas terbaik. 

Kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin hari semakin kuat.. Dengan penuh semangat kebersamaan, bahu membahu bergotong royong, ada yang melangsir material pasir, batu kricak dan semen, ada yang memasang begisting, ada yang mengaduk material dengan mesin Molen, ada yang mengangkut adukan dan menuangkan serta sebagian lagi meratakan adukan material di badan jalan. (Pendim0731).

 

 

 




 

Kokohnya Talud Jalan Padukuhan Kwarakan

KULON PROGO. Satgas TMMD Reguler dan masyarakat tuntaskan pembangunan talud jalan di Padukuhan Kwarakan panjang 175 meter, lebar 1,9 meter tebal 0,35 meter. Talud jalan tersebut adalah salah satu sasaran fisik pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (15/5/2026).

 


Babinsa Sidorejo Sertu Pardi menyampaikan pembangunan talud jalan di Padukuhan Kwarakan sampai hari ini Jumat (15/5/2026), melanjutkan pemlesteran bagian atas talud agar rapi dan kokoh. Satgas TMMD Reguler bersama masyarakat kebut pengerjaannya. 



“Talud jalan yang dibangun di Padukuhan Kwarakan ini akan sangat bermanfaat sekali, karena berfungsi sebagai pengaman jalan agar tidak ambrol terkikis air, agar aktivitas warga tidak terganggu, selain itu juga untuk mengamankan lahan area persawahan”. 




“Badan jalan tampak lebih lebar, tanah galian sudah diratakan Dengan jalan yang nyaman dan aman diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi yang muaranya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.  Tidak ada hambatan yang berarti dalam pengerjaan.  Sinergitas Satgas TMMD dengan masyarakat tak diragukan lagi, dengan penuh semangat mereka bekerja dengan satu tekad tuntaskan pekerjaan sebelum kegiatan ditutup”, pungkasnya. (Pendim0731).




 

Jumat, 15 Mei 2026

Pengerjaan Taman Prasasti TMMD Reguler 128 Sidorejo Lendah

KULON PROGO. Dua Taman Prasasti dibuat di dua lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Kulon Progo, satu unit dibuat di Padukuhan Jurug dan satu unit di Padukuhan Senden, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. 




Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo Pelda Yuli Haryo Saputro, menyampaikan bahwa Taman Prasasti TMMD Reguler 128 Sidorejo dibuat sebagai tugu penanda dan sebagai simbol keberhasilan program dan kemanunggalan TNI-Rakyat.

 


“Satgas TMMD Reguler dan warga telah memulai pengerjaan dua unit prasasti tersebut dan saat ini Kamis (14/5/2026), pengerjaan dalam tahap pemasangan batako untuk taman prasasti”, jelasnya. 

“Untuk pengerjaan harus selesai sebelum penutupan karena nantinya akan dilakukan pembubuhan tandatangan oleh Pejabat saat peresmian hasil kegiatan program TMMD Reguler 128 TA 2026 Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah”, pungkasnya. 

Taman Prasasti dibuat sebagai kenang-kenangan monumental yang melambangkan semangat kebersamaan dan hasil pembangunan yang telah dicapai oleh Satgas TMMD bersama warga.  Selain itu taman prasasti ini nantinya dapat dijadikan sebagai wahana bermain bagi anak-anak dan warganya. (Pendim0731).




 

Pemasangan Rangka Atap dan Genteng Rumah Pak Kanardi

KULON PROGO.  “Terima kasih pak TNI dan pemerintah atas bantuan yang diberikan, dan terima kasih pula kepada Satgas TMMD dan warga yang telah bergotong royong merehab rumah kami.  Semoga apa yang diberikan kepada kami dan warga lainnya, dicatat sebagai amal kebaikan, dan semoga pengerjaan rumah kami berjalan lancar hingga selesai dan siap ditempati”,  tutur Pak Kanardi.

 



Demikian ungkapan rasa syukur dan terima kasih Pak Kanardi, karena keinginannya untuk merehab rumah sudah dapat terlaksana berkat bantuan pemerintah melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 TA 2026, yang digelar di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY.

 



Babinsa Sidorejo Sertu Pardi menginformasikan bahwa pengerjaan pembangunan RTLH milik Bapak Kanardi warga Padukuhan Senden, Kamis (14/5/2026) telah selesai sampai pemasangan rangka atap dan sekarang dalam pemasangan genteng. Untuk selanjutnya akan dikerjakan pemlesteran dinding dan pemasangan keramik.

 


Pada program TMMD Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo, sebanyak sepuluh warga mendapat bantuan untuk merehab rumahnya agar menjadi layak huni.  Selain itu juga diberikan bantuan pembuatan MCK kepada lima warga, perkerasan jalan/rabat beton jalan panjang 1200 meter, pembuatan talud jalan 175 meter, dan pembuatan 5 sumur bor,  rehab 2 Masjid dan pembuatan 2 Taman Prasasti, tambahnya. (Pendim0731).




 

Pemasangan Penampung Air Sumut Bor Taman Kalurahan Sidorejo

KULON PROGO.  Sumur bor yang dibuat di wilayah Padukuhan Senden Kalurahan Sidorejo, tepatnya di Area Taman Kalurahan Sidorejo, saat ini Kamis (14/5/2026), dalam tahap pemasangan tower penyangga dan bak penampungan air, demikian disampaikan Babinsa Sidorejo Sertu Pardi. 




”Di wilayah Padukuhan Senden dibuat dua sumur bor yakni di area taman Kalurahan dan di area Masjid Al Ma’ruf.   Air dari sumur bor ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga dan kebutuhan air Masjid.  Setelah pemasangan bak penampugan air terpasang akan dilanjutkan dengan pemasangan perpipaan agar segera dapat digunakan masyarakat’, tambahnya.

 

Babinsa Sidorejo menambahkan bahwa sumur bor yang akan dibuat dalam program TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kalurahan Sidorejo, sebanyak lima unit.  Satu unit dibuat di Padukuhan Jurug dan satu unit di Padukuhan Diran untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga untuk keperluan sehari-hari. Satu unit di Padukuhan Kwarakan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air Masjid Baiturrahman dan lahan persawahan. Dua unit di Padukuhan Senden untuk memenuhi kebutuhan air Masjid Al Ma”ruf dan keperluan warga sehari-hari.  

Dengan akan dibuatnya lima sumur bor tersebut diharapkan nantinya warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah tidak lagi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air, baik itu untuk keperluan sehari-hari, mengairi lahan pertanian dan juga untuk kebutuhan air di Masjid, tambahnya. 

Warga sangat senang dan berterima kasih kepada TNI dan pemerintah, atas dibuatnya sumur bor di wilayahnya, karena akan sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat.  Harapannya sumur bor tersebut dapat menyemburkan air dengan debit yang tinggi dan dapat digunakan dalam waktu yang lama hingga anak cucu kelak, pungkasnya. 

Lima sumur bor dibuat pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY, guna mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga untuk keperluan sehari-hari, mengairi lahan persawahan dan untuk Masjid, (Pendim0731). 




 

Rabu, 13 Mei 2026

Pencapaian Hasil Pembangunan Program TMMD Reguler 128 Kulon Progo Sampai Minggu Ketiga

KULON PROGO.  Tiga Minggu Satgas TMMD Reguler bersama masyarakat bergotong royong bekerja dengan penuh semangat membangun infrastruktur dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026, di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY. 



Wadan Satgas TMMD Reguler Kapten Inf Heri Purnomo, menyampaikan bahwa, sejak dimulainya kegiatan tanggal 22 April 2026 sampai hari ini Rabu (13/5/2026), seluruh sasaran pembangunan program TMMD Reguler 128 Sidorejo Lendah Kulon Progo telah dikerjakan semuanya.
 



“Cuaca sangat mendukung dan tidak ada hambatan yang berarti di lapangan, semua berjalan dengan lancar.  Harapannya dengan sisa waktu sekitar satu minggu lagi, semangat kerja Satgas TMMD dan masyarakat tetap berkobar, agar seluruh pekerjaan selesai seratus persen sebelum penutupan kegiatan”, ucap Wadan Satgas.

 



Pengerjaan rabat beton jalan 1200 meter lebar  3 meter tebal 0,12 meter pencapaian hasil 66%, pembuatan talud 175 meter lebar 1,9 meter tebal 0,35 meter pencapaian hasil 70%, rehab Masjid 2 unit pencapaian hasil  65% dan pembuatan Prasasti 2 unit pencapaian hasil 45%.

                       

Untuk sasaran non fisik yakni sosialisasi dan penyuluhan bagi masyarakat tentang Wasbang dan Bela Negara, Narkoba, Kamtibmas, Tata Tertib Hukum dan Cegah Klitih, Penataan dan  Pengendalian Sampah untuk Lingkungan Hidup di Masyarakat, Pencegahan Penyakit LSD (Lumpy Skin Disease/Penyakit Kulit) dan Penyakit Antrak pada Hewan, Kesehatan Masyarakat (Penyakit TBC dan Lapstopirosis) serta Penanggulangan Bencana Alam sudah dilaksanakan semua.  Semoga menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. 

Sasaran Program Unggulan TNI AD berupa pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sejumlah 10 unit, pembuatan MCK (Mandi Cuci Kakus) sejumlah 5 unit, pembuatan Sumur Bor sejumlah 5 unit, sudah digarap seluruhnya dan hampir selesai, jelas Kapten Inf Heri Purnomo. 

“Dengan sinergitas Satgas TMMD dengan masyarakat yang semakin meningkat, didukung peralatan yang memadahi, serta cuaca yang cerah, kita semua berharap seluruh pekerjaan/sasaran pembangunan program TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, dapat selesai seratus persen dengan kualitas yang bagus”, pungkasnya. (Pendim 0731).






 

Pembangunan RTLH Milik Bapak Poniman Terus Dikebut

KULON PROGO. Pembangunan rumah Bapak Poniman warga Padukuhan Gerjan, salah seorang warga penerima bantuan pembangunan RTLH, pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di wilayahn Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, terus dikebut, Rabu (13/5/2026). 



Satgas TMMD Reguler bersama warga melanjutkan pembangunan, dan saat ini dalam tahap pengecoran ring tembok atas guna memperkokoh bangunan. Kusen pintu dan kusen jendela sudah terpasang. Setelah pengecoran ring tembok atas pengerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan batako sebagai gunungan bangunan untuk menopang rangka atap rumah. 

Pak Poniman berharap pembangunan berjalan lancer, tidak ada hambatan dan rumah layak huni segera terwujud dan siap ditempati. 

“Semoga pengerjaan pembangunan rumah kami dapat berjalan dengan lancar, agar rumah layak huni dan sehat yang kami inginkan segera dapat kami miliki, nyaman untuk kami tempati, dan semoga bantuan yang diberikan kepada kami dicatat sebagai amal kebaikan bagi bapak-bapak TNI”, tutur Pak Poniman. 

“Sudah lama sekali kami menginginkan memiliki rumah layak huni dan sehat, Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan terima kasih kepada pemerintah dan TNI, melalui program TMMD Reguler ini, impian kami akan segera terwujud”, tambah Pak Poniman. 


Melalui program TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran  2026 Kabupaten Kulon Progo, pemerintah memberikan bantuan berupa pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan bantuan Atap Lantai Dinding (Aladin) kepada sepuluh warga di wilayah Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Lendah, bantuan pembuatan MCK/Jamban untuk lima warga, guna meningkatkan kualitas hidup dan kualitas kesehatan warga, (Pendim0731).




 

Pembuatan MCK Rumah Pak Eka Purwanto Hampir Selesai Dikerjakan

KULON PROGO. Bapak Eka Purwanto warga Padukuhan Kwarakan salah seorang penerima bantuan pembuatan MCK menuturkan bahwa selama ini kami belum memiliki MCK yang layak, dan alhamdulillah mendapat bantuan dari pemerintah melalui program TMMD Reguler ini. 

”Terima kasih Pak TNI, kami diberi bantuan pembuatan MCK/Jamban, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga pengerjaan berjalan lancar dan dengan adanya MCK yang bagus di rumah kami, nantinya dapat memberi kenyamanan dalam aktivitas keluarga kami sehari-hari dan terhindar dari penyakit”, tutur Pak Eka.   

Disampaikan Babinsa Sidorejo Sertu Pardi, bahwa pembuatan MCK di rumah Pak Eka Purwanto warga Padukuhan Kwarakan, saat ini Rabu (13/5/2026) pembangunan dalam tahap finishing, dinding sudah diplester, atap, closet, buis penghancur dan buis sepiteng, kusen dan pintu sudah terpasang.  Pembangunan tinggal pengacian dan pemasangan perpipaan dan kran.. 

Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo Pelda Yuli Haryo Saputro, menyampaikan bahwa pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY, pemerintah memberikan bantuan MCK/Jamban bagi warga masyarakat, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang sehat. 

Bantuan MCK diberikan kepada lima warga yakni Rismadi warga Padukuhan Senden, Eka Purwanto Padukuhan Kwarakan, Wakiyem Padukuhan Senden, Poniman Padukuhan Gerjen dan Sumijem Padukuhan Jurug,  jelas Pelda Yuli. (Pendim0731).