KULON PROGO. Bapak Suparman warga Padukuhan Jengkeling, salah seorang warga penerima bantuan Aladin (Atap Lantai dan Dinding), pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
KULON PROGO. Bapak Suparman warga Padukuhan Jengkeling, salah seorang warga penerima bantuan Aladin (Atap Lantai dan Dinding), pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
KULON PROGO. Bapak Tumar warga Padukuhan Jurug, salah seorang warga penerima bantuan pembangunan RTLH dan Aladin, pada program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di wilayahn Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
“Sudah lama sekali kami menginginkan memiliki rumah layak huni dan sehat, Alhamdulillah, syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan terima kasih kepada Pak TNI, keinginan kami tersebut akan segera terwujud dengan bantuan RTLH dan Aladin dari pemerintah melalui program TMMD Reguler ke-128 ini”, tutur Pak Tumar.
KULON PROGO. Bapak Affan Kristianto warga Padukuhan Jurug, salah seorang warga penerima bantuan pembangunan RTLH program TMMD Reguler ke-128 TA 2026 di wilayahn Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
“Semoga pengerjaan pembangunan rumah kami dapat berjalan dengan lancar, agar rumah layak huni dan sehat yang kami inginkan segera dapat kami miliki, menjadi rumah yang nyaman untuk kami tempati, dan semoga bantuan yang diberikan kepada kami dicatat sebagai amal kebaikan bagi bapak-bapak TNI”, pungkas Pak Affan. (Pendim0731).
KULON PROGO. Pemasangan begisting
menjadi bagian penting yang harus dipasang sebelum dilaksanakan pengecoran
jalan, agar ketebalan dan lebar pengecoran jalan sesuai dengan ukurah yakni
tebal 0,12 meter dan lebar 3 meter.
KULON
PROGO. Meski dibawah terik sinar
matahari, tidak mempengaruhi semangat kerja Satgas TMMD Reguler dan masyarakat,
bangun talud jalan di wilayah Padukuhan Kwarakan, pada program TMMD Reguler
ke-128 TA 2026, di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten
Kulon Progo, Selasa (28/4/2026).
“Salah
seorang warga Pak Afan, menyampaikan, sudah lama kami mengharapkan dilakukan
pembuatan talud jalan di Padukuhan Kwarakan ini, agar badan jalan tidak rusak
terkikis/tergerus air.
“Terima kasih pak TNI, keinginan kami tersebut akan segera terealisasi, kami mendukung sepenuhnya pembuatan talud ini, dan semoga pekerjaan berjalan lancar, agar talud jalan segera terwujud, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran jalan ambrol pada diri kami warga Kalurahan Sidorejo, dan aktivitas kami sehari-hari dapat berjalan lancar”, tambahnya.
Talud jalan dengan panjang 175 meter, lebar 1,9 meter dengan ketebalan 0,35 meter dibangun di wilayah Padukuhan Kwarakan, tepatnya di dekat area persawahan. Pada saat musim hujan sawah digenangi air, sehingga badan jalan rawan terkikis air dan dapat mengakibatkan ambrol. Pembangunan talud jalan ini akan sangat bermanfaat sekali, karena berfungsi sebagai pengaman agar badan jalan tidak ambrol, sehingga tidak mengganggu aktivitas warga masyarakat. (Pendim0731).