Jumat, 13 Februari 2026

Kasdim Kulon Progo Hadiri Acara Nyadran Agung

KULON PROGO.  Kepala Staf Kodim 0731/Kulon Progo Mayor Cpl Sutarjo bersama Forkopimda dan Pejabat terkait, menghadiri Nyadran Agung Kabupaten Kulon Progo tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) di Alun-Alun Wates Kulon Progo, Kamis (12/2/2026). 



Bupati Kulon Progo Dr. R.Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksana kegiatan ini, khususnya Badan Koordinasi Masyarakat Kulon Progo (Bakor PKP). Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat selalu memiliki rasa kebersamaan, cinta dan tidak pernah melupakan Kulon Progo sebagai tempat asal atau kelahiran mereka.  Semoga situasi ini dapat selalu dilestarikan, diperkaya dan menjaga rasa persaudaraan dan persahabatan di antara anggota masyarakat Kulon Progo. 

Tradisi Nyadran yang diadakan setiap tahun merupakan salah satu cara untuk melestarikan budaya Jawa dan telah mempersatukan masyarakat Jawa. Tradisi ini diadakan pada bulan Ruwah sebelum bulan Ramadhan.  Kata nyadran berasal dari kata srada atau sadran yang merupakan upacara peringatan atau persaudaraan dan sebagai budaya yang mendidik kaum muda. Pengajaran yang ditujukan agar diterima adalah untuk memupuk dan membangun rasa hormat dan penghargaan terhadap leluhur. 

Perayaan Nyadran merupakan salah satu budaya yang masih dirayakan hingga saat ini dan juga bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa, karena perayaan Nyadran dapat membangun rasa toleransi, membentuk karakter mulia, persatuan dalam bekerja dan menjadi sarana bagi orang-orang dengan latar belakang serupa untuk berkumpul. 

Festival budaya Nyadran Agung bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya tradisional di wilayah Kulon Progo. Budaya dapat berkembang dengan baik karena masyarakat dan pemerintah sama-sama peduli dan selalu melestarikannya. 

Acara diawali dengan arak-arakan atau kirab gunungan hasil bumi dari 12 Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo dan diakhiri dengan doa lintas agama dan rebutan gunungan oleh masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini. (Pendim0731).




 

Pengerjaan Talud dan Rabat Beton Jalan TMMD Sengkuyung Kodim 0731/Kulon Progo

KULON PROGO.  Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Kodim 0731/Kulon Progo di Padukuhan Salam, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, telah dibuka secara resmi tanggal 10 Februari 2026 dan sebelumnya sudah dilakukan kegiatan Pra TMMD. 



Rabu (11/2/2026) dilanjutkan pengerjaan sasaran fisik TMMD dengan Pelibatan personel sejumlah 47 orang terdiri TNI/Kodim 0731/Kulon Progo 15 orang, Brimob 4 orang, Polri 5 orang, Masyarakat 20 orang dan Teknisi 3 orang. 

Adapun sasaran fisik utama berupa pembangunan rabat beton jalan dengan volume 487 m x 3 m x 0,12 m.  Untuk pengerjaan pencapaian hasil sampai hari ini tanggal 11 Februari 2026 kurang lebih 32,85% atau sekitar 160 meter.  Sasaran fisik tambahan berupa pembuatan talud volume 229 m x 0,3 m x 0,8 m, pencapaian hasil kurang lebih  77 meter atau 33,62%, pengecatan Masjid Al 'Amin pencapaian 0% dan pengecatan Pos Ronda pencapain 0%. 


Untuk kegiatan non fisik yakni penyuluhan wasbang dari Kodim 0731/Kulon Progo, penyuluhan kebencanaan dari BPBD Kulon Progo, penyuluhan stunting, penyakit menular TBC dari Dinkes Kulon Progo, penyuluhan Narkoba dan Bin Kamtibmas dari Polres Kulon Progo belum dilaksanakan.

 



Cuaca tidak menentu kadang cerah kadang mendung, namun tidak mengurangi semangat Satgas TMMD dan masyarakat dalam mengerjakan pengecoran jalan rabat beton dan pembuatan talud, yang merupakan sasaran fisik TMMD.  (Pendim0731).




 

Kasdim Kulon Progo Hadiri Muskab IX KADIN Kabupaten Kulon Progo

KULON PROGO. Kepala Staf Kodim 0731/Kulon Progo Mayor Cpl Sutarjo bersama Forkopimda, menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) IX Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kulon Progo, di Ruang Meeting Room Bima Hotel Novotel YIA Kulon Pogo, Rabu (11/2/2026).

 



Ketua Panitia Anung Margantara, .S.H., menyampaikan bahwa tema yang diusung adalah, “Sinergi KADIN Kulon Progo dan Pemerintah Daerah untuk Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal”.  Musyawarah ini bukan sekadar agenda organisasi melainkan forum strategis untuk evaluasi, konsolidasi dan perumusan langkah kedepan agar semakin profesional, adaptif dan berdaya saing. Keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab tantangan dunia usaha, mulai dari penguatan UMKM, pengembangan kawasan industri dan pariwisata, hingga pemanfaatan peluang investasi dan transformasi digital. 

Sambutan Ketua Umum KADIN DIY disampaikan Syahbenol Hasibuan antara lain mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar agenda organisasi melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.  Saya mengajak seluruh peserta agar melaksanakan musyawarah secara demokratis dan konstruktif., sehingga menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat.  Mari kita terus bersatu, bergerak bersama, dan berkontribusi nyata untuk mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing dan berkeadilan. 

Bupati Kulon Progo Dr. R.Agung Setyawan, S.T., M.Sc, M.M., berharap agar KADIN dikelola secara mandiri dan berani. Tema sinergi pengusaha dan pemerintah sangat relevan. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan KADIN untuk menjadi pelopor pembangunan daerah, mulai dari sektor konstruksi, pengadaan barang dan jasa, perhotelan, transportasi, hingga sektor lainnya. Kulon Progo kini semakin berkembang, tertata dan semoga kedepan Kulon Progo menjadi daerah yang semakin cantik, berkat peran tangan-tangan hebat para pelaku usaha. 

Selamat bermusyawarah, semoga berjalan lancar dan sukses.  Akhirnya dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”, Musyawarah KADIN Kabupaten Kulon Progo saya nyatakan resmi dimulai. (Pendim0731).