Minggu, 12 April 2026

TNI Bersama Masyarakat Tak Kenal Lelah Garap Jembatan Gantung Garuda Jatisarono Nanggulan Kulon Progo

KULON PROGO. Personel TNI/Kodim 0731/Kulon Progo bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan Jembatan Gantung Garuda Sungai Kalijaran di wilayah Padukuhan Jatingarang Lor, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY, Sabtu (11/4/2026).


Babinsa Jatisarono Serma Sumardiyana menyampaikan, jembatan gantung yang dibangun panjang 25 meter, lebar 1,25 meter.  Jembatan untuk menghubungkan wilayah Padukuhan Jatingarang Lor dengan Padukuhan Bejaten, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan.  Pengerjaan jembatan yang sudah dilaksanakan adalah penggalian Lubang Anchor Bentangan dan saat ini sedang dikerjakan pembuatan Pondasi Siklop. 

Dengan dibangunnya jembatan tersebut diharapkan nantinya dapat membawa manfaat, bagi warga masyarakat Padukuhan Jatingarang Lor dan Padukuhan Bejaten khususnya dan warga Kalurahan Jatisarono pada umumnya, dalam aktivitas sehari-hari, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Pekerjaan jembatan meliputi penggalian lubang Anchor Bentangan, pengedropan material pasir, batu dan besi, pembuatan Pondasi Cyclop, pembuatan Dudukan Pembesian Pylon, pengelasan Gapura, pengecoran Block Beton, pembuatan Deadman, pembuatan Garpu dan Anchor, pemasangan Papan dan Ram Kawat, pemasangan Plang Anjuran, pembuatan Plang Identitas Jembatan dan Pengecatan serta pemasangan Bentangan Seling. (Pendim0731).



 

Verifikasi Perijinan KDKMP Tayuban Panjatan

KULON PROGO. Bertempat di Pendopo Kalurahan Tayuban, Kapanewon Panjatan, Kamis (9/4/2026), telah dilaksanakan Verifikasi Perijinan KDKMP Kalurahan Tayuban, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY, dari Dinas Pemerintah Tata Ruang Propinsi DIY, 




Hadir kegiatan tersebut Tim Verifikasi Provinsi DIY, Dinas Koperasi Kabupaten Kulon Progo, Panewu Panjatan, Danramil Panjatan, Lurah beserta Pamong, BPKal, Babinsa dan Ketua KDKMP Tayuban.
 




Kegiatan diawali dengan meninjau langsung Gedung KDKMP Tayuban dilanjutkan penyampaian hasil peninjauan oleh Tim Verifikasi DIY di Balai Kalurahan Tayuban, Kapanewon Panjatan.
 





Disampaikan Danramil Panjatan Kapten Kav Sujatar, bahwa dari hasil verifikasi Tim Verivikasi Provinsi DIY, untuk perijinan sudah lengkap sesuai prosedur perijinan dan akan dilanjutkan ke proses perijinan berikutnya.  Terkait operasional KDKMP harus menunggu perijinan dari Gubernur turun. (Pendim0731).

 




 

Pembangunan Gedung KDKMP Tirtorahayu Dalam Tahap Finishing

KULON PROGO.  Babinsa Tirtorahayu Koramil 09/Galur Kodim 0731/Kulon Progo Serka Antar Suwantoro, Jumat (10/4/2026), melaksanakan pendampingan dan pengawasan progress pembangunan Koperasi Desa Kalurahan Merah Putih (KDKMP), di Padukuhan Sigran, Kalurahan Tirtorahayu,Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY.

 

Babinsa Tirtorahayu menyampaikan bahwa pembangunan Gedung KDKMP Kalurahan Tirtorahayu, saat ini sudah dalam tahap finishing. 

KDKMP adalah program ekonomi kerakyatan nasional di bawah Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, guna memperkuat ekonomi desa. Program ini fokus pada distribusi sembako, menjadi offtaker hasil tani dan menyalurkan bantuan pemerintah. 

Program ini didukung oleh 16 Kementerian/Lembaga/Badan dan berlandaskan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Kementerian utama yang paling terlihat terlibat dalam penggerakan KDKMP meliputi, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Hukum, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, 

Pembentukan KDKMP didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa/kalurahan melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong, kekeluargaan dan saling membantu. 

Pembangunan KDKMP bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memotong rantai tengkulak dan menciptakan kemandirian ekonomi, dan juga berfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok (gerai sembako), penampung hasil produksi desa (pertanian, kuliner, kerajinan) dan instrumen penyaluran Bansos/PKH. (Pendim0731).