Selasa, 22 November 2022

Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Tahun Anggaran 2022 Kodim 0731/Kulon Progo

KULON PROGO.  Kodim 0731/Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Tahun Anggaran 2022, di Aula Makodim, dipimpin oleh Dandim 0731/Klp Letkol Inf Nurwaliyanto diikuti oleh seluruh Babinsa, Selasa (22/11/22). 

Adapun tema yang diambil adalah "Melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Kita Tingkatkan Profesionalisme Apkowil Dalam Mengimplementasikan Kegiatan Pembinaan Teritorial Untuk Membantu Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan di Wilayah", dengan narasumber Kadinas Kominfo Kulon Progo Agung Kurniawan, S.I.P.,  M.Si., Kepala Dinas Koperasi UKM Kulon Progo Iffah Mufidati, S.H., M.M., Kapten Inf Sukamta dan Kapten Inf Supardi. 

Dandim 0731/Klp menegaskan bahwa Tugas Pokok TNI dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Tugas pokok TNI dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Aparat Komando Kewilayahan dalam melaksanakan Binter di wilayah dituntut mempunyai kemampuan yang baik untuk meningkatkan profesionalisme guna meraih kepercayaan publik. 

Saya berharap kepada seluruh Apkowil agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kemampuan sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang mampu menyelesaikan tugas-tugas Binter dengan baik sesuai dengan peran dan fungsinya. 

Kadinas Koperasi UKM menyampaikan saat ini kami sedang mendata semua pelaku UMKM untuk dimasukan ke database yang dapat diakses oleh beberapa OPD seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian.  Kami mohon para Babinsa untuk bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum terdata agar mendaftar, harapannya akhir November sudah selesai, karena kita masih yang paling bawah untuk seluruh Indonesia. Kami juga melakukan pelatihan dengan sasaran para anak muda yang tentunya masih mempunyai jangkauan yang panjang dan masih produktif

Dinas Kominfo antara lain menjelaskan bahwa saat ini kita tidak bisa terlepas dari HP, untuk itu kita harus bijak dalam penggunaanya, terutama penggunaan internet untuk hal-hal yang positif. Penggunaan internet terutama untuk mencari informasi, perbankan, medsos dan pendidikan, namun sebagian besar masih belum produktif, seperti hanya untuk melihat you tube atau hiburan saja. Kita jangan sampai kecanduan HP, harus bisa mengontrol penggunaannya dengan membuat jadwal. 

Materi selanjutnya tentang Netralitas TNI disampaikan oleh Kapten Inf Sukamta dan materi Metode Binter oleh Kapten Inf Supardi. (Pendim0731).

 

 

Linmas Harus Selalu Tingkatkan Kebersamaan dan Kekompakan Dalam Tugas

KULON PROGO. Dua personel Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo bersama Bhabinkamtibmas dan Pemkal Ngentakrejo melaksanakan Pembinaan Anggota Satlinmas, yang berlangsung di Cafe Bangun Tresno, Mirisewu, Ngentakrejo, Lendah, Senin (21/11/22). 

Serda Isdiyanto Babinsa Ngentakrejo, menuturkan bahwa pembinaan anggota Satlinmas Kalurahan Ngentakrejo diikuti oleh 60 anggota, sebagai upaya untuk menyegarkan kembali ingatan mereka tentang tugas-tugas dan tanggung jawab anggota Linmas. 

“Pada kesempatan ini juga kami berikan materi tentang peraturan dasar baris berbaris, untuk penyegaran fisik dan untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan mereka dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab”, tambahnya. 



“Dengan kekompakan dan kebersamaan serta saling mengisi dan memberi informasi sesama anggota Linmas.  Dengan demikian diharapkan tugas, kewajiban dan tanggung jawab dalam membantu memelihara kamtibmas, akan dapat dilaksanakan dengan optimal sehingga harapan kondisi dan situasi wilayah yang kondusif akan terwujud”, pungkasnya. (Pendim0731). 

 



 

Babinsa Pujiyanto, Anggota Linmas Harus Selalu Bantu Jaga Kamtibmas

KULON PROGO. Serka Pujiyanto Babinsa Kanoman Koramil 10/Panjatan Kodim 0731/Kulon Progo bersama Bhabinkamtibmas, Lurah, Jogoboyo dan Kawat Keamanan Kapanewon Panjatan, melaksanakan Pembinaan Anggota Satlinmas, yang berlangsung di Aula Kalurahan Kanoman, Senin (21/11/22).

 

Babinsa Kanoman menuturkan bahwa pembinaan anggota Satlinmas kami laksanakan guna menyegarkan kembali ingatan mereka tentang tugas-tugas dan tanggung jawab anggota Linmas dalam membantu memelihara kamtibmas. 

“Pada kesempatan ini juga dilaksanakan latihan peraturan dasar baris berbaris, untuk penyegaran fisik dan meningkatkan persatuan dan kekompakan mereka dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab”, tambahnya.

 

“Kami juga berpesan kepada seluruh anggota Satlinmas selain fokus dengan tugas dan tanggung jawab dalam membantu memelihara kamtibmas, agar selalu siap sedia untuk dikerahkan, terlebih dihadapkan dengan musim penghujan dan cuaca ekstrim, banjir, pohon tumbang bisa kapan saja terjadi”, pesan Babinsa. (Pendim0731).  



 

Babinsa Gulurejo, Linmas Harus Peka Dengan Perkembangan Situasi dan Kondisi di Wilayah

KULON PROGO. Serda Ispriyanto Babinsa Gulurejo Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo bersama Pemkal Gulurejo melaksanakan Pembinaan Anggota Satlinmas, yang berlangsung di Pendopo Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Senin (21/11/22).

 


Babinsa Gulurejo menuturkan bahwa pembinaan anggota Satlinmas Kalurahan Gulurejo rutin dilaksanakan setiap sebulan sekali, untuk menyegarkan kembali ingatan mereka tentang tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab anggota Linmas.

 

“Pada kesempatan ini juga kami latih tentang peraturan dasar baris berbaris, untuk penyegaran fisik dan meningkatkan persatuan dan kekompakan mereka dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab”, tambahnya. 

“Kami juga berpesan kepada seluruh anggota Satlinmas selain fokus dengan tugas dan tanggung jawab dalam membantu memelihara kamtibmas, agar selalu siap sedia untuk dikerahkan, terlebih dihadapkan dengan musim penghujan dan cuaca ekstrim, banjir, pohon tumbang bisa kapan saja terjadi”, pesan Babinsa. (Pendim0731).  



 

Babinsa Sukoreno Laksanakan Sosialisasi dan Edukasi Terkait Bullying

KULON PROGO. Sertu Jarab Sugiyanto Babinsa Sukoreno Koramil 07/Sentolo Kodim 0731/Kulon Progo melaksanakan pembinaan terhadap siswa siswi Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Sentolo tentang Perundungan atau Bullying yang sedang marak terjadi di lingkungan sekolah, Senin (21/11/22).

 

Babinsa Sukoreno menyampaikan bahwa, perundungan atau bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik melalui fisik atau psikologis, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus sehingga berpotensi membuat korban trauma dan tertekan.

 

Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik atau secara verbal, seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan. 

“Semoga yang kami sampaikan bermanfaat buat adik-adik, selalu ingat, dalam lingkungan sekolah harus saling menghargai dan menghormati sesama siswa, agar proses belajar berjalan lancar dan tidak ada gangguan,” pesan Babinsa. (Pendim 0731).



 

Babinsa Sentolo Laksanakan Sosialisasi dan Edukasi Terkait Bullying

KULON PROGO. Serda Karten Nababan Babinsa Sentolo Koramil 07/Sentolo Kodim 0731/Kulon Progo melaksanakan pembinaan terhadap siswa siswi Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Sentolo tentang Perundungan atau Bullying yang sedang marak terjadi di lingkungan sekolah, Senin (21/11/22). 

Babinsa Sentolo menyampaikan bahwa, perundungan atau bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik melalui fisik atau psikologis, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus sehingga berpotensi membuat korban trauma dan tertekan. 

Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik atau secara verbal, seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan. 

“Semoga yang kami sampaikan bermanfaat buat adik-adik, selalu ingat, dalam lingkungan sekolah harus saling menghargai dan menghormati sesama siswa, agar proses belajar berjalan lancar dan tidak ada gangguan,” pesan Babinsa. (Pendim 0731).

 

 



 

Babinsa Banguncipto Laksanakan Sosialisasi dan Edukasi Terkait Bullying

KULON PROGO. Serda Tri Anto Babinsa Banguncipto Koramil 07/Sentolo Kodim 0731/Kulon Progo melaksanakan pembinaan terhadap siswa siswi SMA Negeri 1 Sentolo tentang Perundungan atau Bullying yang sedang marak terjadi di lingkungan sekolah, Senin (21/11/22). 

Babinsa Banguncipto menyampaikan bahwa, perundungan atau bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik melalui fisik atau psikologis, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus sehingga berpotensi membuat korban trauma dan tertekan. 

Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik atau secara verbal, seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan. 

“Semoga yang kami sampaikan bermanfaat buat adik-adik, selalu ingat, dalam lingkungan sekolah harus saling menghargai dan menghormati sesama siswa, agar proses belajar berjalan lancar dan tidak ada gangguan,” pesan Babinsa. (Pendim 0731).

 



 

Babinsa Banjarsari Laksanakan Sosialisasi dan Edukasi Terkait Bullying

 

KULON PROGO. Serka Sarjiya Babinsa Banjarsari Koramil 04/Samigaluh Kodim 0731/Kulon Progo melaksanakan pembinaan terhadap siswa siswi SMP Muhamadiyah Banjarsari, Samigaluh tentang Perundungan atau Bullying yang sedang marak terjadi di lingkungan sekolah, Senin (21/11/22). 





Babinsa Banjarsari menyampaikan bahwa, perundungan atau bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, baik melalui fisik atau psikologis, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus sehingga berpotensi membuat korban trauma dan tertekan.

 

Tindakan bully tidak hanya berupa kekerasan secara fisik kepada korban, seperti memukul, menampar, atau menendang. Bully juga dapat berupa tindakan tanpa melakukan kekerasan fisik atau secara verbal, seperti mengejek, memanggil seseorang dengan sebutan yang tidak sewajarnya, bahkan cenderung tidak sopan. 

“Semoga yang kami sampaikan bermanfaat buat adik-adik, selalu ingat, dalam lingkungan sekolah harus saling menghargai dan menghormati sesama siswa, agar proses belajar berjalan lancar dan tidak ada gangguan,” pesan Babinsa. (Pendim 0731).