Sertu
Tukidi, Babinsa Banjarsari, Koramil Kalibawang, Kodim Kulon Progo, melaksanakan
pendampingan petani dalam penyemprotan tanaman padi, di Bulak Tengahan Boro,
Banjarsari, Kalibawang, Jum’at (7/12/18).
Jumat, 07 Desember 2018
Babinsa Temon Kulon, Kodim Kulon Progo, membantu petani mengolah lahan,
Serma
Marjana, Babinsa Temon Kulon, Kodim Kulon Progo, membantu pengolahan lahan,
persiapan tanam MT1 2018-2019, di lahan pertanian Dusun Seling, Temon Kulon.
(Jum’at, 07/12/18).
Danramil Girimulyo Kodim Kulon Progo Hadiri Rakor Trantib

(Girimulyo,
7/12/18). Kapten Inf Nurhadi Wijaya,
Danramil Girimulyo, Kodim Kulon Progo, Kamis, 06 Desember 2018, pukul 09.00-12.00
WIB, menghadiri rakor tentang Trantib di wilayah perbatasan Sleman, Bantul dan
Kulon Progo, bertempat di Balai Desa Sumber
Rahayu, Moyudan, Sleman, Yogyakarta.
Rakor
dihadiri oleh Kasatpol PP Kabupaten Sleman diwakili Kasi Trantib, Forkopimca
Moyudan, Minggir, Sedayu, Kalibawang dan Nanggulan. Hadir pula Perrwakilan Satpol PP Kulon Progo,
Perwakilan Dishub Kulon Progo, Para Kades di wilayah Perbatasan Sleman, Bantul dan Kulon Progo, Para Dukuh wilayah Perbatasan
Sleman, Bantul dan Kulon Progo.
Pada
kesempatan ini disampaikan sambutan Ka Satpol PP Kabupaten Sleman yang
dibacakan oleh Kasi Trantib Kabupaten Sleman, dilanjutkan dengan paparan oleh Camat
Moyudan, Kapolres Sleman yang diwakili oleh Kapolsek Moyudan dan dari Balai
ESDM tetang Perijinan Usaha Penambangan.
Sesi berikutnya adalah tanya jawab tentang
Keamanan, Ketertiban, Ketentraman
Masyarakat dan Perijinan Usaha Tambang. (Pendim 0731/KP).Kamis, 06 Desember 2018
Bahu Membahu Babinsa Cerme dan Warga Cor Jalan
(Panjatan,06/12/18),
pada Hari Kamis tanggal 06 Desember 2018, pukul 08.00 WIB sampai dengan
selesai, Serda Ciptadi Babinsa Cerme, Koramil 10/Panjatan, Kodim 0731/Kulon
Progo, melaksanakan kegiatan Karya Bhakti pengecoran jalan, di Pedukuhan ll
Desa Cerme Kecamatan Panjatan. Tampak hadir Kapten Inf Supardi (Danramil
10/Panjatan beserta Anggota), Warga Masyarakat Desa Cerme.
Anggota
Koramil 10/Panjatan dan Warga Pedukuhan ll Desa Cerme saling bahu membahu,
bergotong royong, melaksanakan kegiatan pengecoran jalan sepanjang 150 Meter
dan lebar 3 Meter. Sebagai Babinsa harus menjadi pelopor dan menjadi teladan
bagi masyarakat dalam melaksanakan gotong royong, mengingat pentingnya akses
jalan untuk memudahkan pengguna jalan, karya bhakti ini dilaksanakan
bersama-sama dengan warga setempat. Karya Bhakti ini merupakan bentuk
kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat, sehingga kehadiran Babinsa dalam
pelaksanaan karya bakti sebagai penyemangat untuk bersama sama membangun
daerahnya.
Manfaat
dari pengecoran jalan ini adalah, memudahkan para pengguna jalan yang semula
masih berupa tanah dan bebatuan yang jika musim hujan licin dan becek, saat ini
telah rata dan memudahkan untuk dilalui kendaraan maupun masyakarat. Kegiatan
berjalan dengan tertib, aman dan lancar. (Pendim 0731/KP).
Pembinaan Antisipasi Balatkom Dan Faham Radikal Kodim 0731/Kulon Progo
(Wates,
6/12/18). Kodim 0731/Kulon Progo menyelenggarakan Pembinaan Antisipasi Balatkom
dan Faham Radikal Tahun Anggaran 2018, bertempat di Aula Makodim 0731/Kulon
Progo, diikuti oleh Anggota Militer/PNS Kodim 0731/Kulon Progo, dipimpin
langsung oleh Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md., Dandim 0731/Kulon Progo.
Dandim
0731/Kulon Progo, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan ini dimaksudkan
untuk mewujudkan kesamaan langkah dan tindakan serta kewaspadaan dalam
menyikapi bangkitnya kembali ajaran Komunis maupun Faham Radikal yang
kemungkinan berkembang di wilayah kita.
Berdasarkan UU RI Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara
disebutkan bahwa Pertahanan Negara adalah segala usaha untuk mempertahankan
kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari
ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
Ancaman
dari dalam negeri antara lain bahaya laten Komunis dan Faham Radikal yang
merupakan ancaman bagi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI. Dalam rangka membantu pengawasasn dalam
upaya pencegahan terhadap bahaya laten Komunis dan Faham Radikal agar tidak
berkembang, diperlukan upaya proaktif dari Apkowil dan Unsur Intelejen yang ada
di wilayah, agar senantiasa memonitor kegiatan yang dilakukan oleh kedua
kelompok tersebut.
Dengan
dilaksanakan pembinaan ini, diharapkan setiap Prajurit TNI AD senantiasa
proaktif melaksanakan cegah dini dan deteksi dini terhadap bahaya laten Komunis
dan Faham Radikal yang ada di wilayah NKRI, untuk mewujudkan negara yang
berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
(Pendim 0731/KP).
Langganan:
Postingan (Atom)






