KULON
PROGO. Bawaslu Kabupaten Kulon Progo
menyelenggarakan acara Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas dengan tema
"Guyub Rukun Merawat Daulat Rakyat" yang berlangsung di Pendopo Taman
Budaya Kulon Progo, Kamis (16/11/2023).
Tampak
hadir Pj. Bupati Ibu Hj. Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T., Dandim
0731/Klp Letkol Arh Viki Herwandi, S.Sos., Kaban Kesbangpol Bapak Budi Hartono, S.Si., M.Si., Priyo Santoso dari
DPRD, Kapolsek Pengasih Kompol Sumalugi, S.H., M.H., Kalamja Satradar 215/Congot
Letda Lek Koko Suryanto, Pasiops Sat Brimobda DIY AKP Sholahudin, S.H., Jaksa Fungsional Kejari Bapak Ari Kusumawati,
S.H., M.H., Ketua Bawaslu DIY Drs. Muhammad Najib, M.Si., Ketua Bawaslu Kulon
Progo Bapak Marwanto, S.Sos., M.Si., Ketua Divisi Tehnik Penyelenggaraan KPU
Kulon Progo Bapak Hidayatut Toyyibah, S.Ag., dan seluruh Ketua Parpol peserta Pemilu.

Ketua
Bawaslu Kulon Progo mengajak untuk wujudkan pemilu berintegritas. Sebagai
bangsa kita sudah bersepakat mengelola kehidupan ini dengan cara demokrasi. Pemilu juga sering diistilahkan sebagai
kompetisi Dalam kompetisi tersebut ada
batas-batas yang harus kita hormati. Pemilu adalah sarana pelaksanaan
kedaulatan rakyat, ditandai ketika kita memilih sesuai dengan nuraninya dan tidak
dalam tekanan atau intimidasi serta iming-iming.
Acara
dilanjutkan dengan Pembacaan Deklarasi oleh Ketua Bawaslu dilanjutkan Penandatanganan
Naskah Deklarasi.
Ikrar
Deklarasi Pemilu Damai dan Berintegritas “Mewujudkan Pemilu tahun 2024 yang
damai jujur, adil dan berintegritas. Mewujudkan Pemilu sebagai sarana integrasi
bangsa dengan menolak segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan peraturan
perundang-undangan. Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan
tidak melakukan ujaran kebencian, menyebarkan hoax, politisasi, sara dan
politik uang”.
Pj.
Bupati Kulon Progo menegaskan netralitas ASN di Pemilu 2024 harus dipegang
teguh, waspada berita hoax yang bisa memicu perpecahan di masyarakat. Harapannya
pemilu 2024 berjalan dengan sukses, aman dan kondusif.
Dandim
0731/Kulon Progo menyampaikan pemilu adalah kompetisi tapi kita ingat bahwa
kita menganut demokrasi Pancasila dan nilai-nilai Pancasila itu yang harus kita
junjung tinggi. Kita berharap para
kontestan pemilu bisa menjaga kondosufitas yang sudah kita ciptakan sama-sama, jangan
sampai persatuan dan kesatuan menjadi rusak. Kita semua berharap pelaksanaan pemilu
ini tidak hanya berlangsung dengan aman damai namun juga bisa menghasilkan
wakil rakyat yang nantinya akan
melanjutkan cita-cita dalam undang-undang maupun dalam dasar negara kita
saja. (Pendim0731).