Selasa, 23 Oktober 2018

Dandim Kulon Progo Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Linmas



(Wates, 23/10/18).   Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md. (Dandim 0731/Kulon Progo), memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Perwakilan Anggota Linmas dari desa-desa se-wilayah Kabupaten Kulon Progo, pada Hari Sabtu tanggal 20 Oktober 2018, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Makodim 0731/Kulon Progo.   Wasbang kepada Linmas  ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kesbangpol Kabupaten Kulon Progo.  Hadir dalam acara ini Bapak Maruto dari Kesbangpol dan Para Danramil Jajaran Kodim 0731/Kulon Progo.

Dandim Kulon Progo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Wasbang ini bertujuan untuk membina dan membentuk komponen masyarakat Indonesia, yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil dan berjiwa kesatria serta memiliki rasa cinta tanah air yang berlandaskan ke-Bhineka Tunggal Ika-an dengan semangat bela negara guna mewujudkan NKRI yang merdeka ,bersatu, berdaulat,, adil dan makmur.  Wasbang merupakan konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah.   Kodim 0731/Kulon Progo secara berkelanjutan dan terprogram telah bersinergi dengan Kesbangpol Kulon Progo untuk melaksanakan pembinaan Wasbang dengan seluruh komponen bangsa.    Menjelang Pileg dan Pilpres Tahun 2019, keberadaan Linmas sangat dibutuhkan dalam pengamanan langsung TPS-TPS, agar tercipta situasi yang kondusif.
Kegiatan ini sebagai wahana untuk berkomunikasi dan berkoordinasi serta berbagi pengetahuan, informasi dan pengalaman dalam kapasitas sebagai  anggota Linmas.  Dengan adanya Bandara NYIA dan wilayah Kulon Progo yang rawan bencana alam sangat memerlukan kesiapan dari seluruh elemen masyarakat tak terkecuali bagi Anggota Linmas.   Dengan diberikannya Wasbang diharapkan dapat menjadi bekal untuk diaplikasikan di lapangan oleh Anggota Linmas.  (Pendim 0731/KP).




Anggota Koramil Sentolo Kodim Kulon Progo Kerja Bhakti Corblok Jalan

X


(Sentolo, 23/10/18).   Senin,  22 Oktober 2018, Anggota Koramil 07/ Sentolo, Kodim 0731/Kulon Progo,  melaksanakan kerja bhakti corblok jalan di Dusun Kaliwilut Rt. 18, Rw. 09 Desa Kaliagung,  Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.


Kapten Inf Wiyono, Danramil 07/Sentolo, memimpin langsung anggotanya dalam kerja bhakti corblok jalan ini.  Bersama-sama dengan masyarakat Rt.18 Rw. 09 yang berjumlah puluhan orang, anggota Koramil Sentolo bahu membahu bergotong-royong, mengangkut material dan adukan dengan menggunakan angkong.   Jalan yang dikeraskan sepanjang 159 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 10 cm.  Gotong royong pengerasan jalan ini sudah berlangsung selama tiga hari dan diperkirakan selesai dalam empat hari.
   

Jalan ini merupakan jalan desa yang setiap hari digunakan oleh warga untuk melakukan aktifitas sehari-hari.   Dengan dikeraskannya jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilisasi warga setempat dan sekitarnya, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraannya, demikian diinformasikan Danramil Sentolo. (Pendim 0731/KP).





Kodim 0731/Kulon Progo Terlibat Pengaman Pembangunan New Yogyakarta Internasional Airport



(Temon, 23/10/18). Pemindahan Makam dikawasan pembangunan bandar udara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA), di Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dilanjutkan.
Pada hari Selasa, tanggal 23  Oktober 2018, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, dilaksanakan apel pengecekan kegiatan Pengamanan Relokasi Makam yang di ambil oleh Kabak Ops Polres Kulon Progo. Terlibat dalam kegiatan tersebut, satu Pleton dari Kodim 0731/Kulon Progo, satu regu dari Satuan Radar Congot, satu Pleton Satuan Brimob, satu Pleton Satpol PP, satu Pleton Polwan Polres Kulon Progo, dua Pleton Anggota Polres Kulon Progo, dan Petugas Makam 30 Orang.

Selesai kegiatan apel di lanjutkan pembongkaran makam. Pemerintah Desa Glagah telah menyediakan kompleks baru makam, di Pedukuhan Bebekan yang berada di luar pagar bandara NYIA, makam baru itu berada di samping perumahan relokasi. Pemerintah Desa menata lahan itu sesuai asal makam, Pemerintah Desa juga mempersilahkan kepada ahli waris yang akan memindahkan makam di tempat pemakaman lain. Kegiatan ini berlangsung dengan aman terkendali, demikian dilaporkan Babisa Glagah Serka Iswahyono. (Pendim 0731/KP). 



Senin, 22 Oktober 2018

Batituud Samigaluh Kodim Kulon Progo Hadiri Lomba Posyandu Tingkat Propinsi DIY




(Samigaluh, 22/10/18).    Peltu Edy Kustanto, Batituud Ramil 04/Samigaluh, Kodim 0731/Kulon Progo, pada Hari Senin (22/10),  pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai, menghadiri Evaluasi Pengelolaan Posyandu Melati dalam rangka Lomba Tingkat Propinsi DIY, bertempat di Posyandu Melati Dusun Plono Timur, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.   Tergabung dalam Tim Penilai Propinsi DIY antara lain : dr. Kiki Retno, M,kes, (Ketua Tim Penelai), Dra. Anik Yuhatini, Msi,  Irun Suwito, Reni Dwi. P. S. Sos, Maryati, Sip., dan  M Hasanudin, M. Kes.    Materi yang dilombakan meliputi : Administrasi, Penimbangan Balita, Gizi dan  Lansia.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Dr. Lestariyono, M. Kes, (Staf Ahli Bupati Bidang SDM), Dra. Keksi Wuryaningsih, (Anggota DPRD Kulon Progo), Sudarmanto, Sip. Msi, (Kadinas Pengendalian Penduduk dan KB Kulon Progo),  Dr. Rini. S, (Kepala Puskesmas Samigaluh), Triyanto Raharjo. S. Sos, (Camat Samigaluh), Danramil Samigaluh diwakili Peltu Edy  Kustanto (Batituud),  Kapolsek Samigaluh diwakili Aiptu Subandi dan Widayat, (Kades Pagerharjo) beserta Perangkatnya.


Dr. Lestariyono. M. Kes, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dan  minta ijin karena Bapak Bupati Kulon Progo tidak bisa hadir karena ada tugas ke Belanda. Selaku Pemerintah Daerah mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim Penilai, semoga dengan adanya lomba ini, kita semakin sadar akan kesehatan serta gizi khususnya bagi ibu-ibu yang mempunyai balita.

Ketua Tim Penilai mengucapkan terima kasih atas sambutan yang meriah ini, kami selaku Tim Penilai sangat mengapresiasi sambutan dan terlaksananya kegiatan dalam rangka evaluasi penilaian lomba Posyandu ini dengan baik.   Harapan kami dalam penyajian materi lomba akan lebih sempurna, sehingga Kabupaten Kulon Progo bisa mewakili Tingkat Nasional seperti yang diharapkan oleh Bupati Kulon Progo.

Rangkaian Kegiatan Evaluasi Pengelolaan Posyandu Melati dalam rangka Lomba Tingkat Propinsi DIY, di Dusun Plono Timur, Pagerharjo, Samigaluh, berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, demikian diinformasikan Batituud Samigaluh.  (Pendim 0731/KP).












Pasipers Kodim 0731/Kulon Progo Hadiri Upacara Hari Santri Nasional




(Nanggulan, 22/10/18). Kapten Czi Purnama, Pasipers Kodim 0731/Kulon Progo, pada Hari Senin, tanggal 22 Oktober 2018, mulai pukul 08.30-09.30 WIB, menghadiri Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2018. bertempat di Lapangan Desa Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo.

Hadir pada kegiatan tersebut, Drs H Sutedjo (Wakil Bupati Kulon Progo), Akhid Nuryati, SE, (Ketua DPRD Kulon Progo), Dandim 0731/Kulon Progo diwakili Kapten Czi Purnama (Pasipers), Kajari diwakili Hendri Utomo SH, (Kasubag Pembinaan), Dansat Radar 215 diwakili Kapten Lek Supratman (Kadisops), Kaden B Brimobda DIY diwakili Iptu Agus Winaryo (Wadanki I), Kapolres Kulon Progo diwakili Ipda Imron (Kanit III Satintelkam), Drs H Nurudin (Kepala Kantor Kemenag Kulon Progo), Drs Rudiyatno MM, (Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo), Ka Satpoi PP Kulon Progo diwakili Drs. Sunarya, MM. (Sekretaris), Drs. Jazil Ambar Was'an (Kabag Adm Kesra Kulon Progo), H. Wasiludin (Ketua PCNU Kulon Progo) dan seluruh Pimpinan Ponpes se-Kulon Progo.


Drs H Sutedjo menyampaikan, Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri yang merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia. Mulai hari itu, kita dengan suka cita memperingati Hari Santri yang merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri. Pemerintah sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum santri, yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya Negara, Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Kementerian Agama pada Peringatan Tahun 2018 ini mengusung tema "Bersama Santri Damailah Negeri".  Isu perdamaian diangkat sebagai respon atas kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadap berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propagaterorisme.  Dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai,serta menekan lahirnya konflik ditengah-tengah keragaman masyarakat. Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun. (Pendim 0731/Klp).