Senin, 02 Juli 2018

Ribuan Rider Ikuti Jogja Hard Enduro Menoreh Explore 2018



(Wates, 1/7/18).   Ribuan Rider seluruh Indonesia pada Hari Minggu (1/7), mengikuti Jogja Hard Enduro VI Tahun 2018 dengan mengambil rute di Perbukitan Menoreh Kulon Progo.   Star dilaksanakan di Depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo.    Pengibaran bendera star sebagai tanda pelepasan para Rider oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dhofiri, M. Si., dan dilanjutkan oleh para pejabat lain yang hadir pada kesempatan ini.
Selain Kapolda DIY hadir pada kesempatan ini Danrem 072/Pmk, Brigjen TNI M. Zamroni, Danlanud, Kepala Dinas Pariwisata Propinsi DIY, Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG. (K)., Dandim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md., Kapolres Kulon Progo dan Jajarannya, DPRD Kulon Progo, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Ketua Indonesia Offroad, Ketua IMI DIY dan segenap tamu undangan.

Disampaikan oleh penyelenggara bahwa Jogja Hard Enduro VI kali ini diberi nama Jogja Hard Enduro Menoreh Explore 2018.   Rider yang mengikuti sebanya 4000 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia.    Acara ini terselenggara atas kerja sama IOF, Dinas Pariwisata, PT SKS, Nasmoco dan segenap seponsor lainnya.   Acara ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-72.    Ucapan selamat datang kepada para rider dan hati-hati karena medan yang akan dilalui sangat menantang.  Faktor keamanan tetep harus dijaga masing-masing rider.  Penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Dinas Kehutanan Kulon Progo yang telah mengijinkan pelaksanaan Jogja Hard Enduro VI ini.  Semoga dengan acara ini Obyek Wisata Kulon Progo akan semakin dikenal oleh masyarakat luas, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi apa yang disampaikan penyelenggara Bupati Kulon Progo, mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia, sponsor dan Polres Kulon Progo.   Bupati berharap kegiatan ini berlanjut, karena Dinas Pariwisata Kulon Progo menargetkan 50 even nasional akan dilaksanakan pada tahun ini.    Hal ini juga untuk mendukung program bela beli Kulon Progo.
Finish Jogja Hard Enduro Menoreh Explore 2018 di Alun-Alun Wates.   Para rider selanjutnya dihibur dengan pementasan musik untuk menghilangkan penat dan lelalh setelah mengelilingi perbukitan menoreh. (Pendim 0731/KP).



Kodim Kulon Progo Laksanakan Komsos Dengan Aparatur Pemerintah



(Wates, 28/6/18).   Kodim 0731/Kulon Progo melaksanakan acara Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, pada Hari Kamis (28/6), mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Makodim.    Pada kesempatan ini juga disampaikan paparan tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) oleh dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG. (K) (Bupati Kulon Progo).
Komsos Kodim dengan Apem Kulon Progo ini dipimpin oleh Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md., dihadiri oleh para Pejabat Kulon Progo antara lain Bupati dan Unsur Forkopimda Kulon Progo, Kapolres Kulon Progo diwakili oleh Wakapolres, Pejabat dari Dansatradar 215/Congot, Pos AL Karangwuni, SKPD Jajaran Setda Kulon Progo.  Hadir pula Camat beserta Unsur Forkopimcam Wates, Danramil Jajaran Kodim 0731/Kulon Progo, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Wates, serta segenap Tamu Undangan.

Dalam sambutannnya Dandim 0731/Kulon Progo mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada segenap Komponen Aparatur Pemerintah Daeraah Kulon Progo, yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara ini.    Tugas-tugas Kodim 0731/Kulon Progo kedepan tanpa dukungan dari segenap Aparat Pemerintah Kulon Progo sulit untuk diwujudkan.  Lebih lanjut Dandim mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wahana untuk menjalin silaturahmi antara Prajurit Jajaran Kodim dengan segenap Apem Kabupaten Kulon Progo, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan sinergis menuju terwujudnya kesepahaman dan persepsi yang sama tentang pemberdayaan wilayah pertahanan, yang pada akhirnya dapat memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan guna menjaga tegaknya NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

Bupati Kulon Progo dalam paparannya tentang Wasbang menyoroti tentang pentingnya gotongroyong dalam kehidupan bermasyarakat.    Dengan gotongroyong puluhan rumah layak huni bagi masyarakat melalui program bedah rumah berhasil dibangun meskipun dengan keterbatasan dana.  Selain itu slogan “Bela Beli Kulon Progo” harus tetap dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat.    Dengan kecintaan terhadap produk sendiri merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia.   Berkaitan dengan TMMD dan Karya Bhakti, Bupati memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kodim 0731/Kulon Progo.   Pemerintah Daerah akan terus membantu semaksimal mungkin program tersebut karena hasilnya benar-benar dapat dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat.
Tema yang diambil pada Komsos Kodim dengan Apem Kulon Progo kali ini adalah “Melalui Komunikasi Sosial Dengan Aparat Pemerintah, Kita Tingkatkan Sinergitas Dan Kerjasama Antara TNI AD Dengan Pemerintah Daerah, Dalam Rangka Menyukseskan Program Pemerintah Republik Indonesia Di Daerah”  Pada k
esempatan ini juga dilaksanakan tanyajawab, dan diakhiri dengan ramah tamah.  (Pendim 0731/KP).





Donor Darah Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-72



(Wates, 22/6/2018).    Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72, Polres Kulon Progo menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya donor darah, pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan.  Guna mendukung suksesnya kegiatan yang dilaksankan Polres tersebut, Kodim 0731/Kulon Progo ikut ambil bagian dalam donor darah.   Kegiatan donor darah dilaksanakan pada Hari Kamis (21/6), mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Bhara Daksa yang berada di lantai 2 Polres Kulon Progo.

Pada kegiatan donor darah ini diikuti oleh segenap anggota Polres Kulon Progo dan Bhayangkari, Perwakilan dari Kodim 0731/Kulon Progo, Satradar 215/Congot, Den Brimob Sentolo, Satpol PP Kulon Progo dan Instansi terkait lainnya.
Kegiatan donor darah diawali dengan pengambilan darah Kapolres dan Wakapolres Kulon Progo, setelah sebelumnya melakukan tensi dan pengecekan darah oleh petugas dari PMI Kulon Progo.
Personel Kodim 0731/Kulon Progo yang ditunjuk untuk mengikuti donor dipimpin oleh Kapten Inf MB. Berhen Sukoco (Pasiops Dim 0731/Kulon Progo).   Setelah melakukan pengisian formulir, tensi dan pengecekan darah oleh petugas PMI, seluruh personel yang ditunjuk dapat diambil darahnya sesuai aturan PMI sebanyak 350 cc. 

Donor darah merupakan kegiatan sosial kemanusiaan yang sangat mulia, karena setetes darah yang kita donorkan dapat menyelamatkan nyawa seseorang.   Atas nama penyelenggara mengucapkan terima kasih atas partisipasi, kerelaan dan keikhlasan seluruh yang hadir, atas terlaksananya donor darah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 ini, teriring doa semoga Tuhan Yang Maha Esa mencatat sebagai amal baik bagi kita semua. (Pendim 0731/KP).   





Dandim Kulon Progo Pimpin Acara Halal Bihalal



(Wates, 22/6/18).  Bertempat di Halaman Makodim 0731/Kulon Progo, pada Hari Kamis (21/6), mulai pukul 07.00WIB, seluruh anggota baik itu Prajurit maupun PNS, berkumpul untuk melaksanakan kegiatan apel pagi dan sekaligus pengecekan personel setelah melaksanakan cuti lebaran, dilanjutkan dengan Halal Bihalal.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md. Beberapa penekanan yang disampaikan oleh Dandim diantaranya agar seluruh anggota mematuhi segala aturan dan laksanakan tugas dengan maksimal, terkait dengan rencana kenaikan tunjangan bagi para Babinsa. Dandim akan berikan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Syukuri apa yang sudah ada dan kita terima, karena di Makodam sana masih banyak rekan-rekan kita yang ingin pindah ke Kodim dan berharap menjadi Babinsa.

Mengingat masih dalam suasana lebaran, selesai apel pagi dilanjutkan dengan acara Halal-Bihalal dengan bersalam salaman, saling berjabat tangan untuk saling memaafkan. (Pendim 0731/KP).





Sergap Idul Fitri 1439 H di Tuksono Sentolo Kulon Progo



(Sentolo, 21/6/2018).    Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI bersama-sama dengan Dispertan DIY dan Kulon Progo, Korem 072/Pmk dan Kodim 0731/Kulon Progo, melaksanakan “Sergap”. Tuksono, Sentolo, Kulon Progo.  Acara Sergap Idul Fitri 1439 H dipusatkan di Gapoktan Makmur Sejahtera, di Rumah Bapak Slamet, Kalisoko, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo, pada Hari Rabu (20/6) pukul 08.00-10.30 WIB.
Kedatangan Bapak Agung Hendriadi (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI), di Gapoktan Makmur Sejahtera didampingi oleh Kolonel Inf Jaelan (Kasiterrem 072/Pmk), DR. Joko Pramono (Kepala BPTP DIY), Kadistan Propinsi DIY dan Kabupaten Kulon Progo, Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md., (Dandim 0731/Kulon Progo), Kapten Inf Wiyono (Danramil 07/Sentolo).   Hadir pula dalam Sergap ini Kholisun (Kabulog DIY dan Jajarannya), Ka Gudang Bulog Triharjo, Kades Tuksono, Ketua Gapoktan Kulon Progo, Bantul,Sleman, Gunungkidul.

Kadispertan Kulon Progo, Ir. Bambang mengatakan bahwa Sergap kali ini diberi nama Sergap Idul Fitri 1439 H, karena masih dalam suasana lebaran.  Lebih lanjut ir. Bambang mengatakan bahwa kondisi saat ini luas lahan yang ada di Kulon Progo sebanayak 10 ribu hektar lebih, dengan pola tanam padi-padi-palawija, kalau ditarget sesuai dengan LTT bisa tercapai, tetapi kalau untuk melebihi target tidak bisa.   Panen MT2 Gelombang 1 telah selesai pada April-Mei, mudah-mudahan MT2 Gelombang 2 bisa panen mengingat saat ini pasokan air terbatas dan tidak ada turun hujan.   Khusus Gapoktan Makmur Sejahtera saat ini mempunyai stok 60 ton, Panca Manunggal 50 ton, Pak Muji Triharjo 10 ton dan 10 ton di Gapoktan lain, stok gabah ada 240 ton, andai hari ini bisa terserap merupakan hal yang luar biasa.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI dalam arahannya mengatakan bahwa atas nama Badan Ketahanan Pangan mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 H, meski hari raya kita tetep kerja, semoga dapat barokah.   Pada Sergap Idul Fitri  ada stok gabah dan beras, kualitas sudah dicek, diharapkan agar bulog mau menerima.   Sergap adalah suatu yang didadak dan tidak direncanakan, bertujuan untuk memperkuat pangan, dengan meningkatkan cadangan pangan, dalam pelaksanaannya tidak ada pihak yang diuntungkan dan dirugikan.   Lebih lanjut Bapak Agung menyampaikan bahwa stok beras sampai akhir tahun aman.   Meskipun demikian cadangan pangan harus cukup, untuk itu perlu kerja keras kita semua, sehingga saat harga meroket kita bisa laksanakan operasi pasar. Terkait kekhawatiran Bulog kok hanya nyerap terus, itu tidak perlu, karena Bulog dipersilahkan untuk jual asal serapan sesuai dengan yang keluar.   Kepala Badan Ketahanan Pangan RI berharap hari ini ada kontrak Gapoktan dengan Bulog, beras dan gabah yang ada bisa diserap.
Kasiterrem 072/Pamungkas menambahkan bahwa di DIY kebutuhan pangan sangat tinggi, untuk wisatawan saja sekitar 22 ribu ton per hari.   Saat ini Bulog sedang dikerdilkan agar tidak memiliki cadangan pangan yang cukup, kalau cadangan pangan goyah negara akan cheos.  Dalam hal ikut menjaga Ketahanan Pangan, TNI hanya mendukung kebijakan negara dan tidak menekan.  TNI hanya memotivasi dengan kemampuan dan kemauan yang ada, karena kalau membeli tidak ada dana yang tersedia, demikian tegas Kolonel Inf Jaelan.
Setelah melalui diskusi antara Bulog dan Gapoktan akhirnya disepakati bersama bahwa Bulog bersedia membeli beras/gabah dari Gapoktan, agar target 140 ribu ton serapan untuk wilayah DIY segera dapat terpenuhi.   Kesepakatan itu dituangkan dalam bentuk MOU yang ditandatangani Bulog dengan Gapoktan dari Kulon Progo, Sleman, Bantul dan Gunungkidul, dan ditandatangani juga oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI.   (Pendim 0731/KP).