Senin, 02 Juli 2018

Donor Darah Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-72



(Wates, 22/6/2018).    Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72, Polres Kulon Progo menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya donor darah, pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan.  Guna mendukung suksesnya kegiatan yang dilaksankan Polres tersebut, Kodim 0731/Kulon Progo ikut ambil bagian dalam donor darah.   Kegiatan donor darah dilaksanakan pada Hari Kamis (21/6), mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Bhara Daksa yang berada di lantai 2 Polres Kulon Progo.

Pada kegiatan donor darah ini diikuti oleh segenap anggota Polres Kulon Progo dan Bhayangkari, Perwakilan dari Kodim 0731/Kulon Progo, Satradar 215/Congot, Den Brimob Sentolo, Satpol PP Kulon Progo dan Instansi terkait lainnya.
Kegiatan donor darah diawali dengan pengambilan darah Kapolres dan Wakapolres Kulon Progo, setelah sebelumnya melakukan tensi dan pengecekan darah oleh petugas dari PMI Kulon Progo.
Personel Kodim 0731/Kulon Progo yang ditunjuk untuk mengikuti donor dipimpin oleh Kapten Inf MB. Berhen Sukoco (Pasiops Dim 0731/Kulon Progo).   Setelah melakukan pengisian formulir, tensi dan pengecekan darah oleh petugas PMI, seluruh personel yang ditunjuk dapat diambil darahnya sesuai aturan PMI sebanyak 350 cc. 

Donor darah merupakan kegiatan sosial kemanusiaan yang sangat mulia, karena setetes darah yang kita donorkan dapat menyelamatkan nyawa seseorang.   Atas nama penyelenggara mengucapkan terima kasih atas partisipasi, kerelaan dan keikhlasan seluruh yang hadir, atas terlaksananya donor darah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 ini, teriring doa semoga Tuhan Yang Maha Esa mencatat sebagai amal baik bagi kita semua. (Pendim 0731/KP).   





Dandim Kulon Progo Pimpin Acara Halal Bihalal



(Wates, 22/6/18).  Bertempat di Halaman Makodim 0731/Kulon Progo, pada Hari Kamis (21/6), mulai pukul 07.00WIB, seluruh anggota baik itu Prajurit maupun PNS, berkumpul untuk melaksanakan kegiatan apel pagi dan sekaligus pengecekan personel setelah melaksanakan cuti lebaran, dilanjutkan dengan Halal Bihalal.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md. Beberapa penekanan yang disampaikan oleh Dandim diantaranya agar seluruh anggota mematuhi segala aturan dan laksanakan tugas dengan maksimal, terkait dengan rencana kenaikan tunjangan bagi para Babinsa. Dandim akan berikan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. Syukuri apa yang sudah ada dan kita terima, karena di Makodam sana masih banyak rekan-rekan kita yang ingin pindah ke Kodim dan berharap menjadi Babinsa.

Mengingat masih dalam suasana lebaran, selesai apel pagi dilanjutkan dengan acara Halal-Bihalal dengan bersalam salaman, saling berjabat tangan untuk saling memaafkan. (Pendim 0731/KP).





Sergap Idul Fitri 1439 H di Tuksono Sentolo Kulon Progo



(Sentolo, 21/6/2018).    Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI bersama-sama dengan Dispertan DIY dan Kulon Progo, Korem 072/Pmk dan Kodim 0731/Kulon Progo, melaksanakan “Sergap”. Tuksono, Sentolo, Kulon Progo.  Acara Sergap Idul Fitri 1439 H dipusatkan di Gapoktan Makmur Sejahtera, di Rumah Bapak Slamet, Kalisoko, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo, pada Hari Rabu (20/6) pukul 08.00-10.30 WIB.
Kedatangan Bapak Agung Hendriadi (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI), di Gapoktan Makmur Sejahtera didampingi oleh Kolonel Inf Jaelan (Kasiterrem 072/Pmk), DR. Joko Pramono (Kepala BPTP DIY), Kadistan Propinsi DIY dan Kabupaten Kulon Progo, Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md., (Dandim 0731/Kulon Progo), Kapten Inf Wiyono (Danramil 07/Sentolo).   Hadir pula dalam Sergap ini Kholisun (Kabulog DIY dan Jajarannya), Ka Gudang Bulog Triharjo, Kades Tuksono, Ketua Gapoktan Kulon Progo, Bantul,Sleman, Gunungkidul.

Kadispertan Kulon Progo, Ir. Bambang mengatakan bahwa Sergap kali ini diberi nama Sergap Idul Fitri 1439 H, karena masih dalam suasana lebaran.  Lebih lanjut ir. Bambang mengatakan bahwa kondisi saat ini luas lahan yang ada di Kulon Progo sebanayak 10 ribu hektar lebih, dengan pola tanam padi-padi-palawija, kalau ditarget sesuai dengan LTT bisa tercapai, tetapi kalau untuk melebihi target tidak bisa.   Panen MT2 Gelombang 1 telah selesai pada April-Mei, mudah-mudahan MT2 Gelombang 2 bisa panen mengingat saat ini pasokan air terbatas dan tidak ada turun hujan.   Khusus Gapoktan Makmur Sejahtera saat ini mempunyai stok 60 ton, Panca Manunggal 50 ton, Pak Muji Triharjo 10 ton dan 10 ton di Gapoktan lain, stok gabah ada 240 ton, andai hari ini bisa terserap merupakan hal yang luar biasa.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI dalam arahannya mengatakan bahwa atas nama Badan Ketahanan Pangan mengucapkan selamat Idul Fitri 1439 H, meski hari raya kita tetep kerja, semoga dapat barokah.   Pada Sergap Idul Fitri  ada stok gabah dan beras, kualitas sudah dicek, diharapkan agar bulog mau menerima.   Sergap adalah suatu yang didadak dan tidak direncanakan, bertujuan untuk memperkuat pangan, dengan meningkatkan cadangan pangan, dalam pelaksanaannya tidak ada pihak yang diuntungkan dan dirugikan.   Lebih lanjut Bapak Agung menyampaikan bahwa stok beras sampai akhir tahun aman.   Meskipun demikian cadangan pangan harus cukup, untuk itu perlu kerja keras kita semua, sehingga saat harga meroket kita bisa laksanakan operasi pasar. Terkait kekhawatiran Bulog kok hanya nyerap terus, itu tidak perlu, karena Bulog dipersilahkan untuk jual asal serapan sesuai dengan yang keluar.   Kepala Badan Ketahanan Pangan RI berharap hari ini ada kontrak Gapoktan dengan Bulog, beras dan gabah yang ada bisa diserap.
Kasiterrem 072/Pamungkas menambahkan bahwa di DIY kebutuhan pangan sangat tinggi, untuk wisatawan saja sekitar 22 ribu ton per hari.   Saat ini Bulog sedang dikerdilkan agar tidak memiliki cadangan pangan yang cukup, kalau cadangan pangan goyah negara akan cheos.  Dalam hal ikut menjaga Ketahanan Pangan, TNI hanya mendukung kebijakan negara dan tidak menekan.  TNI hanya memotivasi dengan kemampuan dan kemauan yang ada, karena kalau membeli tidak ada dana yang tersedia, demikian tegas Kolonel Inf Jaelan.
Setelah melalui diskusi antara Bulog dan Gapoktan akhirnya disepakati bersama bahwa Bulog bersedia membeli beras/gabah dari Gapoktan, agar target 140 ribu ton serapan untuk wilayah DIY segera dapat terpenuhi.   Kesepakatan itu dituangkan dalam bentuk MOU yang ditandatangani Bulog dengan Gapoktan dari Kulon Progo, Sleman, Bantul dan Gunungkidul, dan ditandatangani juga oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan RI.   (Pendim 0731/KP).






Kamis, 14 Juni 2018

Pastikan Kulon Progo Aman Bagi Pemudik Dandim Bersama Forkopimda Lakukan Patroli



(Wates, 13/6/18).    Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md. bersama Forkopimda Kulon Progo melaksanakan patroli keliling di Pos Keamanan dan Rest Area yang ada di wilayah Kulon Progo yang menjadi jalur lintasan para pemudik.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para petugas dilapangan betul-betul siap menghadapi segala kemungkinan, Bahkan Bapak Bupati Hasto Wardoyo juga mengecek alat kesehatan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah (tensi) Bapak Wakil Bupati Drs. H. Sutedjo dan Ketua DPRD Kulon Progo.

Dalam Kesempatan itu juga Bapak Bupati berpesan kepada para Pemudik yang melintasi wilayah Kulon Progo agar berhati-hati di jalan, bila merasa lelah segera istirahat ditempat yang aman.
Kepada pemudik Kulon Progo beliau berpesan agar tidak membawa sanak saudara dari kampung kalau belum jelas apa yang akan dilakukan di Jakarta, harapan beliau semboyan “Bela Beli Kulon Progo” bisa dilaksanakan oleh para pemudik dari luar daerah demi meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan warga Kulon Progo.
Berikut tempat yang dikunjungi Rombongan Forkopimda adalah Pos Keamanan Pasar Sentolo, Pos Terminal Wates dan Pos Batas yang berada di perbatasan Kulon Progo dan Purworejo. (Pendim 0731/KP).