Rabu, 07 Februari 2018

BATI TUUD GALUR KODIM KULON PROGO HADIRI SOSIALISASI PENAMBANGAN PASIR DI BANTARAN SUNGAI PROGO

(Galur, 2/1/18).   CV. Trikarsa Reka Buwana.yang beralamat Perumahan Griya Purwo Asri              Blok C. No : 232, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, mengadakan sosialisasi tentang penambangan pasir di Bantaran Sungai Progo, di wilayah Dusun Bleberan, Banaran, pada Hari Kamis (1/2), pukul 13.30 -15.00 WIB, bertempat di Rumah Makan Gerbang Trisik, Kranggan, Galur, Kulon Progo.


Hadir dalam sosialisasi dan temu warga tersebut : Widodo, SH. (Sekcam Galur),  AKP Sigit  (Polsek Galur), Danrml 09/Galur diwakili oleh Peltu Ngasiman (Bati Tuud), Haryanto, SH. (Kades Banaran),  Brigadir Irwan (Babinkamtibmas), Serka Maryono (Babinsa Banaran), Didik dari CV. Trikarsa Reka Buwana, Warga Dusun Bleberan dan Dusun Sawahan, Desa Banaran.

Sambutan Bapak Didik (CV Trikarsa Reka Buwana) antara lain mengatakan bahwa dalam proses sebelum melakukan penambangan kami di wajibkan utk melaksanakan sosialisasi kepada warga kemudian kami minta masukan maupun saran dari warga sehingga kedepan saat sudah beroperasi tidak ada gejolak maupun permasalahan. Kami meminta untuk warga yang terdampak supaya membuat kelompok maupun organisasi agar mempermudah dalam MOU sehingga ijin segera turun.

 Menanggapi apa yang disampaikan dari CV. Trikarsa Sekcam Galur Bapak Widodo, SH., mengatakan bahwa kami menyambut baik dengan adanya CV Trikarsa Reka Buwana yang akan menambang di wilayah Banaran.  Dengan adanya penambangan diharapkan bisa mengakomodir penambang- penambang manual yang ada di desa tersebut, misalnya dijadikan karyawan maupun bagian dalam proses penambangan.  Mengenai jalan yang akan digunakan lalu lalang truk pengangkut pasir kami minta CV Trikarsa Reka Buwana bertanggung jawab penuh dalam perbaikannya.   Kades Banaran Bapak Haryanto menambahkan bahwa setelah sosialisasi sekarang ini diharapkan ada sosialisasi lanjutan ditingkat pedukuhan.   CV. Trikarsa Reka Buwana hendaknya memberdayakan penambang manual sehingga kedua belah pihak dapat menikmati keuntungan bersama secara iklas tanpa ada konflik.  Sebelum melakukan penambangan situasi masyarakat sekitar harus benar-benar kondusif.

Peltu Ngasiman (Batuud Ramil 09/Galur menghimbau agar penambang konsisten dengan kesepakatan yang telah dibuat terutama perhatikan masalah jalan.    Kepada warga yang tidak hadir agar diberitahu sehingga kedepan tidak terjadi permasalahan karena miss komunikasi.  Dengan adanya CV. Trikarsa Reka Buwana diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi warga Desa Banaran bukan malah sebaliknya.  Kepada CV. Trikarsa Reka Buwana harus dapat mengakomodir masyarakat Banaran. 

Dalam sosialisasi ini juga disepakati bahwa untuk kompensasi sebesar Rp.50.000,-/truk untuk wilayah Dusun Bleberan dan Sawahan.  Demikian sosialisasi dari CV. Trikarsa Reka Buana tentang penambangan pasir di Bantaran Sungai Progo, Desa Banaran wilayah Koramil 09/Galur. (Pendim 0731/KP).





JENAZAH ALMARHUM SERMA ROHDIYANTO DIMAKAMKAN SECARA MILITER DI KULON PROGO

(Panjatan, 2/2/2018). Kecelakaan yang dialami oleh salah satu Anggota Kodim 0708/Purworejo pada Hari Sabtu malam Minggu lalu di Wilayah Panjatan Kulon Progo masih menyisakan duka yang mendalam. Korban atas nama Rohdiyanto harus menghembuskan nafasnya yang terakhir Hari Rabu malam pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit TNI AU Harjo Lukito Yogyakarta.  Sebelum meninggal Alm. Rohdiyanto berdinas di Koramil 15/Ngombol, Kodim 0708/Purworejo sebagai Babinsa dengan pangkat terakhir Sersan Mayor (Serma), almarhum. meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. 


Sebagai penghormatan terakhir atas jasa-jasanya kepada negara dan bangsa, jenazah Almarhum. Serma Rohdiyanto akan dimakamkan secara militer di Makam Randu Kuning tidak jauh dari rumah duka yang beralamatkan di Desa Krembangan, Panjatan, Kulon Progo. Sebagai Inspektur Upacara Letkol Inf Aswin Kartawijaya (Dandim 0708/Purworejo), Komandan Upacara Pemberangkatan jenazah Kapten Inf Sukamta (Danramil 05/Kalibawang), Komandan Upacara Persemayaman Kapten Inf Sumarjan (Danramil 03/Kokap) dan Perwira Upacara Kapten Inf Nurrudin (Pasipers Kodim 0731/Kulon Progo).

Pasukan Upacara sebagai berikut Pleton 1 terdiri dari Perwira gabungan dari Kodim 0731/Kulon Progo dan Kodim 0708/Purworejo berpakaian PDU I, Pleton 2 terdiri dari Bintara dan Tamtama Kodim 0731/Kulon Progo dengan pakaian loreng dan bersenjata, Pleton 3 terdiri dari Bintara dan Tamtama gabungan Kodim 0708/Purworejo dan Kodim 0731/Kulon Progo tanpa senjata.  .
Dalam amanatnya Dandim 0708/Purworejo menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga arwah Alm. Serma Rohdiyanto diterima Tuhan Yang Maha Esa berikut seluruh amal kebaikannya serta dilapangkan kuburnya.  Kami menyadari bahwa keluarga almarhum pada saat ini sangat berduka, namun sebagai hamba yang beriman kita harus menerima segala yang menjadi keputusan Nya dengan tawakal, tabah dan sabar. Dengan kepergian almarhum berarti kita kehilangan putra bangsa yang baik, selalu memegang teguh prinsip perjuangan dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan negara, suri tauladan almarhum sangat bermanfaat bagi kita yang masih hidup untuk melanjutkan pengabdian kita kepada bangsa dan negara.  Marilah kita bersama-sama turut memberikan penghormatan terakhir melalui upacara militer sebagai penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa dan pengorbanan almarhum kepada bangsa dan negara seraya berdoa semoga segala dosa dan kesalahanya diampuni oleh Tuhan YME serta arwahnya diterima disisi Nya.  Sekali lagi kami atas nama keluarga besar Kodim 0708/Purworejo dan Kodim 0731/Kulon Progo serta para takziah menyampaikan ikut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.  (Pendim 0731/KP).





DANDIM KULON PROGO AUDENSI DENGAN GP ANSOR

 (Wates, 1/2/18).   Kamis (1/2), Letkol Armed Teguh Tri Prihanto Usman, S. Sos. M.M., (Dandim 0731/Kulon Progo), audensi dengan GP Ansor Kabupaten Kulon Progo, bertempat di Ruang Tamu Makodim.

Dalam audensi ini Dandim didampingi Pasiter (Kapten Inf Wiyono), sedangkan dari GP Ansor Kulon Progo dihadiri oleh H. Lilik Saeful Ahmad (Ketua), Muftaf Ajib (Sekretaris), Eko Widyantoro (Bendahara), M. Isnaini (Ketua Banser), Widyatmoko (Wakil Ketua Dewan Dakwah) dan Suppo (Humas GM FKPPI).

Audensi yang berlangsung kurang lebih satu jam ini berisikan tentang berbagai hal berkaitan dengan keinginan GP Ansor untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan NKRI.  Ada tiga poin penting yang disampaikan oleh Ketua yaitu : Keinginan GP Ansor Kulon Progo untuk bekerjasama dengan TNI dalam hal ini Kodim 0731/KP untuk menjaga keutuhan NKRI.   Meningkatkan sinergitas antara TNI dan GP Ansor di wilayah Kulon Progo yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik.   Meningkatkan kerjasama di bidang Bhakti TNI, terutama pelibatan GP Ansor Kulon Progo dalam Giat Bedah Rumah Veteran (BRV), Penghijauan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Karya Bhakti, Penanggulangan Bencana Alam dan kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menanggapi itu semua Dandim 0731/Kulon Progo sangat berterima kasih, dan akan melibatkan GP Ansor Kulon Progo dalam even-even tersebut.    Beliau juga mengajak agar TNI, GP Ansor, Aparat Kepolisian dan Aparat  lainnya serta Masyarakat Kulon Progo selalu bersatu padu dalam menjaga keutuhan NKRI dan jangan mudah dipecah belah.   Keharmonisan hubungan dan kerjasama antara TNI dan GP Ansor yang selama ini sudah terjalin baik agar senantiasa dipelihara dan ditingkatkan, tambah Dandim.  Demikian Audensi Dandim 0731/Kulon Progo dengan GP Ansor Kabupaten Kulon Progo, berlangsung dengan tertib, lancar dan aman. (Pendim 0731/KP).





PRAJURIT KODIM KULON PROGO LAKSANAKAN LATIHAN LONGMALAP


 

(Wates, 30/1/18).   Senin (29/1), Setelah pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera, seluruh  Prajurit Kodim 0731/Kulon Progo memasuki ruang aula untuk mengikuti kegiatan Latihan Perorangan Dasar sesuai dengan Program Kerja yang dilaksanakan oleh Staf Operasi.  

Menurut Pasiops Kodim Kapten Inf Berhen Suncoko, Latorsar ini akan dilaksanakan selama satu Minggu kedepan dengan berbagai macam kegiatan yang sifatnya merupakan kemampuan dasar prajurit yang harus dimiliki oleh setiap perorangan, seperti pagi ini akan dilatihkan Longmalap (Pertolongan Pertama di Lapangan).    Sebagai pemberi materi Sertu Kuswaluyo, anggota Pokkes Klinik Kartika Kodim 0731/Kulon Progo. 

Materi yang diberikan meliputi pertolongan terhadap korban bencana alam, kecelakaan lalu lintas dan lain sebagainya.  Hal ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh para anggota terutama Babinsa, karena tidak menutup kemungkinan akan menemui kejadian seperti ini di desa binaannya.  Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan dan menentukan tingkat sakit yang dialami oleh si korban, sehingga bisa mengambil langkah apakah korban harus segera dievakuasi ke rumah sakit atau cukup dengan penanganan di tempat.  Penanganan awal yang harus dilakukan adalah dengan menepuk-nepuk bagian pipi korban untuk mengetahui apakah korban masih sadar atau tidak.  Apabila korban masih sadar maka ditanya yang sakit sebelah mana dan seberapa sakitnya, namun apabila didapati korban sudah tidak ada respon setelah ditepuk maka perlu segera dilarikan ke rumah sakit.  Selain itu juga dijelaskan cara penanganan korban yang mengalami patah.

Selesai dengan penjelasannya Sertu Kuswaluyo mengajak anggota yang hadir untuk mempraktekkannya.  Demikian Giat Latihan Pertolongan Pertama di Lapangan (Longmalap) Kodim 0731/Kulon Progo, dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. (Pendim 0731/KP).





KORAMIL LENDAH KODIM KULON PROGO BANTU BEDAH RUMAH WARGA



(Lendah, 30/1/18).   Anggota Koramil 08/Lendah, Kodim 0731/Kulon Progo, pada Hari Minggu (28/1), menghadiri bedah rumah di Dusun Dukuh, Desa Bumirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
Rumah yang direhab adalah milik Bapak Sumaeri warga Dusun Dukuh.  Acara bedah rumah ini dihadiri oleh Drs. H, Sutedjo (Wakil Bupati Kulon Progo), Drs. Sumiran (Camat Lendah), Abdul Majid (Baznas Kulon Progo), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalduk dan KB Kulon Progo, Anggota Koramil Lendah, Anggota  Polsek Lendah, Kepala Desa Bumirejo beserta Perangkatnya serta Masyarakat Dusun Dukuh.

Secara simbolis bedah rumah dimulai oleh Drs. H. Sutedjo (Wakil Bupati Kulon Progo).   Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan program pemerintah dalam hal ini Pemda Kulon Progo, yang sudah dilaksanakan mulai beberapa tahun yang lalu dan akan terus berlanjut.  Sumber dana yang digunakan adalah dari Baznas Kabupaten Kulon Progo ditambah dengan swadaya dari warga yang rumahnya direhab.  Untuk tenaga pengerjaan yang akan dilibatkan adalah dari masyarakat sekitar, Koramil dan Polsek setempat dengan cara bergotong royong. 
Salah satu anggota Koramil 08/Lendah menuturkan bahwa anggota Koramil siap untuk membantu tenaga dalam pengerjaan, dari mulai pembongkaran rumah yang lama sampai dengan rumah itu siap ditempati kembali. (Pendim 0731/KP).





KODIM KULON PROGO MENGIKUTI SHOLAT DHUHA BERSAMA

(Wates, 29/1/18).   Sabtu (27/1), pukul 08.00-10.00 WIB, di Masjid Agung Wates Kulon Progo, anggota Kodim 0731/Kulon Progo mengikuti sholat dhuha.dan pengajian, bersama dengan Pemda Kulon Progo dan masyarakat yang berjumlah kurang lebih 250 orang. Dhuha bersama dipimpin oleh KH. Wakiyo Darojad, MA.selaku Ketua Majelis Pembimbing Majelis Dhuha dan Pengajian Kabupaten Kulon Progo.


Hadir dalam acara ini Dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG(K) (Bupati Kulon Progo), Drs. H. Sutedjo (Wakil Bupati), Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman. S. Sos. M.M. (Dandim 0731/Kulon Progo) beserta Anggota, Kapolres Kulon Progo diwakili Iptu Sukristiyono (Pasiops Polres). DPRD Kulon Progo.diwakili Bapak Suharto, Dansatradar 215/Congot diwakili  Letda Lek Suwedi (Kaurdal Radar 215/Congot), Kepala SKPD Kulon Progo. 

Rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah sholat Dhuha dan dzikir, membaca 99 Asmaul Husna Allah, membaca ayat-ayat Qur’an, Mendoakan jamaah yang punya hajat.   KH. Wakiyo juga menyampaiakan beberapa hal yang harus berusaha dilakukan oleh umat islam antara lain melakukan amal tolabul 'ilmi, bersedekah, bersilaturohiim, melaksanakan dan mengajak orang lain  untuk menjalankan sunnah rosululoh antara lain holat rowatib, sholat malam/tahajud, banyak berdzikir dan sholat dhuha.   Dan barangsiapa yg telah sholat dhuha maka masuklah melalui pintu surga adhuha, bila bersilaturohim akan dberi umur panjang dan rejeki barokah.

Bupati Kulon Progo dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan dhuha bersama ini bisa terbentuk pepimpinan yang jujur dan adil, karena salah satu doa dikabulkan adalah doa pemimpin yang jujur dan adil, doa yang dikabulkan selanjutnya adalah doanya orang yang sedang berpuasa, maupun doa orang yang didzolimi.   Berkaitan dengan pemerintahan, yang paling susah kita lakukan saat ini adalah menjaga zona integritas pelayanan kepada masyarakat, seperti menjaga agar tidak ada korupsi.   Dari riset  kesehatan mandi sebelum subuh ternyata mengandung O3 yaitu ozon untuk menjaga kesehatan dan bisa tetap menjaga kesucian untuk menjalankan ibadah kita.   Sekarang ini kebersihan harus kita jaga bersama untuk memelihara kesucian, dan menjaga kebersihan makanan organik, karena makanan yang mengandung pengawet itu tidak sehat, maka dari itu kita harus makan makanan yang berasal dari buatan kita sendiri dengan Bela dan Beli Kulonprogo.

Acara dhuha bersama hari ini diakhiri dengan makan bersama hidangan/sajian makanan yang telah disediakan oleh panitia majelis dhuha.  Dhuha bersama di Masjid Agung Wates ini rutin dilaksanakan setiap bulannya dan diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat baik dari dalam atau luar Kabupaten Kulon Progo.



Rabu, 31 Januari 2018

SIKAP NETRAL PRAJURIT KULON PROGO

Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Arm. Teguh Tri Prihanto Usman, S.Sos.,M.M. bertekat akan membawa seluruh Prajurit Kodim 0731/Kulon Progo untuk bersikap netral dalam menghadapi politik, seperti apa yang sudah diperintahkan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryantoro. Dandim juga menyampaikan agar setiap Prajurit mempunyai ketegasan untuk menolak terhadap setiap ajakan maupun permohonan kerjasama dari parpol menjelang Pemilu ataupun Pilkada, walaupun dengan imbalan apapun. TNI khususnya Kodim 0731/Kulon Progo akan membantu dan mendukung pelaksanaan Pemilu/Pilkada tapi bukan membantu ataupun mendukung salah satu dari parpol.