KULON PROGO. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sebagai ajang pendekatan humanis dengan masyarakat. Ini mencakup komunikasi sosial yang ramah, interaksi erat dan gotong royong antara Satgas TMMD dan warga dalam pembangunan fisik maupun kegiatan non fisik, sehingga terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harmonis di pedesaan.
Tak ada lagi jeda antara Satgas TMMD dengan masyarakat meskipun belum genap satu bulan bekerja bersama membangun desa. Pendekatan humanis tersebut menjadi kunci dalam membangun hubungan yang harmonis sehingga dapat memelihara dan memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Interaksi dengan masyarakat secara langsung menjadi bagian dari upaya TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus untuk memahami kondisi serta kebutuhan warga secara langsung. Melalui pendekatan ini, diharapkan komunikasi sosial dapat berjalan efektif dan berkelanjutan, sehingga apa yang menjadi keluhan dan keinginan masyarakat dapat diserap”, ucap Dansatgas.
“Terkait
pembangunan program TMMD Reguler di wilayah Kalurahan Sidorejo seperti rabat
beton jalan, talud jalan, rehab Masjid, pembuatan sumur bor, pembangunan RTLH,
pembuatan MCK/Jamban dan pembuatan prasasti, sudah dikerjakan semua dengan
target selesai sebelum penutupan kegiatan TMMD.
Kergiatan non fisik yakni sosialisasi atau penyuluhan tentang wawasan
kebangsaan, kesehatan, kamtibmas dan penanggulangan bencana alam sudah
dilaksanakan semua, semoga membawa manfaat bagi masyarakat”, pungkas Dansatgas.
(Pendim0731).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar