Kulon
Progo. Jum’at (05/11), bertempat di
Halaman Mapolres Kulon Progo berlangsung Apel Gelar Pasukan, dalam rangka
kesiapsiagaan bencana tahun 2021, dipimpin oleh Bupati Kulon Progo Drs. H.
Sutedjo, diikuti personel Kodim 0731, Satradar 215/Congot, Sat Brimob Sentolo,
Polres, Satpol PP, Damkar, Basarnas, SAR dan Senkom.
Tampak
hadir dalam acara tersebut Bupati, Kapolres, Pasi Ops Kodim 0731/Klp, Kasi
Antena RXTX Sat Radar 215/Congot, Plh. Dan Sat Brimob Sentolo, Kepala Basarnas
DIY, Danposal Karangwuni dan Kabid Trantibum Satpol PP Kulon Progo.
Bupati
Kulon Progo dalam amanatnya antara lain mengatakan bahwa di bulan Oktober sampai
dengan Desember 2021, diperkirakan akan terjadi akumulasi curah hujan akibat la
nina, yang berdampak hampir di seluruh wilayah Indonesia, yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi yakni banjir,
banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Secara administratif 12 Kapanewon di Kulon
Progo merupakan kawasan yang rawan bencana alam tersebut.

Apel
ini dilakukan guna mengevaluasi kekuatan sarana, prasarana, personel dan pendukung
lainnya, serta untuk membangun konsolidasi dan sinergitas satuan dalam penanganan
bencana. Informasi sekecil apapun perlu dikaji dan ditindaklanjuti guna
mengurangi resiko yang mungkin akan terjadi. Kita perlu mengerahkan seluruh
sumber daya yang ada guna membantu menghadapi ancaman bencana, baik personel
maupun peralatan. Seluruh kekuatan yang
ada baik dari Pemda, Kodim, Polres, Kapanewon, Koramil, Polsek, Kalurahan dan Relawan,
harus siap dalam penanganan apabila terjadi bencana alam.
Terima
kasih dan apresiasi atas dedikasi, kerjasama dan kerja keras yang sudah
terjalin antar steakholder pemerintah daerah selama ini, sehingga banyak bencana,
baik alam maupun non alam seperti wabah Covid-19, yang dapat diatasi dengan
baik. Saya berharap adanya koordinasi yang lebih intensif dalam menghadapi
musim penghujan saat ini dan kita berdo'a semoga tidak terjadi bencana alam di Kulon
Progo.
Diakhir
amanatnya Bupati menekankan kepada peserta apel agar melaksanakan tugas dengan
penuh tanggungjawab dan rasa ikhlas sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat,
lakukan evaluasi diri dan inventarisasi kesiapan sarana dan prasarana sebelum
pelaksanaan tugas, dalam menghadapi segala kemungkinan yang mungkin terjadi, laksanakan
kegiatan bersinergi dengan seluruh elemen yang ada, sebagai langkah preventif
dan antisipasi.
Selesai
apel, Bupati didampingi segenap pejabat yang hadir melaksanakan peninjauan
kesiapan sarana dan prasarana serta peralatan yang akan digunakan, apabila bencana
alam benar-benar terjadi di Kulon Progo. (Pendim 0731/Klp).