Jumat, 21 Juni 2019

Kedekatan Babinsa Sidorejo Lendah Dengan Balita


Kulon Progo.   Kamis (20/06/2019) kegiatan rutin setiap bulan sekali di Posyandu Dusun Sapon, Desa Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, kembali dilaksanakan.  Pelayanan kesehatan oleh petugas dari Puskesmas Lendah kepada Balita yang ada di Dusun Sapon dimulai pukul 08.30 WIB, dilangsungkan di rumah Kepala Dusun Sapon, Desa Sidorejo.

Dalam pelaksanaan pelayanan petugas dari Puskesmas Lendah dibantu oleh kader kesehatan Dusun Sapon.   Babinsa Sidorejo (Sertu Suyadi), Koramil Lendah, Kodim Kulon Progo, juga selalu hadir untuk melaksanakan pendampingan dan membantu dalam pelayanan, sehingga kedekatan dengan para balita pun terjalin dengan baik.


Pelayanan kesehatan yang dilaksanakan meliputi penimbangan,  pengukuran lingkar kepala, pengukuran tinggi badan dan pemberian gizi tambahan, dengan tujuan untuk mengetahui pertumbuhan balita.   Balita yang normal berat badannya cenderung bertambah setiap bulannya.   Sedangkan balita yang berat badannya cenderung turun, perlu dilakukan pemeriksaan/tindakan lanjutan untuk mengetahui penyebabnya.  (Pendim 0731/KP).


Penyuluhan Kader Posyandu Desa Pagerharjo Samigaluh


Kulon Progo.  Kamis (20/06/2019), bertempat di Balai Desa Pagerharjo, Samigaluh, Serda Dawam, Babinsa Pagerharjo, Koramil Samigaluh, Kodim Kulon Progo, melaksanakan pendampingan pada acara penyuluhan  Kader Posyandu, tentang 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) dan Stunting.

Penyuluhan tentang 1000 HPK dan Stunting disampaikan oleh dr. Tari Astuti (Kepala Puskesmas Samigaluh 2) dan Ibu Sri Prihatin dari PLKB Samigaluh, kepada  puluhan kader Posyandu Desa Pagerharjo, Samigaluh.

Dari apa yang disampaikan narasumber, intinya bahwa pemenuhan gizi di 1000 HPK sangat penting, sebab jika tidak dipenuhi asupan nutrisinya, maka dampaknya pada perkembangan anak akan bersifat permanen. 1000 HPK adalah periode tumbuh kembang yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Di periode ini, otak dan tubuh bayi sedang berkembang pesat, sehingga jika terjadi masalah gizi akan berpengaruh juga pada perkembangan otak dan tubuh bayi. 


Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Desa Pagerharjo (Widayat), Kasi Kesra Desa Pagerharjo (Supanto) dan Bhabinkamtibmas Desa Pagerharjo. (Pendim 0731/KP).


Penyuluhan P4GN Kodim 0731/Kulon Progo


Kulon Progo.  Kamis (20/06/2019), mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Aula Makodim 0731/Kulon Progo, dilaksanakan penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), bagi anggota Kodim 0731/Kulon Progo, militer dan PNS serta perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXII.

Kegiatan dipimpin oleh Dandim 0731/Kulon Progo, yang diwakili Kapten Kav Isngafuan (Danramil Pengasih).  Sebagai narasumber adalah dr. Dian Indah Vitarini (Dokter Klinik Pratama Kartika 0731 Kulon Progo).

Sambutan Kapten Kav Isngafuan mewakili Dandim 0731/Kulon Progo, antara lain :
kita wajib bersyukur karena rutin mendapat penyuluhan P4GN setiap tga bulan sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh anggota Kodim 0731/Kulon Progo dan keluarga, agar tidak terjerumus dalam narkoba. 

dr. Dian Indah Vitarini dalam paparannya menyampaikan bahwa narkoba adalah segala zat yang mempengaruhi susunan syaraf pusat manusia, yang mengakibatkan kelainan pada pikiran, perasaan dan kehendak.  Contoh narkotika antara lain : candu, morfem, kokain, ganja, krokodil, Lysergite acit Diedthy Lamide, Molly, Extasi dan lain-lain. Sasaran dari penyebaran narkoba adalah kaum remaja, sehingga kalau para remaja sudah terkena narkoba, maka masa depan negara kita akan hancur, karena penerus bangsa ini ke depan adalah para remaja saat ini.

Lebih lanjut disampaikan dr. Dian bahwa tanda-tanda penyalahgunaan narkoba bagi remaja adalah : prestasi belajar di sekolah tiba-tiba menurun mencolok, perhatian terhadap lingkungan tidak ada, sering kelihatan mengantuk di sekolah, sering keluar dari kelas pada waktu jam pelajaran dengan alasan ke kamar mandi dan sering terlambat masuk kelas setelah jam istirahat.

Cara pencegahan agar tidak terjerumus dalam narkoba antara lain dengan : beribadah sesuai dengan agama masing-masing sehingga selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa, hidup sehat dengan pola makan seimbang, olah raga yang cukup dan berfikir positif.


Selesai penyuluhan dilanjutkan dengan pengambilan sempel urine dari anggota sebanyak 75 orang.  Dari hasil tes urine semua dinyatakan negatif.  (Pendim 0731/KP).



Syawalan Gubernur DIY beserta Jajaran Pemda DIY di Kulon Progo


Kulon Progo.  Rabu (19/06/2019), pukul 10.00-11.10 WIB, bertempat di Gedung Taman Budaya, Pengasih, Kulon Progo, dilaksanakan Syawalan Gubernur DIY beserta Jajaranya Pemda DIY, dengan Pejabat dan Aparat, serta  Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kabupaten Kulon Progo.

Hadir dalam acara tersebut : Sri Sultan Hamengkubuwana X (Gubenur DIY) beserta GKR Hemas, Wakil Gubenur DIY (Sri paduka Pakualam X), Gusti  Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati Paku Alam, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K) (Bupati Kulon Progo), GM Adisucipto (Kolonel Pnb Agus Pandu Purnama), Drs H. Sutedjo (Wabub Kulon Progo), Forkopimda Kabupaten Kulon Progo, seluruh Danramil dan Kapolsek  Kulon Progo, Akhid Nuryati (Ketua DPRD Kulon Progo), seluruh Kepala OPD Pemkab Kulon Progo, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Kulon Progo, ASN Pemda Kulon Progo, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kabupaten Kulon Progo.

Pukul 10.00 WIB, Gubenur DIY beserta Jajaran Pemda DIY tiba di Gedung Taman Budaya Pengasih, Kulon Progo.

Acara diawali dengan doa pembuka dan pembacaan Ayat Suci Al'Quran oleh Qori’ Nahrul Pintoko Aji.   Kata sambutan disampaikan oleh Bupati Kulon Progo dan Gubenur DIY.  Selesai kata sambutan dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin oleh H. Nurudin, SH (Kepala Kemenag Kulon Progo).  Acara syawalan diakhiri jabat tangan dengan Gubenur DIY beserta Jajaran Pemda DIY, diawali oleh Bupati Kulon Progo dan diikuti oleh seluruh hadirin.


Pukul 11.10 WIB, Syawalan Gubernur DIY beserta Jajaran Pemda DIY di Kulon Progo selesai.  Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan khidmat serta selesai dalam keadaan aman. (Pendim 0731/KP).




Sosialisasi Program Keluarga Berkualitas di Desa Tuksono


Kulon Progo.  Rabu (19/06/2019), pukul 09.45-11.50 WIB, Serka Ngatijan, Babinsa Tuksono, Koramil Sentolo, Kodim Kulon Progo, menghadiri Sosialisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Sosialisasi Progran Keluarga Berkualitas yang diselenggarakan oleh PLKB Sentolo.  Acara tersebut dilangsungkan di Pendopo Balai Desa Tuksono, Sentolo, Kulon Progo.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain : Tri Asminatun, S.gizi dari Puskesmas Sentolo 1, Nurhadi, SH dan Sri Mulyani, SE., dari PLKB Sentolo, Juwari (Kasie Kesra Desa Tuksono), Ibu Hamil (Bumil) sebanyak 15 orang, Kader Kesehatan 5 orang dan anak remaja 15 orang.

Acara sosialisasi diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan sambutan dari PLKB Sentolo.  Sosialisasi tentang 1000 HPK dan Program Keluarga Berkualitas disampaikan oleh Tri Asminatun, S.gizi dan Nurhadi, SH dari Puskesmas Sentolo 1, Kulon Progo.
1000 HPK adalah periode tumbuh kembang yang dimulai sejak terbentuknya janin dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun. Di periode ini, otak dan tubuh bayi sedang berkembang pesat, sehingga jika terjadi masalah gizi akan berpengaruh juga pada perkembangan otak dan tubuh bayi.  Jadi pemenuhan gizi di 1000 HPK sangat penting, sebab jika tidak dipenuhi asupan nutrisinya, maka dampaknya pada perkembangan anak akan bersifat permanen.

Selaku Babinsa, Serka Ngatijan menghimbau kepada para ibu hamil, kader kesehatan desa dan para remaja, agar apa yang telah disampaikan oleh narasumber diperhatikan dan dilaksanakan, serta disosialisasikan kepada keluarga, sanak saudara dan warga yang lainnya, agar anak-anak di Desa Tuksono terhindar dari penyakit akibat kekurangan asupan gizi. (Pendim 0731/KP).


Babinsa Kebonharjo Samigaluh Hadiri Sosialisasi Penumbuhan POKMASWAS Kelautan dan Perikanan


Kulon Progo.  Serda Ardiansyah, Babinsa Kebonharjo, Koramil Samigaluh, Kodim Kulon Progo, Rabu (19/06/2019), pukul 09.00 WIB, menghadiri Sosialisasi Penumbuhan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Kelautan dan Perikanan, yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo.

Hadir dalam acara tersebut : Dra. Endang Isti Rahayu dari Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi DIY, Ir. Sugiarto dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Kepala Desa Kebonharjo beserta Perangkat Desa Kebonharjo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kebonharjo, Samigaluh.


POKMASWAS adalah sekelompok masyarakat yang melakukan pengawasan terhadap berlangsungnya pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan. POKMASWAS merupakan pelaksana pengawasan ditingkat lapangan yang terdiri dari unsur Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, LSM, Nelayan, Petani ikan serta masyarakat lainnya, yang berfungsi sebagai mediator antara masyarakat dengan pemerintah atau petugas. (Pendim 0731/KP).


Babinsa Ngestiharjo Bersama Petani Laksanakan Pengecekan Tanaman Padi


Kulon Progo.  Rabu (19/06/2019), Serka Ariyono, Babinsa Ngestiharjo, Koramil Wates, Kodim Kulon Progo, melaksanakan pendampingan terhadap salah seorang petani anggota Kelompok Tani “Ngesti Utomo”, dalam melakukan pengecekan tanaman padi di Bulak Sawah Dusun Turip, Desa Ngestiharjo.

Tanaman padi jenis Ciherang di lahan persawahan tersebut saat ini baru mulai tumbuh, akan tetapi kekurangan air, hal tersebut dikarenakan di daerah ini khususnya dan wilayah Kabupaten Kulon Progo, sudah tidak turun hujan.  Dengan kondisi yang ada, petani berharap turun hujan atau ada pasokan air dari irigasi, agar tanaman padi tetap tumbuh dengan baik.


Kelompok Tani “Ngesti Utomo” diketuai oleh Sujono, memiliki luas lahan persawahan kurang lebih 10 hektar, berlokasi di Bulak Sawah Dusun Turip, Desa Ngestiharjo, Wates, Kulon Progo.  Pada Musim Tanam 2 (MT.2) Tahun 2019 ini, lahan tersebut ditanami padi jenis Ciherang.  Meskipun kurang pasokan air petani berharap tanaman padi mereka dapat berproduksi meskipun tidak maksimal. (Pendim 0731/KP).


Anggota Koramil Sentolo Kerja Bhakti Corblok Jalan


Kulon Progo. Rabu (19/06/2019), mulai pukul 07.30 WIB, anggota Koramil Sentolo, Kodim Kulon Progo, bersama warga masyarakat melaksanakan kerja bhakti corblok jalan, di Dusun Kaliwilut, Desa Kaliagung, Sentolo, Kulon Progo.

Jalan yang di corblok sepanjang 200 meter, lebar 2,5 meter dengan ketebalan 12 centimeter. Pengecoran dilakukan dengan menggunakan “mesin molen” untuk mengaduk pasir, kricak dan semen.  Pengangkutan adukan dengan menggunakan angkong. Dengan menggunakan alat/sarana tersebut pengerjaan lebih mudah dan menghemat tenaga.


Anggota Koramil Sentolo yang melaksanakan kerja bhakti tersebut adalah Batituud, Bamin Komsos dan Babinsa Kaliagung. Sedangkan warga Dusun Kaliwilut, Desa Kaliagung yang berjumlah puluhan orang dipimpin oleh Kepala Dusun Kaliwilut.  Pengecoran akan dilanjutkan dihari berikutnya, sampai selesai seratus persen.  (Pendim 0731/KP).