Jumat, 04 Januari 2019

Babinsa Hargotirto Kokap Kodim Kulon Progo Mengikuti Mujahadah Pembangunan Makam Baru


 Kulon Progo. Kamis malam (03/01/2019), Serka Maryanta, Babinsa Hargotirto, Kokap, Kodim Kulon Progo, mengikuti  mujahadah dilanjutkan musyawarah pembangunan makam. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Bapak Kemisman, Dusun, Teganing II, Rt.26, Rw.12, Desa Hargotirto, Kokap, Kulon Progo.


Mujahadah dan Musyawarah dihadiri oleh Pengasuh Ponpes Roudlotul Tulab Desa Hargotirto (Kyai Mukhlis), Kadus Teganing II diwakili Bapak Supardi, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama serta masyarakat Desa Hargotirto, Kokap, Kulon Progo.

Rangkaian acara yang dilaksanakan adalah Sholat Isya' berjamaah dilanjutkan Mujahadah dipimpin bp.Kyai Mukhlis.    Acara berikutnya sambutan Kadus Teganing II dan sambutan Babinsa Hargotirto, Kokap.

Babinsa Hargotirto dalam sambutannya menyampaikan bahwa TNI memang harus dekat dengan masyarakat.   Ada kalimat slogan bersama rakyat TNI kuat.   Rakyat adalah rohnya TNI, Babinsa diharapkan mampu membentuk rak juang yang tangguh  diwilayah, guna menyiapkan pertahanan yang kokoh.   Meskipun negara sudah merdeka namun kesiapan rak juang sebagai pertahanan harus selalu terwujud.  Kami berharap untuk smua warga masyarakat selalu bersatu, guyup rukun di masyarakat.   Tingkatkan kegotong-royongan, saling silahturahmi dan tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan. Dalam musyawarah pembangunan makam diawali dengan pembahasan pelaksanaan awal yaitu kerja bhakti menyiapkan/pembersihan lokasi.   (Pendim 0731/KP).






Kamis, 03 Januari 2019

Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-73 Kabupaten Kulon Progo





Kulon Progo.   Kamis pagi (03/01/2019), Mayor Inf Suwarno, Kepala Staf Kodim 0731/Kulon Progo, mengikuti Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-73 Kementrian Agama RI, yang dipusatkan di Alun-Alun Wates Kabupaten Kulon Progo.  Tema yang diambil pada peringatan kali ini adalah  "Jaga Kebersamaan Umat".   Bertindak sebagai Inspektur Upacara dr. H. Hasto Wardoyo S.P.G.O(k) (Bupati Kulon Progo), Komandan Upacara  Muhamad Ali dari Kemenag Kulon Progo dan Perwira Upacara Yohanes Setiyanto.


Pejabat yang hadir antara lain dr. H. Hasto Wardoyo S.P.G.O(k) (Bupati Kulon Progo), H. Nurudin, SH. (Kepala Kemenag Kulon Progo), Letkol Lek Bambang Suyono (Dansatradar 215/Congot), Mayor Inf Suwarno (Kasdim 0731/Kulon Progo), Kompol Agus Supriyanto (Kabag Sumda Polres Kulon Progo), Budi Hartono, S.Si.M.Si (Kakesbangpol Kulon Progo), Hendri Utomo (Kejaksaan Negeri Kulon Progo), KH. Wasiludin (Ketua NU Kulon Progo), Jumarin (Ketua Muhamadiyah Kulon Progo), Agung Mabruri (Ketua FKUB Kulon Progo).  Peserta upacara terdiri dari Pegawai Kantor Kemenag dan KUA, Pegawai dan Guru MAN, MTsN dan MIN, Guru Pendidikan Agama Non Kemenag, Penyuluh PNS dan PAH, FKDT, FKPP, Siswa Man I dan Man II, Siswa MTsN dan Siswa MIN.


Sambutan Menteri Agama RI yang dibacakan Inspektur Upacara antara lain disampaikan bahwa : Peringatan Hari Amal Bhakti kali ini, kita laksanakan dalam kesederhanaan, keprihatinan dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak dari peristiwa alam dibeberapa wilayah, seperti di Lombok, Palu, Banten dan Lampung.  Menteri Agama mengajak agar seluruh Jajaran Kementerian Agama, apalagi ditahun politik sekarang ini, untuk senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan dan menempatkan diri diatas kepentingan kelompok dan golongan, jaga kebersamaan dan keutuhan sesama anak bangsa, jauhi saling menebar benci dan saling melempar fitnah keji, jauhi saling menyuburkan penyakit hati dan saling melukai hati antar sesama anak negeri.  Enam sasaran strategis Program Kementerian Agama telah digariskan yakni : meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, meningkatnya akses layanan pendidikan, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama. 

Toleransi beragama dapat dimaknai sebagai sikap menghormati dan menghargai atas perbedaan yang ada pada pihak lain.  Moderasi beragama adalah upaya mewujudkan pemahaman dan pengamalan agama yang moderat, yang terhindar dari bentuk pemahaman dan praktek keagamaan yang berlebih-lebihan serta ekstrim.   Seiring dengan itu, saya mengajak untuk senantiasa menegakkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

Ketahanan keluarga belakangan ini menghadapi ancaman/ guncangan dan kerapuhan, seperti terlihat dari tingginya angka perceraian, perkawinan usia dini dan kekerasan dalam rumah tangga.  Untuk itu, saya minta agar Program Bimbingan Perkawinan dan Konseling Keluarga dijalankan secara lebih masif, bekerjasama dengan organisasi mitra Kementerian Agama dan Ormas Keagamaan lainnya. Meskipun dalam cuaca mendung dan gerimis, upacara berlangsung dengan tertib, khidmad dan lancar.  (Pendim 0731/KP).







Babinsa Tuksono Sentolo Kodim Kulon Progo Hadiri Mujahadah


 Rabu malam (02/01/2019),  Serka Ngatijan, Babinsa Tuksono, Sentolo, Kodim Kulon Progo, menghadiri acara Dzikir dan Mujahadah Nihadlul Mustaghfiri, bertempat di Masjid Muhammad, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo, dipimpin oleh KH. Asbiq Fazarizas (Pimpinan Ponpes Api Tegalrejo Magelang). 


Dzikir dan Mujahadah Nihadlul Mustaghfiri ini dihadriri oleh KH. Sirodjan AR (Pimpinan Ponpes Nurul Haromain Sentolo), Kompol Kodrat, SH.,(Kapolsek Sentolo) dan Bhabinkamtibmas Sentolo, Danramil Sentolo diwakili oleh Serka Ngatijan (Babinsa Tuksono),  Zaenuri (Kades Tuksono),  Tokoh Agama  se-Desa Tuksono dan ribuan orang jamaah.  Acara berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.








Babinsa Hargomulyo Kokap Kodim Kulon Progo Pantau Acara Mancing Bersama


Kulon Progo.   Selasa  (01/01/2019), Koptu Sugianto, Babinsa Hargomulyo, Kokap, Kodim Kulon Progo, memantau pelaksanaan mancing bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2019 dan penggalangan dana untuk korban tsunami di Selat Sunda.    Mancing Bersama dilangsungkan di Dusun Tangkisan Satu Rt. 107, Rw.32, Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo. Kegiatan yang diselenggarakan oleh POKDAKAN Makaryo Mino dan Karang Taruna Dusun Tangkisan Satu, Hargomulyo, Kokap, diikuti oleh ratusan orang.

Hadir pada kesempatan ini Ir. Sudarna (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo), Sugiyanto (Anggota DPRD Kulon Progo), Drs. Warsidi (Camat Kokap), Danramil Kokap diwakili Babinsa Hargomulyo, Kapolsek Kokap AKP Satrio beserta Anggota, Kades Hargomulyo Burhani Arwin beserta Perangkatnya, Ketua BPD Desa Hargomulyo (Tri Widiyantoro), KB FKPPI KulonProgo (Agus Supriyanto), Ketua GMK (Budi Waluyo). Camat Kokap mengucapkan selamat atas terselengaranya kegiatan mancing ini dan berharap kegiatan berjalan lancar sampai dengan selesai.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, membacakan sambutan Wakil Bupati Kulon Progo, antara lain mendukung kegiatan yang ada dan berharap Desa Hargomulyo menjadi Sentral Perikanan air  tawar untuk menyambut peluang usaha mengingat akan dibukanya bandara baru di Kecamatan Temon.  Diakhir smbutan Kadis Kelautan dan Perikanan membuka secara resmi acara mancing bersama ini. .Dari kegiatan ini terkumpul dana Rp.1.645,000,-, dan selanjutnya akan disalurkan untuk membantu korban tsunami di Selat Subda.    Acara berjalan dengan tertib, aman dan lancar. (Pendim 0731/KP). .








Dandim Kulon Progo Hadiri Pengambilan Sumpah Dan Jabatan ASN Di Lingkungan Pemda Kulon Progo


 


Kulon Progo.   Rabu siang (02/01/2019), bertempat di Aula Adikarto, Komplek Pemda Kulon Progo,  telah dilaksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan 65 Pejabat yang terdiri dari : Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional dilingkungan Pemda Kulon Progo oleh dr. H. Hasto Wardoyo, S.P. OG (K) (Bupati Kulonprogo).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut : dr. H. Hasto Wardoyo, S.P OG (K), (Bupati Kulon Progo), Drs. H. Sutedjo, (Wabup Kulon Progo), Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md, (Dandim 0731/Kulon Progo), Kompol S. Sasongko (Kapolsek Wates) mewakili Kapolres Kulon Progo, Letkol Lek Suyono  (Dansatradar 215/Congot), Ponimin, SE  mewakil Ketua DPRD Kulon Progo, Ir. RM. Astungkoro, M.Hum. (Setda Kulon Progo), Drs. Sumiran (Kasatpol PP Kulon Progo), Budi Hartono (Kakesbangpol Kulon Progo), Kepala Kejaksaan Negeri Kulon Progo diwakili Kasubag Pembinaan, Hendri Utomo SH., Para Kepala OPD Kulon Progo, Camat se-Kulon Progo, Kepala BUMN/BUMD se-Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah empat tahun kita lakukan pengisian jabatan menggunakan seleksi secara professional, bahkan saya dan Bapak Wakil Bupati pernah ikut menyeleksi untuk mengetahui apa yang ada dibenak peserta tentang apa visi misinya.  Kami benar-benar ingin dengar secara objektif logika saat presentasi yang masuk akal dari peserta ujian. Tentu semua akan pegang teguh komitmen dalam menciptakan zona integritas bebas korupsi dan melayani.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa kita harus sadar sebagai pelayan dan bukan untuk dilayani, hal ini pasti akan sesuai bunyi sila keempat Pancasila, yang intinya adalah mengkhidmad rakyat, walaupun Bapak/Ibu tidak dipilih langsung oleh rakyat, namun kinerja kita adalah demi rakyat.   Kita ingin menciptakan Kabupaten Kulon Progo yang mandiri dan sejahtera, oleh karenanya ada tiga lingkaran yaitu yang pertama lingkaran nilai (akhlak/karakter), kedua adalah lingkaran support legalitas (aturan/ regulasi) dan ketiga adalah lingkaran support kapasitas. Jika tiga lingkaran diatas ketemu maka akan ada irisan yang disebut  “manfaat”.

Diakhir sambutannya Bupati Kulon Progo minta dukungan kepada Bapak/Ibu dalam menciptakan suasana kondusif di Kulon Progo apalagi April 2019 akan hadir Bandara Baru di Kulon Progo.  Demikian sekali lagi kami ucapkan selamat bagi pejabat yang dilantik, juga selamat Natal dan Tahun Baru 2019 bagi yang merayakan dan semoga Tuhan meridhoi langkah kita semua.  (Pendim 0731/KP).









Rabu, 02 Januari 2019

Dandim Kulon Progo Hadiri Pameran Dan Kontes Bonsai




Kulon Progo.   Awal tahun 2019, bertempat di Gedung Kesenian Wates, Kulon Progo, dilaksanakan Pembukaan  Pameran dan Kontes Bonsai 5 Kota, yang dibuka oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo, dan dihadiri oleh Ibu Akhit Nuryati (Ketua DPRD Kulon Progo), Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md., (Dandim 0731/Kulon Progo), Letkol Lek Bambang Suyono (Dan Satradar 215/Congot), AKBP Anggara Nasution, SH, SIK., (Kapolres Kulon Progo).

Pameran dan Kontes Bonsai menampilkan 431 pohon, dengan jumlah stand penjualan 40 stand, kegiatan ini  mulai tanggal 28 Desember 2018 sampai dengan   7 Januari 2019,

Sambutan Dan Satradar 215/Congot selaku Panitia menyampaikan bahwa maksud tujuan kegiatan ini sebagai  ajang silaturohmi para penggemar bonsai dari Yogyakarta, Magelang, Purworejo, Kulon Progo dan Kebumen.  Untuk hobi bonsai ini bisa mendukung ekonomi,  serta bisa untuk promosi pengenalan bandara yang pada bulan April nanti akan dibuka Presiden.  Terima kasih kepada Wabup atas pemberian tempat Gedung Kesenian ini dalam penggunaan giat seni bonsai ini, dan terima kasih kepada para juri yang telah bisa menilai bonsai ini.

Ketua PPBI (Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia), Kukuh  Santosa, menyampaikan bahwa PPBI dibentuk sebagai perkumpulan  penggemar bonsai Indonesia, saat ini ada 148 cabang di Indonesia.  Cara paling efektif untuk kembangkan bonsai yaitu  pameran.   Tujuan kegiatan ini adalah  bisa saling support lima kota penyelenggara pameran dan kontes bonsai ini.

 

Ketua PPBI 5 kota, Ong Abiguna dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga terwujud pameran bonsai 5 kota ini.   Awalnya kegiatan ini saya gagas ada semacam arisan sengkuyung Jateng DIY,  yaitu untuk daerah Yogyakarta, Klaten dan Banjarnegara.   Tujuannya dari daerah Jateng, DIY agar bisa mensolidkan para  penggemar bonsai, bisa saling bahu membahu.   Bonsai bisa tumbuh baik karena Indonesia surganya tanaman.  Apresiasi kepada PPBI Purworejo yang telah berupaya bisa wujudkan pameran ini.

Wabup Kulon Progo menanggapi apa yang disampaikan panitia penyelenggara, memberikan apresiasi dan mengucapkan  terima kasih kepada panitia yang  dipimpin Letkol Bambang Suyono.  Pemda Kulon Progo, bangga dan mengapresiasi atas kegiatan pameran bonsai ini.  Bonsai yang unik dan spesifik menjadi pujaan para penggemarnya diantaranya para politisi.   Para pecinta bonsai tidak mengejar nilai materiil, namun menghasilkan kepuasan yang tidak ternilai.
Dengan kegiatan ini diharapkn bisa mengubah paradigma masyarakat yang bisa memberi sarana pengalaman yang menarik, sehingga masyarakat bisa cinta penghijauan terhadap lingkungan.  Event ini bisa menggelorakan spirit semangat tanaman bonsai dan proses pembuata tanaman bonsai Itu, serta bisa geliatkan ekonomi Kulon Progo dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Dengan mengucapkan bismilah pameran dan kontes saya nyatakan dimulai.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Wabup Kulon Progo didampingi oleh segenap Pejabat yang hadir dilanjutkan melihat tanaman bonsai yang berjumlah ratusan dan beraneka ragam.  (Pendim 0731/KP).