Kulon Progo. Komandan Kodim 0731/Klp Letkol Inf
Nurwaliyanto mengikuti sosialisasi pelaksanaan perayaan Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban
dalam situasi wabah PMK dan Covid-19, di Command Room Komplek Kantor Pemda Kulon Progo diikuti oleh
Pemerintah dan Aparat se-Kabupaten Kulon Progo, melalui zoom meeting, Rabu (29/06/22).
Kepala Kemenag M. Wahib Jamil, Sag., menyampaikan bahwa perayaan Idul Adha tahun 2022
ini ada perbedaan hari. Kita
harus pastikan seluruh
umat Islam dapat berkurban secara aman dari segi hewan kurban dan aman dalam pelaksanaan penyembelihan. Penyembelihan diutamakan di RPH dan untuk
yang tidak di RPH sudah ada surat edaran dari pemerintah untuk ketentuannya. Kalau
nanti akan ada takbir disesuaikan sesuai surat edaran Menteri
Agama No. 5 tahun 2022. Sholat Idul
Adha bisa di masjid atau lapangan terbuka
sesuai prokes.
Sekda Ir. RM. Astungkoro,
M.Hum., menjelaskan bahwa syarat hewan kurban adalah
sehat dan bagaimana kita menanganinya, saat ini ada
677 ekor hewan terkena PMK hanya 1 yang mati, untuk
penanganannya sudah dilakukan vaksin. Untuk jumlah hewan kurban
seluruh Kulon Progo sebanyak 180.000 ekor.
Kadispertan Ir. Muh. Aris Nugroho, M.MA., menambahkan bahwa untuk pemotongan hewan kurban
diluar RPH harus ada rekomendasi dari pemerintah, rekomendasi
bisa diperoleh secara online maupun manual atau datang
ke Poskeswan/BBVT, pendaftaran
paling lambat tanggal 05 Juli 2022, karena kami
perlu survei lapangan. Dandim 0731/Klp Letkol Inf
Nurwaliyanto, menegaskan bahwa Satgas PMK yang diketuai oleh
Kepala BNPB agar segera laksanakan tugas ini, karena menurut berita virus PMK sudah tersebar di 19 provinsi. TNI Polri siap mendukung secara
penuh dalam penanganan PMK
ini, dengan mengoptimalkan peran Babinsa dan
Bhabinkamtibmas.
Kasat Binmas Polres Kulon Progo AKP
Purwati, menyampaikan bahwa tidak ada kasus
lonjakan PMK. Kami mohon kegiatan takbir Idul
Adha dibuatkan surat edaran dan kegiatan takbir keliling menggunakan
kendaraan yang sesuai aturan. Agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas
selalu bersinergi untuk menghadapi potensi problem yang ada, sesuai apa yang
telah disampaikan oleh Ka Kemenag.
Dengan dilaksanakan sosialisasi ini pemerintah
berharap perayaan Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh
masyarakat sesuai ketentuan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak
diinginkan. (Pendim 0731).