Jumat, 11 Juni 2021

Pra TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2021 Kodim 0731/Kulon Progo di Pedukuhan Jomblangan XIV Banjarsari Samigaluh

Pra TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2021 Kodim 0731/Kulon Progo di Pedukuhan Jomblangan XIV, Banjarsari, Samigaluh, sampai 8 Juni 2021, corblok jalan mencapai 130 meter, untuk pencapaian hari ini 20 meter, personel yang terlibat, anggota Koramil 04/Samigaluh dan masyarakat Kalurahan Ngargosari.

Rakor Kalurahan Ngestiharjo

Babinsa Ngestiharjo Koramil 01/Wates Kodim 0731/Kulon Progo Serka Ariyono, mengikuti rakor kalurahan bulan Juni 2021, yang berlangsung di Aula Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates, membahas tentang PBB dab BLT Dana Desa, Selasa (08/06).

Babinsa Pastikan Posyandu Lansia di Pedukuhan Gandri Kalurahan Temon Wetan Aman

Babinsa Temon Wetan Koramil 02/Temon Kodim 0731/Kulon Progo Pelda Suprihantoro bersama Bhabinkamtibmas, monitoring giat Posyandu Lansia, di Pedukuhan Gandri, Kalurahan Temon Wetan, untuk pastikan dalam giat tersebut mematuhi protokol kesehatan, Selasa (08/06).

Komsos Babinsa Kalurahan Hargowilis

Babinsa Hargowilis Koramil 03/Kokap Kodim 0731/Kulon Progo Sertu Sapari bersama Bhabinkamtibmas, Selasa (08/06), anjangsana dengan Ketua Rt.11/04 di Pedukuhan Clapar ll Kalurahan Hargowilis dalam rangka silaturahmi dan memberikan himbauan prokes untuk diteruskan kepada warga masyarakat.

Sosialisasi Jaga Warga oleh TIM Pol PP Provinsi DIY di Pedukuhan Canden dan Nguntuk Untuk, Kalurahan Ngargosari

Babinsa Ngargosari Koramil 04/Samigaluh Kodim 0731/Kulon Progo Serma Wasir Widodo bersama Bhabinkamtibmas, melaksanakan pendampingan sosialisasi Jaga Warga oleh TIM Pol PP Provinsi DIY di Pedukuhan Canden dan Nguntuk Untuk, Kalurahan Ngargosari, Selasa (08/06).

Warga Beji Wates di Swab

Babinsa Wates Koramil 01/Wates Kodim 0731/Kulon Progo Koptu Sarjiyo, Selasa (08/06), monitoring salah warga Pedukuhan Beji Kalurahan Wates yang sedang melaksanakan swab di halaman Pukesmas Wates Kulon Progo.

Kamis, 10 Juni 2021

Babinsa Banguncipto, Pengecekan Program Jambanisasi

Kulon Progo. Jamban merupakan salah satu sarana dalam rumah tangga atau keluarga yang sangat dibutuhkan, guna mendukung pemeliharaan kesehatan anggota keluarga.  Untuk itu pemerintah melalui Dinas Kesehatan sejak beberapa tahun yang lalu memprogramkan jambanisasi bagi keluarga yang belum memiliki jamban yang bersih dan sehat.   

Setelah melalui pendataan dan pengusulan, bagi warga yang pantas menerima bantuan, akan diberikan bantuan program jambanisasi. 

Selasa (08/06) Babinsa Banguncipto Koramil 07/Sentolo Kodim 0731/Kulon Progo Serda Tri Anto, mendampingi Petugas Puskesmas Sentolo 1 dan Kamituo Kalurahan Banguncipto, dalam giat peninjauan dan pengecekan pembangunan jambanisasi program BKK dana provinsi DIY yang diterima oleh empat warga Pedukuhan Ploso masing-masing sebesar Rp.2.000.000,- 

Peninjauan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana proses pembuatan jamban tersebut dan untuk mengetahui ada atau tidak kendala dalam pengerjaannya.  Dari empat titik yang ditinjau, proses pengerjaan ada yang sudah selesai dan ada yang belum.

 

Warga penerima bantuan berterima kasih sekali atas bantuan yang diberikan pemerintah, sehingga dapat memiliki jamban yang bersih dan sehat, demikian diinformasikan Babinsa Banguncipto. (Pendim 0731/KP). 



 

Senin, 07 Juni 2021

Pasipers Kodim 0731/Kulon Progo Berikan Arahan Kepada Calon Komponen Cadangan

Kulon Progo. Komandan Kodim 0731/Kulon Progo melalui Pasipers Lettu Inf Partija memberikan pengarahan kepada 17 orang calon peserta Komponen Cadangan (Komcad) di halaman Makodim.  Senin (07/06). 

Pasipers menyampaikan bahwa, bagi peserta yang belum lulus tahun ini bisa mendaftar lagi pada tahun berikutnya.  Selamat kepada 17 peserta yang lulus dan selamat berjuang di Rindam IV/Dip, tetap semangat, jaga kesehatan serta minta doa restu orang tua. 

Pendaftaran komponen cadangan dibuka mulai tanggal 31 Mei s.d. 04 Juni 2021 di Ajenrem 072/Pmk secara online. Bagi mereka yang memenuhi syarat bisa melanjutkan ke sesi tes berikutnya di Rindam IV/Diponegoro. 

Adapun persyaratan yang mesti dipenuhi adalah Warga Negara Indonesia (WNI), laki-laki atau perempuan dan bukan anggota TNI/Polri, usia minimal 18 hingga 35 tahun, tidak memiliki catatan kriminalitas, sehat jasmani dan rohani, bersedia mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh panitia serta bersedia dimobilisasi di seluruh wilayah NKRI, 

Komponen Cadangan bertujuan untuk membentuk karakter pemuda pemudi agar  memiliki kedisiplinan dan cinta tanah air, jelas Pasipers. (Pendim 0731/KP).