Sabtu, 18 April 2020

Donor Darah Kodim 0731/Kulon Progo



Kulon Progo.  Anggota Kodim 0731/Kulon Progo, mendonorkan darahnya guna membantu ketersediaan stok darah di PMI Kulon Progo.  Aksi kemanusiaan tersebut digelar di Aula Makodim 0731/Kulon Progo, dilaksanakan oleh PPK Pratama Kartika bekerjasama dengan PMI Kulon Progo, Senin (13/04).
Puluhan personel Kodim satu persatu dicek tensi dan HB darahnya, untuk mengetahui apakah bisa mendonorkan darahnya atau tidak.  Selain pemeriksaan tersebut juga ditambah dengan pengecekan suhu tubuh, untuk memastikan pendonor dalam kondisi tidak terpapar Virus Corona.
Salah satu Petugas PMI Kulon Progo menuturkan bahwa dengan adanya Pandemi Covid 19, pendonor sukarela menurun akibat adanya pembatasan ruang gerak dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona.  Untuk itu kami lakukan jemput bola, melalui berkoordinasi dengan Dinas/Instansi yang ada di Kabupaten Kulon Progo, agar membantu ketersediaan stok darah di PMI, tambahnya. 
Selesai pengambilan darah, selanjutnya dilakukan penyerahan secara simbolis kantong-kantong darah oleh Dandim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dodit Susanto kepada Petugas PMI Kulon Progo. (Pendim 0731/KP).

Selasa, 10 Maret 2020

Coffee Morning Kodim 0731/Kulon Progo

Kulon Progo.  Bertempat di Aula Makodim, dilaksanakan Coffee Morning Kodim 0731/Kulon Progo bersama Pers Media dan BUMN Kabupaten Kulon Progo dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi TMMD Reguler ke-107 tahun 2020 wilayah Kodim 0731/Kulon Progo.

Letkol Inf Dodit Susanto, A.Md, Dandim 0731 Kulon Progo dalam paparannya menjelaskan bahwa TMMD Reguler akan dibuka secara serentak diseluruh Indonesia tanggal 16 Maret 2020 dan akan berakhir 14 April 2020.  Sasaran TMMD Reguler wilayah Kodim 0731/Kulon Progo adalah di Pedukuhan Prangkokan, Wonosari, Patihombo, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo. Untuk sasaran fisik TMMD antara lain berupa corblok jalan, pembuatan jembatan, pembuatan gorong-gorong, pembuatan talud, pembuatan Pos Ronda, renovasi Masjid, pembangunan RTLH 3 unit, pembuatan Taman Prasati dan pembuatan Bak Penampungan Air Bersih. Selain itu juga ada sasaran non fisik yaitu penyuluhan-penyuluhan bagi warga Kalurahan Purwosari dengan melibatkan Dinas/Instansi terkait.

Pada TMMD Reguler tersebut akan diadakan Lomba Karya Jurnalistik bagi Dansatgas dan Media Massa berkaitan dengan publikasi kegiatannya.  Kriteria penilaian dan ketentuan lain yang harus diperhatikan bagi para peserta lomba dipaparkan secara lengkap dan jelas oleh Dandim 0731/Kulon Progo.  (Pendim 0731/KP).




Pengukuhan Kalurahan Tangguh Bencana

 Kulon Progo.  Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, dikukuhkan sebagai Kalurahan Tangguh Bencana, Senin, 09 Maret 2020.  Sebelum pengukuhan, dilaksanakan simulasi  penanggulangan bencana alam tsunami, yang digelar di area Balai Kalurahan Kranggan.

Simulasi dihadiri oleh Kepala BPBD DIY, Drs. Biworo Yuswantoro, Jawatan Keamanan Kapanewon Galur,  Kapolsek Galur Kompol Sutikno beserta anggota, Danramil 09/Galur yang diwakili Pelda Pardiyana beserta anggota, Ketua  FRBK Kulon Progo, Anggota BPBD DIY dan Kabupaten Kulon Progo, anggota SAR Kulon Progo, Petugas Puskesmas Galur, Lurah, Pamong dan warga masyarakat Kalurahan Kranggan yang berjumlah ratusan orang.

Sehari sebelum pengukuhan sebagai Kalurahan Tangguh Bencana telah dilaksanakan pelatihan penanggulangan bencana alam tsunami di tempat yang sama.  Dengan pelatihan dan telah dikukuhkannya sebagai Kalurahan Tangguh Bencana diharapkan warga masyarakat dan seluruh komponen yang terlibat benar-benar siap apabila terjadi bencana alam, demikian diinformasikan Babinsa Kranggan, Serda Saiful Ahmad. (Pendim 0731/KP).




Senin, 09 Maret 2020

Pelatihan Tanggap Bencana Digelar di Kalurahan Kranggan Galur

 Kulon Progo.  Gladi kotor dan gladi bersih simulasi penanggulangan bencana tsunami digelar di Balai Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur, pada hari Minggu (08/03/2020) mulai pukul 09.00-13.30 WIB, dihadiri oleh BNPB Kabupaten Kulon Progo, Muspika Kapanewon Galur, Kepala Puskesmas Galur, Lurah, BPD dan Pamong Kalurahan Kranggan, Forum FPRB, BPBD Kulon Progo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kranggan serta peserta pelatihan tanggap bencana yang berjumlah 60 orang, dengan narasumber Petugas dari BPBD Kulon Progo

Diinformasikan Serda Saiful Ahmad, Babinsa Kranggan, Koramil 09/Galur, Kodim 0731/Kulon Progo, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam tsunami, mengingat Kalurahan Kranggan berada dekat dengan laut selatan Pulau Jawa.

Dengan dselenggarakannya pelatihan tersebut diharapkan seluruh komponen dan warga Kalurahan Kranggan, memiliki pengetahuan dan teknis penyelamatan diri dan masyarakat sekitar apabila bencana tsunami itu benar-benar terjadi.  Meski demikian mereka berharap bencana tsunami tidak terjadi di wilayah Kalurahan Kranggan khususnya dan wilayah selatan lain di Kabupaten Kulon Progo pada umumnya.  (Pendim 0731/KP). 



Babinsa Sidoharjo Bantu Evakuasi Pohon Tumbang


Kulon Progo.  Akibat angin kencang, pohon Asem dan Kelapa tumbang menimpa dapur rumah milik Bapak Deny Rusmawan, yang beralamat di Pedukuhan Gorolangu, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh, Senin (09/03/2020) sekitar pukul 08.45 WIB.

Serma Qiyas, Babinsa Sidoharjo, Koramil 04/Samigaluh, Kodim 0731/Kulon Progo, melakukan pengecekan ke lokasi dan langsung membantu warga mengevakuasi pohon tumbang tersebut.  Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah, beruntung tidak ada kerugian jiwa.

 Gotong royong dilakukan dengan menggunakan gergaji dan alat lainnya untuk membersihkan ranting, dahan dan batang pohon asem dan kelapa yang menimpa dapur rumah tersebut.  Kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti pembenahan atap dapur rumah yang rusak, demikian diinformasikan Babinsa Sidoharjo. (Pendim 0731/KP).




Antisipasi Laka Laut Babinsa Glagah Himbau Pengunjung Jangan Mandi di Laut

 Kulon Progo. Serka Iswahyono, Babinsa Glagah, Koramil 02/Temon, Kodim 0731/Kulon Progo, melaksanakan pemantauan terhadap pengunjung Obyek Wisata Pantai Glagah Indah Temon, Kulon Progo, Minggu (08/03/2020).

Diinformasikan Babinsa Glagah, pemantauan dilakukan dengan menyusuri sepanjang pantai dan menghampiri para pengunjung yang sedang bermain air di pinggir laut. Mereka dihimbau agar hati-hati dan waspada serta jangan mandi di laut karena sangat berbahaya bagi keselamatan mereka.
 
Pemantauan dan himbauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar jangan sampai terjadi laka laut, karena ombak laut selatan sangat besar, sehingga dapat membahayakan keselamatan jiwa apabila sampai tergulung ombak. (Pendim 0731/KP).


Kunjungan Bupati dan Dinas Sosial Kabupaten Kulon Progo di Lokasi Bencana Tanah Longsor Pedukuhan Sabrangkidul

Kulon Progo.  Dalam waktu yang berbeda Bupati Kulon Progo dan Pejabat dari Dinas Sosial Kabupaten Kulon Progo, melaksanakan peninjauan terhadap warga Pedukuhan Sabrangkidul Rt.10 Rw.05, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, yang terdampak bencana alam tanah longsor.

Diinformasikan Serka Sarana, Babinsa Purwosari, Koramil 12/Girimulyo, Kodim 0731/Kulon Progo, bahwa kunjungan Bupati Kulon Progo dilakukan Tanggal 6 Maret 2020 dan dari Dinas Sosial Kulon Progo tanggal 8 Maret 2020.  Kunjungan tersebut dalam rangka survei lokasi dan sekaligus penyerahan bantuan kepada warga yang terdampak bencana tanah longsor.


Disampaikan Bupati Kulon Progo, untuk mengatasi longsoran tanah rencananya akan didatangkan alat berat dalam pengkondisiannya karena berskala besar dan dikhawatirkan kalau hujan turun lagi, tanah akan longsor dan mengenai rumah warga yang ada dibawahnya.  Dinas Sosial mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kariyorejo salah satu warga Pedukuhan Sabrangkidul yang sudah merelakan rumahnya untuk menampung 11 orang pengungsi dari 3 KK, yang terdampak bencana tanah longsor tersebut.  (Pendim 0731/KP).

Perbaikan Tanggul Amblas Sungai Serang di Pedukuhan Kedung Pring

Kulon Progo.  Serma Sularno, Babinsa Giripeni, Koramil 01/Wates, Kodim 0731/Kulon Progo, Minggu (08/03/2020), melaksanakan pemantauan perbaikan tanggul Sungai Serang di  Rt.49, Rw.22, Pedukuhan Kedung Pring, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, yang ambles beberapa hari yang lalu akibat debit air meningkat.

Bronjong tanggul Sungai Serang tersebut ambles sepanjang 50 meter, lebar 3 meter dengan kedalaman 7 meter.  Perbaikan dilakukan oleh pihak proyek Jaya Kontruksi (Jakon) sebagai penanggungjawab proyek, karena tanggul tersebut masih dalam masa perawatan selama satu tahun.


Perbaikan sementara yang dilakukan adalah dengan membendung/menambal tanggul menggunakan bambu, deklit dan karung yang diisi pasir.  Dengan cara tersebut diharapkan dapat mencegah terkikisnya tanggul oleh aliran air apabila debitnya kembali naik, demikian diinformasikan Babinsa Giripeni. (Pendim 0731/KP).