Jumat, 21 September 2018

Koramil Girimulyo Kulon Progo Bantu Mobilisasi Pasien Disabilitas




(Girimulyo, 20/9/18). Dinas Sosial PPPA dan Bapel Jamkesos DIY mempersembahkan Jamkesus Terpadu Kabupaten Kulon Progo, pada Hari Kamis (20/9). mulai pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai, dipusatkan di Pendopo Kecamatan Girimulyo, Kulon Progo. .
Acara Bhaksos dibuka oleh Dr. Lestariyono, M. Kes. (Staf Ahli Bupati Kulon Progo Bidang Kesejahteraan Masyarakat), dihadiri Kepala Dinas Sosial Propinsi DIY, Unsur Forkopimcam Girimulyo, Dinas Kesehatan Kulon Progo dan Instansi terkait lainnya.

Serma Sudarmanto (Batituud) Ramil 12/Girimulyo, menginformasikan bahwa pelayanan Jamkesus Tingkat Propinsi DIY, yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Propinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten ini dikhususkan bagi penyandang difabilitas yang ada di wilayah Kecamatan Girimulyo dan Nanggulan.  Untuk pasien dari luar dua kecamatan tersebut juga diperbolehkan untuk memperoleh pelayanan kesehatan pada pelayanan Jamkesus Terpadu ini.  
Koramil 12/Girimulyo dalam hal ini para Babinsanya turut ambil bagian dengan membawa/memobilisasi pasien difabilitas yang ada di wilayah masing-masing dengan menggunakan kendaraan dinas Koramil dan ambulan Puskesmas Girimulyo serta angkutan lainnya yang sudah disediakan oleh dinas, dan juga angkutan dari para relawan.  Ratusan pasien difabilitas satu persatu didatangkan ke Pendopo Kecamatan Girimulyo untuk didata, ditensi dan diperiksa kesehatannya oleh para dokter, sesuai dengan gangguan kesehatan yang dideritanya.
Dalam pelaksanaan pemeriksaan, ada kurang lebih 215 pasien disabilitas yang periksa kesehatannya.   Pelayanan dan pemeriksaan dilaksanakan sampai dengan seluruh pasien terlayani semua, demikian tambah Serma Sudarmanto.  (Pendim 0731/KP).  



Babinsa Wates Kulon Progo Pantau Pendistribusian BPNT



(Wates, 19/9/18).  Penyerahan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kalurahan Wates, Kulon Progo, dilaksanakan pada Hari Rabu (19/9), mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Warung 46 Wates III KUBE SEJAHTERA XVII KPKT 050 milik Ibu Sumirah, yang beralamat di Wonosidi Lor, Rt.004 Rw.012, Kelurahan Wates, Kabupaten Kulon Progo.
Di Kelurahan Wates penerima BPNT sebanyak 640 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).   Bantuan senilai Rp.110.00,- bagi masing-masing KPM dialokasikan untuk pembelian rastra dan telor di warung/toko yang sudah ditunjuk.  Pada kesempatan ini penyerahan bantuan dihadiri oleh KPKD Kelurahan Wates  (Ibu Mega) dan Ibu Nanik pendamping PKH (Program Keluarga Harapan).

 
Dalam pelaksanaan penyerahan, guna tertib administrasi dan lancarnya pendistribusian BPNT ke masing-masing KPM,  petugas mendata dan mencatat secara benar agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.  
Selain melaksanakan pemantauan Babinsa turut membantu secara langsung pelaksanaan penyerahan dan pendistribusian BPNT tersebut.   Siang hari seluruh warga yang berhak menerima BPNT di Kelurahan Wates dapat terlayanai dengan baik dan tidak ada permasalahan yang timbul, demikian diinformasikan Serda Ariyanto, Babinsa Wates.  (Pendim 0731/KP).   







Danramil Temon Kulon Progo Hadiri Rakor Bersama Tim Komnas Ham




(Wates, 19/9/18).   Kapten Inf Rismanto, Danramil 02/Temon, Kodim 0731/Kulon Progo, Rabu (19/9), menghadiri Rakor/Mediasi dengan Tim Komnas Ham terkait penanganan warga penolak Bandara NYIA Kulon Progo.  Rapat berlangsung pukul 10.00-12.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Menoreh, Kompleks Pemkab Kulon Progo.

Diinformasikan Danramil Temon bahwa tujuan dari Komnas Ham adalah untuk mendalami aduan dari semua pihak, yang ingin mendapatkan keadilan dalam proses pembangunan Bandara NYIA.  Fungsi Komnas Ham adalah menjembatani dan selanjutnya akan diambil langkah yang tepat sehingga tidak ada pihak-pihak yang dirugikan dalam prose pembangunan bandara NYIA.

Ir. Astungkara (Sekda Kulon Progo) menyampaikan kepada forum bahwa dalam setiap pentahapan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait dan sesuai dengan prosedur. Kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam rangka memberdayakan warga terdampak bandara antara lain pelatihan security kepada 80 orang, pelatihan kewirausahaan kepada 196 orang, pendampingan swakelola, kegiatan kesehatan keliling, pemindahan 32 warga yang menolak kerjasama dengan Dinas Sosial, dan bagi warga yang tidak mampu disediakan tempat direlokasi Magersari.  Rencana kegiatan kedepan adalah pemindahan Masjid Al-Hidayah yang berada di Dusun Kragon II, Palihan, yang masih dihuni oleh warga penolak bandara serta pemindahan makam ahli waris warga penolak bandara.  Kendala kami saat ini adalah warga yang masih menolak karena mereka tidak mau mengambil uang ganti rugi yang mencapai138 warga.

Dari Polres Kulon Progo (AKP Khoirudin SH) menyampaikan bahwa pihaknya selalu mendorong kepada Pihak AP I agar bersabar dan mengedepankan SOP dalam setiap kali bertindak. Kita selalu menjunjung tinggi hak-hak warga dan selalu mengadkan rakor dengan Pemda dalam setiap pekerjaan. Dalam penegakkan hukum kami telah melaksanakan tugas kami sesuai tupok kami.

Pada kesempatan ini Kapten Inf Rismanto (Danramil Temon) menegaskan bahwa Tugas Pokok kami adalah Pengamanan Obyek Vital Negara didalamnya termasuk Pembangunan Bandara yang ada di wilayah Temon dan membantu Polri dalam pelaksanaan pengamanan pembangunan dan saat pemindahan relokasi serta  kami selalu melaksanakan tugas yang diberikan Komando Atas bersama dengan Polres. 

Menanggapi itu semua Bapak Amir dari Komnas Ham mengucapkan terima kasih atas informasi dan keterangan dari beberapa Instansi selanjutnya akan kami jadikan bahan untuk melakukan dialog ke warga, bahwa petugas dari AP I maupun Pemkab Kulon Progo, Pemprov DIY telah melaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.  Kami yakin Pemkab dan unsur aparat keamanan sudah tidak kurang dalam melaksanakan pentahapan pembangunan bandara. Kami mohon dalam setiap kali bertindak selalu berhati-hati, lakukan pendekatan secara baik.   Berkaitan dengan masalah warga yang masih bertahan di Masjid Al-Hidayah dan rencana pemindahan Masjid dan makam, agar dari Pemkab Kulon Progo dan PT. AP I, berkomunikasi lagi dengan warga .

Pada Rakor ini juga hadir Ibu Akhit Nuryati  (Ketua DPRD Kulon Progo), Budi Hartono, (Kakesbang Kulon Progo), Drs. Djaka Prasetyo (Camat Temon),  Kalisa (Kades Palihan dan Agus Parmono (Kades Glagah).  (Pendim 0731/KP).





Lokakarya Mini Lintas Sektoral UPTD Puskesmas Temon Kulon Progo



(Temon, 19/9/18).    Bertempat di Rumah Makan Dapur Semar telah dilaksanakan Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan lll UPTD Puskesmas Temon l, Temon, Kulon Progo pada Hari Selasa (19/9).

Hadir dalam kegiatan ini Dr. Baning Rahayujati, M. Kes yang juga sebagai narasumber, Forkopimcam Temon, Kepala Puskesmas Temon 1 dan 2 beserta Jajarannya dan Kepala Desa se-Kecamatan Temon.

Bati Tuud Koramil 02/Temon, Pelda Utomo, yang hadir pada acara itu menginformasikan bahwa materi yang diambil pada lokakarya kali ini berkaitan Hipertensi. Tujuan yang ingin dicapai adalah agar masyarakat memiliki kesehatan individu melalui perilaku hidup sehat.    Untuk menuju hidup sehat ada beberapa hal yang harus dilakukan masyarakat yaitu pemerikasaan kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter,   adaptasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, tepat diet dengan gizi seimbang, upayakan aktifitas fisik dengan aman, hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinoganik lainnya.  (Pendim 0731/KP).





Rabu, 19 September 2018

Wiwitan Panen Bawang Merah Di Gotakan Panjatan Kulon Progo



(Panjatan, 19/9/18).    Tradisi wiwitan sebagai pertanda dimulainya panen hasil bumi masih diuri-uri di wilayah Kecamatan Panjatan khususnya dan Kabupaten Kulon Progo pada umumnya.   Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Gotakan yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Makmur, pada Hari Selasa (18/9), mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai bertempat di Bulak Ngasem, Gotakan, Panjatan, Kulon Progo.

Babinsa Gotakan, Serda  Edi Susilo menginformasikan bahwa wiwitan yang dilaksanakan di Gotakan dalam rangka panen bawang merah dan acara Suran Kelompok Tani Ngudi Makmur.  Hadir pada acara wiwitan ini dari Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, dari Dinas Kebudayaan, Camat Panjatan, Danramil 10/Panjatan Kapten Inf Supardi, Dosen dan Mahasiswa dari UGM, Kepala Desa Gotakan beserta Perangkatnya, Babinsa dan Bhabinkamtipmas Desa Gotakan serta Anggota Kelompok Tani Ngudi Makmur.

Tradisi wiwitan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.   Pada tahun ini lahan Bulak Ngasem milik Kelompok Tani Ngudi Makmur ditanami bawang merah seperti tahun-tahun berikutnya.  Alhamdulillah tanaman bawang merah dapat tumbuh dengan baik, didukung dengan cuaca yang baik pula, sehingga tanaman bawang merah di Bulak Ngasem Gotakan ini dapat menghasilkan bawang merah dengan kualitas/kuantitas yang baik.

Sebagai tradisi dalam acara wiwitan, Kelompok Tani Ngudi Makmur menyiapkan tumpeng dan ingkung serta hidangan lainnya sebagai bentuk rasa syukur, untuk selanjutnya dibacakan doa dan dimakan bersama-sama oleh semua yang hadir pada acara ini.  (Pendim 0731/KP).