Senin, 04 Juni 2018

Wisuda Santri Yayasan Madinatus Sunah Panjatan Kulon Progo


(Panjatan, 4/6/18).   Serda Edi Susilo, Babinsa Gotakan, Koramil 10/Panjatan, Kodim 0731/Kulon Progo, Minggu (3/6), pukul 15.40 WIB, menghadiri acara Wisuda Santriwan/Santriwati Yayasan Madinatus Sunah RA ZAID BIN TSABHIT,  dilanjutkan buka bersama.    Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Al-Mutaqin, Pedukuhan I Kemendung, Gotakan, Panjatan, Kulon Progo.

Wisuda Santri RA ZAID BIN TSABIT kali ini adalah merupakan Angkatan ke-III Tahun 2017-2018, yang dilaksanakan oleh Yayasan Madinatus Sunah.  Sebanyak enam santri pada angkatan ini yang diwisuda.  Acara wisuda dilanjutkan buka bersama ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Madinatus Sunah, Kepala Desa Gotakan beserta Perangkatnya, Babinsa Gotakan, Takmir Masjid Al-Mutaqin Panjatan, Orangtua Santriwan/Santriwati beserta para santri dan segenap tamu undangan.

Dalam acara wisuda santri ini juga diisi ceramah agama oleh Ustad Abdul Azis dari Islamik Center, Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Pada kesempatan ini juga diberikan hadiah bagi santriwan/santriwati yang berprestasi.  Dengan telah di wisudanya santriwan/santriwati angkatan ketiga ini, menunjukkan bahwa Yayasan Madinatus Sunah mendapat kepercayaan dari masyarakat dalam membentuk generasi yang islami. Kepercayaan masyarakat kepada yayasan sangatlah penting, sehingga yayasan bersama-sama dengan masyarakat bertanggungjawab dalam membentuk karakter calon-calon pemimpin bangsa ini.   Adapun tema yang diambil dalam Wisuda Santriwan/Santriwati Angkatan ke-III Tahun 2017-2018 adalah “Bersama Kita Menuju Generasi Qur’an, Berkarakter Islami Yang Berakhlak Mulia”, demikian disampaikan Serda Edi Susilo. (Pendim 0731/KP).
 





Penyerahan Santunan Bagi Yatim, Piatu dan Dhuafa se-Kecamatan Lendah



(Lendah, 4/6/18).    Sabtu (2/6), mulai pukul 09.00-10.30 WIB, Ponpes Al-Ghifari, Gentan, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, memberikan santunan bagi anak yatim, piatu dan dhuafa se-Kecamatan Lendah, yang berjumlah ratusan orang, sebagai bentuk kepedulian Ponpes kepada masyarakat sekitar.

Acara penyerahan santunan bagi anak yatim, piatu dan dhuafa ini dihadiri oleh segenap pejabat Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan Pemerintah Kecamatan Lendah, antara lain Jumanto, S.H. mewakili Bupati Kulon Progo, Kapten Inf Nar Sutrisno (Danramil 08/Lendah), Aiptu Iman Janadi (mewakili Kapolsek Lendah), Anta Suwawu  (mewakili Camat Lendah), Sutrisna (Kades Sidorejo beserta perangkatnya), KH. Nurhadi Widodo pimpinan Ponpes Al-Ghifari, Aiptu Aris Suharyono, Babinkamtibmas dan Serda Suyadi (Babinsa Sidorejo).

Sebanyak 310 orang anak yatim, piatu dan dhuafa se-Kecamatan Lendah, hadir pada kesempatan ini untuk menerima santunan berupa uang dan sembako dari Ponpes Al-Ghifari.    Kegiatan yang dilaksanakan Ponpes Al-Ghifari ini dalam rangka mengisi Ramadhan 1439 H.    Penyerahan santunan kepada anak yatim, piatu dan dhuafa bertujuan untuk membantu mereka dalam berbuka puasa dan makan sahur.   Meskipun tidak banyak bantuan yang diserahkan kepada mereka, tapi inilah wujud nyata kepedulian pondok kepada masyarakat.   Semoga santunan kepada anak yatim, piatu dan dhuafa juga dilaksanakan oleh pihak-pihak lain baik itu instansi pemerintah, BUMN/BUMD atau organisasi lain, sehingga anak yatim, piatu dan dhuafa merasa diperhatikan dan bertambah kesejahteraannya, demikian disampaikan Danramil. (Pendim 0731/KP).





Jumat, 01 Juni 2018

Upacara Hari Kelahiran Pancasila Kabupaten Kulon Progo




(Wates, 1/6/2018).  Jum’at (1/6), pukul 08.00 WIB, bertempat di Halaman Kantor Pemda Kabupaten Kulon Progo, dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2018, sebagai Inspektur Upacara Drs. H. Sutedjo (Wakil Bupati Kulon Progo).

Acara yang berlangsung khidmad dan sederhana ini dihadiri oleh Unsur Forkompimda Kulon Progo dan Kepala SKPD Kulon Progo.  Komandan Upacara, Perwira Upacara dan Pengibar Bendera dari Polres Kulon Progo, Komandan Kompi dari Kodim 0731/Kulon Progo, Satradar 215/Congot, Polres Kulon Progo, Satpol PP dan Dishub Kulon Progo.  Korsik Gabungan Kodim dan Satpol PP, Paduan Suara dari SMK N 1 Kokap dan Pembawa Acara dari Protokol Pemda Kulon Progo.  

Peserta Upacara terdiri dari Kodim 0731, Polres Kulon Progo, Satradar 215/Congot, Denbrimob Sentolo, Dinas/Instansi, Ormas, Mahasiswa/Pelajar, Pramuka dan Forum Bela Negara.

Dalam Amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan oleh Inspektur Upacara diantaranya disampaikan bahwa Pancasila sudah menjadi pemandu bangsa Indonesia.    Selama 73 tahun sudah bertahan dan tumbuh ditengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya.  Pancasila sudah  menjadi rumah kita yang ber-Bhineka Tunggal Ika insyaallah sampai akhir zaman akan terus mengalir didenyut nadi seluruh rakyat Indonesia.   Pancasila adalah berkah yang indah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan, pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia.   Sebagai bangsa yang majemuk semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.   Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat  Bhineka Tungga Ika.   Kita harus bersatu dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin.   Peringatan Hari Lahir Pancasila disetiap tanggal 1 Juni, harus kita manfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.   Kita harus amalkan warisan mulia para founding fathers ini untuk kemajuan bangsa dan sekaligus juga menjadi sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Selain upacara di Pemda, Kodim 0731/Kulon Progo juga melaksankaan Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Halaman Makodim dengan Inspektur Upacara Kapten Inf Nar Sutrisno (Danramil 08/Lendah).  Peserta Upacara dari Anggota Militer/PNS Kodim dan Kanmibnvetcad Kulon Progo.   (Pendim 0731/KP).