Selasa, 05 Desember 2017

ANGGOTA KODIM KULON PROGO BANTU WARGA PEMBERSIHAN PASCA TERJADINYA BENCAL




ANGGOTA KODIM KULON PROGO
BANTU WARGA PEMBERSIHAN PASCA TERJADINYA BENCAL


(Wates, 3/12/17).   Kedatangan musim penghujan tahun ini masih menyisakan duka yang mendalam, khususnya bagi warga Kabupaten Kulon Progo. Guyuran air hujan di wilayah pegunungan bagian utara Kulon Progo seperti Kokap, Pengasih, Girimulyo, Kalibawang dan Samigaluh membawa dampak tanah longsor yang membawa korban jiwa. Sebaliknya di wilayah bagian selatan seperti Galur, Panjatan, Wates dan Temon terkena dampak banjir.

Hari ini, secara serentak Anggota Kodim Kulon Progo melaksanakan Apel Siaga Bencal di beberapa titik wilayah yang membutuhkan penanganan secara masal. Seperti di wilayah Kecamatan Wates melaksanakan perbaikan tanggul sungai sepanjang 30 meter tepatnya di Dusun Durungan Kelurahan Wates yang jebol akibat terjangan air. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wates, Anggota DPRD Kulon Progo Bapak Sudarto dan Bapak Hamam, Lurah Wates, Anggota Polres Kulon Progo, Anggota Ormas dan 125 warga masyarakat Wates.
Kemudian di Wilayah Kecamatan Panjatan, 1 Pleton Anggota Kodim Kulon Progo bersama Anggota Polri dan relawan membantu pembersihan sisa-sisa banjir di Dusun 1 dan 2 Desa Krembangan. Puluhan rumah yang ditinggalkan pemiliknya nampak sangat memprihatinkan kondisinya, bahkan barang-barang mereka banyak yang rusak karena terendam banjir. Belum lagi fasilitas umum seperti Masjid dan sekolahan. Siang ini rencananya para pengungsi sudah diperbolehkan pulang, sehingga pekerjaan difokuskan pada kegiatan pembersihan. Nampak beberapa Anggota TNI membersihkan  Masjid, ada yang membantu membersihkan rumah warga, ada yang membantu jemur kasur dan lain-lain.
Selanjutnya di Wilayah Girimulyo, 20 orang Anggota Kodim Kulon Progo bersama Kepolisian dan relawan membantu masyarakat membersihkan timbunan lumpur yang menutupi akses jalan dibeberapa titik yang mengalami kelongsoran.
Karena keterbatasan waktu dan tenaga,  untuk wilayah yang belum bisa ditangani akan dikerjakan pada hari berikutnya. Anggota Kodim Kulon Progo bertekad akan membantu masyarakat seperti yang tercantum dalam 8 Wajib TNI yang terakhir yakni menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. (Pendim 0731/KP).

KODIM KULON PROGO SALURKAN BANTUAN SAYUR MAYUR BAGI KORBAN BANJIR DI PANJATAN






KODIM KULON PROGO SALURKAN BANTUAN SAYUR MAYUR
BAGI KORBAN BANJIR DI PANJATAN

(Wates, 3/12/17).   Posko Pengungsian di Kantor Kecamatan Panjatan, hari ini menerima bantuan ratusan kilo gram sayur mayur dari Kodim 0707/Wonosobo yang disalurkan melalui Kodim 0731/Kulon Progo. Bantuan tersebut diterima oleh Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo Kapten Inf Wiyono pada pukul 09.30 WIB dan selanjutnya langsung diserahkan ke Posko dan diterima oleh Kasi Kessos Kecamatan Panjatan Ibu Juminah. Sayuran tersebut diantaranya berupa Daun Singkong, Daun Bayam, Daun Bawang, Kentang, Kol, Cabe, Ubi dan masih banyak lagi. Diharapkan bantuan sayur tersebut akan sangat berguna bagi dapur umum dalam menyiapkan Logistik bagi para pengungsi korban banjir dan jangan sempat terjadi kekurangan makanan.
 
Dalam kesempatan ini Ibu Juminah yang mewakili Warga Panjatan yang terkena dampak banjir mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI khususnya Kodim Kulon Progo dan Kodim Wonosobo yang telah memberikan bantuan baik makanan maupun tenaga dalam membantu warga masyarakat Panjatan, semoga semua amal dan kebaikan mendapatkan ridho dan pahala dari Allah SWT.
Banjir yang terjadi kali ini di Dusun 2 Krembangan memang sempat membuat lumpuh total aktivitas di Pedesaan. Air yang merendam puluhan hektar sawah dan puluhan rumah sangat tidak disangka akan datang dalam waktu sekejab, bahkan beberapa warga tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. Namun masih beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, berkat kecepatan petugas gabungan dari Aparat Pemerintah dan relawan dalam mengevakuasi korban.
Saat ini para pengungsi sedang bersiap-siap untuk kembali ke rumah masing-masing, rencananya setelah makan siang mereka diperbolehkan pulang. Sebagian dari anggota keluarga sudah ada yang pulang mendahului untuk melakukan pembersihan rumah dari sisa-sisa banjir (Pendim 0731/KP).

ANGGOTA KODIM KULON PROGO BANTU EVAKUASI KORBAN TANAH LONGSOR DI GIRIMULYO




ANGGOTA KODIM KULON PROGO BANTU EVAKUASI

KORBAN TANAH LONGSOR DI GIRIMULYO

 (Wates, 30/11/17).   Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kulon Progo dan sekitarnya pada Hari Selasa malam sekitar pukul 24.00 WIB mengakibatkan bencana tanah longsor yang menimpa rumah keluarga  Bapak Daladi. Rumah yang dihuni 4 orang tersebut nyaris tidak kelihatan akibat penuh  timbunan lumpur, 2 orang bisa terselamatkan yakni Istri bapak Daladi dan putri menantunya, namun bapak Daladi dan putranya belum bisa ditemukan.

Pencarian korban bencana tanah longsor di Pedukuhan Ngroto, Pendoworejo, Girimulyo, dilanjutkan hari ini. Bersama seluruh komponen masyarakat Anggota TNI Kodim 0731/Kulon Progo, Polres Kulon Progo, Badan SAR, Tagana dan Kokam. Mereka saling bahu membahu tanpa kenal lelah melaksanakan pencarian korban.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Bapak Daladi (63 th) ditemukan dalam keadaan meninggal dalam posisi tertimpa reruntuhan dinding rumah yang bercampur dengan lumpur.

Berikutnya tidak jauh dari lokasi Bapak Daladi ditemukan putranya Heris Siswadi (30 Th) juga dalam kondisi sudah meninggal dunia. Kedua jenasah tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY menggunakan Ambulan PMI untuk dilakukan autopsi.
Setelah penemuan jenasah, proses pembersihan tanah longsor yang menutup jalan dilakukan menggunakan alat berat yakni dengan Exscavator dan Doser. Akibat kejadian ini jalan Pendoworejo-Purwosari terputus total. 
 
Anggota TNI dan Polri masih masih berada di lokasi, bersama dengan  warga masyarakat dan komponen lainnya bekerja membersihkan puing-puing sisa reruntuhan. Dan sebagian lagi melaksanakan stan by sesuai dengan Perintah Lisan Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman pada tanggal 29 Nopember 2017 bahwa seluruh Anggota Kodim agar melaksanakan siaga dalam menghadapi bencana alam. Tiap wilayah kecamatan agar didirikan posko siaga bencal, diharapkan posko ini selalu siap, tanggap dan mampu bergerak cepat mengatasi masalah yang terjadi akibat bencana alam. (Pendim 0731/KP).