Rencana
penanaman lebih dari 5.000 bibit pohon yang akan dilaksanakan diseluruh wilayah
Kulonprogo. Sebagai penanaman perdana akan dilaksanakan di Dsn. Gunung Gempal,
Ds. Giripeni Kec. Wates pada akhir bulan dengan jumlah 2.000 bibit pohon yang
terdiri dari Akasia Magnesium 1.000 bibit, Asem Jawa 500 bibit, Mahoni 2.000
bibit dan Suren 500 bibit. (Pendim 0731/Klp).
Jumat, 18 Maret 2016
RENCANA PENGHIJAUAN DIWILAYAH KODIM 0731/KULONPROGO
Kamis, Tanggal
17 Maret 2016 Anggota Kodim 0731/Kulonprogo melaksanakan kegiatan Upacara
Bendera dan dilanjutkan pembuatan lubang
tanaman dalam rangka rencana penghijauan yang akan dilaksanakan dalam waktu
dekat bersama Pemda Kulonprogo.
Rabu, 16 Maret 2016
KODIM 0731/KULONPROGO SURVEY LOKASI TMMD TA.2017
Jumat, 11 Maret 2016
KODIM 0731 MENDUKUNG PEMDA KULONPROGO DALAM KESIAPAN ADIPURA 2016
Gerakan Karya Bhakti ini
juga diikuti oleh seluruh Instansi Pemerintah, BUMD, Swasta dan Lembaga
Pendidikan, sedangkan untuk warga
masyarakat dilaksanakan pada Hari Minggu 13 Maret 2016, dengan ketentuan tidak
diperbolehkan membakar sampah hasil kegiatan Karya Bhakti.
Demikian kegiatan dapat
berjalan dengan lancar tertib dan aman. (Pendim 0731/Klp).
ANGGOTA KODIM 0731/KULONPROGO BERSAMA WARGA MASYARAKAT MENGATASI TANAH LONGSOR
Hujan deras kembali mengguyur wilayah Desa Banjararum Kecamatan Kalibawang,Klp sehingga pada Hari Rabu, tanggal 9 Maret 2016 pukul 22.00 Wib. telah terjadi tanah longsor di Dusun Brajan, Rt. 91, Rw. 46 yang mengakibatkan tertutupnya akses jalan dan mengenai jaringan listrik, longsor mencapai panjang 6 m dan tingginya 7 m, sementara itu korban jiwa tidak ada.
Pada kesempatan yang hampir
bersamaan terjadi lagi longsor susulan di wilayah Rt. 91, Rw. 49 yang mencapai
panjang 9 m dan tingginya 5 m dan tanpa korban jiwa.
Untuk selanjutnya penanganan bencana tanah longsor baru bisa dilaksanakan pada pagi harinya, yaitu Kamis 10 Maret 2016 mulai pukul 06.30 Wib. Anggota Kodim 0731/Kulonprogo bersama warga masyarakat bahu membahu mengatasi longsoran tanah yang menutupi jalan. Tidak ketinggalan dari Polsek, BPBD, tagana dan relawan JPM sehingga mencapai jumlah 90 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Camat, Danramil 05/Kalibawang dan Kades Banjararum.
Demikian kegiatan ini dapat
berjalan dengan lancar tertib dan aman. (Pendim 0731/Klp).
Kamis, 03 Maret 2016
MENTERI PERTANIAN R.I. MELAKSANAKAN PANEN PERDANA BERSAMA BABINSA KODIM 0731/KULONPROGO
Hari Selasa, tanggal 1 Maret 2016 merupakan penentuan panen perdana oleh
Kelompok Tani “Sideman Makmur” Desa Giripeni Kecamatan Wates yang sekaligus
mendapat kehormatan untuk dikunjungi Menteri Pertanian Republik Indonesia Bapak
Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, Mpd.
Tepat pukul 13.00 Wib Bapak
Menteri Pertanian mulai memasuki wilayah Kulonprogo dan disambut oleh Bapak
Wakil Bupati Kulonprogo Drs. H. Sutedjo dan Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Arm.
Gunawan S.Sos.,M.t. Warga masyarakat
Desa Giripeni terutama Kelompok Tani “Sideman Makmur” sangat antusias menyambut
kedatangan Bapak Menteri, sayang Bapak Bupati Dr. Hasto Wardoyo S.Pog
berhalangan hadir karena ada kegiatan di Propinsi bersama Bapak Gubernur DIY
Sri Sultan Hamengku Buwono Ke X.
Kegiatan ini juga dihadiri
oleh Kasiter Korem 072/Pamungkas, Irjen Kementerian Pertanian, Kepala Dinas
Pertanian Propinsi DIY, Kepala BPTP DIY, Ketua BKTP DIY, Kapolres Kulonprogo,
Ketua DPRD Kulonprogo, Kepala Dinas Pertanian Kulonprogo, Seluruh Babinsa Kodim
0731/Kulonprogo dan warga masyarakat sekitar Desa Giripeni Kecamatan Wates.
Setelah turun dari
kendaraan, Bapak Menteri langsung diarahkan ke area sawah untuk melaksanakan tradisi
wiwitan menjelang panen padi, yaitu dengan memotong tumpeng dan ingkung ayam
kampung yang selanjutnya diberikan kepada Kepala Desa Giripeni. Acara
dilanjutkan dengan panen padi oleh Bapak Menteri dengan menggunakan alat
Combine Harvester dari quick dengan didampingi oleh Para Babinsa. Acara dilanjutkan dengan sambutan
oleh Bapak Wakil Bupati Drs. H. Sutedjo
yang mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Pertanian R.I. dan
melaporkan kegiatan di Kulonprogo khususnya dibidang pertanian yang menunjukan
peningkatan hasil yang sangat pesat, sehingga Gapoktan di Kulonprogo telah
mampu mengemas beras untuk mensuplai kebutuhan PNS di Kulonprogo yang rata-rata
10 kg/PNS, kemudian meskipun belum seluruhnya Pemda Kabupaten Kulonprogo telah
melakukan MOU dengan BULOG untuk mensuplai kebutuhan raskin yang akan diganti
dengan beras Kulonprogo atau rasda melalui Gapoktan-Gapoktan. Selain itu
Kulonprogo juga telah mengembangkan beras premium asli yaitu Melati Menoreh
atau disingkat dengan Menor. Sedangkan untuk mengantisipasi berkurangnya lahan
pertanian produktif yang terkena dampak bandara, dibeberapa wilayah yang mampu
untuk dibangun irigasi telah dibangun lahan persawahan/cetak sawah dengan
harapan surplus padi di Kulonprogo dapat dipertahankan.
|
|
Pada kesempatan itu juga
Bapak Menteri Pertanian R.I. memberikan pengarahan kepada seluruh Babinsa dan
petani tentang peningkatan hasil pertanian yang sangat pesat setelah terjadi
kerjasama antara petani dan Babinsa sebagai pendamping selain petugas dari
Dinas Pertanian. Beliau juga berkenan wawancara dengan Kelompok Tani Sideman
Makmur dan memberikan bantuan berupa 5 Unit Hand Traktor Bajak dan 1 Unit
Combine Harvester. Kepada para Babinsa Bapak Menteri menyampaikan ucapan terima
kasih atas kerja keras selama ini, Beliau memberikan Bantuan 1 Unit Traktor
Bajak dan 1 Unit Combine Harvester kepada Babinsa penggarap sawah yaitu Serda
Ari Sudaryono Babinsa Desa Panjatan Koramil 10/Panjatan.
Demikian kegiatan kunjungan
Menteri Pertanian Republik Indonesia dan pelaksanaan panen perdana di Desa
Giripeni Kecamatan Wates dapat berlangsung dengan tertib dan aman. Pendim
0731/Klp).
Minggu, 20 April 2014
Gunung Merapi mengeluarkan abu lagi
Hujan abu tipis menyelimuti wilayah selatan Gunung
Merapi, tak terkecuali Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta.
Hujan abu itu dinilai belum mengganggu aktivitas penerbangan di bandara
tersebut.
"Minggu tanggal 20 April 2014, mulai tadi pagi hingga sekarang ini Manager Air Navigator Bandara Adisucipto Yogyakarta, Albertus Bagio Murdianto.
belum ada gangguan akibat abu. Aktivitas penerbangan masih berjalan
sesuai jadwal," ujar
Pria
yang menjadi ujung tombak boleh tidaknya pesawat lepas landas maupun
mendarat di Bandara tersebut, mengaku terus berkoordinasi dengan air navigator di beberapa bandara yang ada di Indonesia mengenai adanya hujan abu tipis ini.
"Semua
peralatan di bandara juga tidak masalah. Kami cek semua mulai radar dan
semuanya," ujar Bagio yang tinggal di Maguwoharjo, Depok, Sleman itu.
Pihaknya
juga terus menjalin komunikasi dengan Badan Meteorolgi, Klimatologi,
dan Geofisikan (BMKG) mengenai kondisi cuaca. Cuaca hari ini pascaerupsi
Merapi, juga terlihat cerah.
Setiap harinya ada sekira 120
sampai 135 pesawat yang hilir mudik di Bandara Adisucipto. Bahkan,
pesawat latih dari TNI AU juga memakai bandara tersebut.
Seperti
diketahui, erupsi Gunung Merapi pukul 4.26 sampai 04.40 WIB tadi
mengakibakan sejumlah wilayah di DIY dan Jateng diguyur hujan abu.
Saat meletus, lava pijar meluncur sejauh satu kilometer dari puncak Merapi. Letusan ini dipicu gempa teknonik yang terjadi di Samudra Hindia beberapa waktu lalu.
Sumber berita : Okezon.
Langganan:
Postingan (Atom)

