Jumat, 18 Maret 2016

RENCANA PENGHIJAUAN DIWILAYAH KODIM 0731/KULONPROGO

Kamis, Tanggal 17 Maret 2016 Anggota Kodim 0731/Kulonprogo melaksanakan kegiatan Upacara Bendera dan  dilanjutkan pembuatan lubang tanaman dalam rangka rencana penghijauan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat bersama Pemda Kulonprogo.
            Rencana penanaman lebih dari 5.000 bibit pohon yang akan dilaksanakan diseluruh wilayah Kulonprogo. Sebagai penanaman perdana akan dilaksanakan di Dsn. Gunung Gempal, Ds. Giripeni Kec. Wates pada akhir bulan dengan jumlah 2.000 bibit pohon yang terdiri dari Akasia Magnesium 1.000 bibit, Asem Jawa 500 bibit, Mahoni 2.000 bibit dan Suren 500 bibit. (Pendim 0731/Klp). 



Rabu, 16 Maret 2016

KODIM 0731/KULONPROGO SURVEY LOKASI TMMD TA.2017


Pasiter Kodim 0731/ Kulonprogo beserta Dinas BPMPDPKB Kulonprogo Survey lokasi untuk TMMD Ta. 2017, direncanakan  Corblok jalan Sepanjang 925 Meter Di Dusun. Madigondo Ds. Sidoharjo Kec. Samigaluh,Kulonprogo,Diy.


Jumat, 11 Maret 2016

KODIM 0731 MENDUKUNG PEMDA KULONPROGO DALAM KESIAPAN ADIPURA 2016


Dalam rangka mengupayakan lingkungan bersih, teduh dan indah, Kodim 0731/ Kulonprogo melaksanakan “ Gerakan Karya Bhakti “ pada Hari Jumat, tanggal 11 Maret 2016 di sekitar Kantor Makodim dan Alun-alun Wates secara serentak bersama SMP Negeri 1 Wates, SD Negeri 2 Wates dan SD Percobaan 4 Wates. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung kesiapan penilaian Adipura tahap I yang akan dilaksanakan  pada pertengahan bulan Maret 2016. 


Gerakan Karya Bhakti ini juga diikuti oleh seluruh Instansi Pemerintah, BUMD, Swasta dan Lembaga Pendidikan, sedangkan  untuk warga masyarakat dilaksanakan pada Hari Minggu 13 Maret 2016, dengan ketentuan tidak diperbolehkan membakar sampah hasil kegiatan Karya Bhakti.

Demikian kegiatan dapat berjalan dengan lancar tertib dan aman. (Pendim 0731/Klp).



ANGGOTA KODIM 0731/KULONPROGO BERSAMA WARGA MASYARAKAT MENGATASI TANAH LONGSOR



Hujan deras kembali mengguyur wilayah Desa Banjararum Kecamatan Kalibawang,Klp sehingga pada Hari Rabu, tanggal 9 Maret 2016 pukul 22.00 Wib. telah terjadi tanah longsor di Dusun Brajan, Rt. 91, Rw. 46 yang mengakibatkan tertutupnya akses jalan dan mengenai jaringan listrik, longsor mencapai panjang 6 m dan tingginya 7 m, sementara itu korban jiwa tidak ada.


Pada kesempatan yang hampir bersamaan terjadi lagi longsor susulan di wilayah Rt. 91, Rw. 49 yang mencapai panjang 9 m dan tingginya 5 m dan tanpa korban jiwa.


Untuk selanjutnya penanganan bencana tanah longsor baru bisa dilaksanakan pada pagi harinya, yaitu Kamis 10 Maret 2016 mulai pukul 06.30 Wib. Anggota Kodim 0731/Kulonprogo bersama warga masyarakat bahu membahu mengatasi longsoran tanah yang menutupi jalan. Tidak ketinggalan dari Polsek, BPBD, tagana dan relawan JPM sehingga mencapai jumlah 90 orang. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Camat, Danramil 05/Kalibawang dan Kades Banjararum.

Demikian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tertib dan aman. (Pendim 0731/Klp).

Kamis, 03 Maret 2016

MENTERI PERTANIAN R.I. MELAKSANAKAN PANEN PERDANA BERSAMA BABINSA KODIM 0731/KULONPROGO

Hari Selasa, tanggal 1 Maret 2016 merupakan penentuan panen perdana oleh Kelompok Tani “Sideman Makmur” Desa Giripeni Kecamatan Wates yang sekaligus mendapat kehormatan untuk dikunjungi Menteri Pertanian Republik Indonesia Bapak Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, Mpd.

Tepat pukul 13.00 Wib Bapak Menteri Pertanian mulai memasuki wilayah Kulonprogo dan disambut oleh Bapak Wakil Bupati Kulonprogo Drs. H. Sutedjo dan Dandim 0731/Kulonprogo Letkol Arm. Gunawan S.Sos.,M.t. Warga  masyarakat Desa Giripeni terutama Kelompok Tani “Sideman Makmur” sangat antusias menyambut kedatangan Bapak Menteri, sayang Bapak Bupati Dr. Hasto Wardoyo S.Pog berhalangan hadir karena ada kegiatan di Propinsi bersama Bapak Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono Ke X.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasiter Korem 072/Pamungkas, Irjen Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Propinsi DIY, Kepala BPTP DIY, Ketua BKTP DIY, Kapolres Kulonprogo, Ketua DPRD Kulonprogo, Kepala Dinas Pertanian Kulonprogo, Seluruh Babinsa Kodim 0731/Kulonprogo dan warga masyarakat sekitar Desa Giripeni Kecamatan Wates.

Setelah turun dari kendaraan, Bapak Menteri langsung diarahkan ke area sawah untuk melaksanakan tradisi wiwitan menjelang panen padi, yaitu dengan memotong tumpeng dan ingkung ayam kampung yang selanjutnya diberikan kepada Kepala Desa Giripeni. Acara dilanjutkan dengan panen padi oleh Bapak Menteri dengan menggunakan alat Combine Harvester dari quick dengan didampingi oleh Para  Babinsa. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh  Bapak Wakil Bupati Drs. H. Sutedjo yang mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Pertanian R.I. dan melaporkan kegiatan di Kulonprogo khususnya dibidang pertanian yang menunjukan peningkatan hasil yang sangat pesat, sehingga Gapoktan di Kulonprogo telah mampu mengemas beras untuk mensuplai kebutuhan PNS di Kulonprogo yang rata-rata 10 kg/PNS, kemudian meskipun belum seluruhnya Pemda Kabupaten Kulonprogo telah melakukan MOU dengan BULOG untuk mensuplai kebutuhan raskin yang akan diganti dengan beras Kulonprogo atau rasda melalui Gapoktan-Gapoktan. Selain itu Kulonprogo juga telah mengembangkan beras premium asli yaitu Melati Menoreh atau disingkat dengan Menor. Sedangkan untuk mengantisipasi berkurangnya lahan pertanian produktif yang terkena dampak bandara, dibeberapa wilayah yang mampu untuk dibangun irigasi telah dibangun lahan persawahan/cetak sawah dengan harapan surplus padi di Kulonprogo dapat dipertahankan.



























Pada kesempatan itu juga Bapak Menteri Pertanian R.I. memberikan pengarahan kepada seluruh Babinsa dan petani tentang peningkatan hasil pertanian yang sangat pesat setelah terjadi kerjasama antara petani dan Babinsa sebagai pendamping selain petugas dari Dinas Pertanian. Beliau juga berkenan wawancara dengan Kelompok Tani Sideman Makmur dan memberikan bantuan berupa 5 Unit Hand Traktor Bajak dan 1 Unit Combine Harvester. Kepada para Babinsa Bapak Menteri menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras selama ini, Beliau memberikan Bantuan 1 Unit Traktor Bajak dan 1 Unit Combine Harvester kepada Babinsa penggarap sawah yaitu Serda Ari Sudaryono Babinsa Desa Panjatan Koramil 10/Panjatan.

Demikian kegiatan kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia dan pelaksanaan panen perdana di Desa Giripeni Kecamatan Wates dapat berlangsung dengan tertib dan aman. Pendim 0731/Klp).































 






Minggu, 20 April 2014

Gunung Merapi mengeluarkan abu lagi

Hujan abu tipis menyelimuti wilayah selatan Gunung Merapi, tak terkecuali Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta. Hujan abu itu dinilai belum mengganggu aktivitas penerbangan di bandara tersebut.

"Minggu tanggal 20 April 2014, mulai tadi pagi hingga sekarang ini Manager Air Navigator Bandara Adisucipto Yogyakarta, Albertus Bagio Murdianto.
belum ada gangguan akibat abu. Aktivitas penerbangan masih berjalan sesuai jadwal," ujar

Pria yang menjadi ujung tombak boleh tidaknya pesawat lepas landas maupun mendarat di Bandara tersebut, mengaku terus berkoordinasi dengan air navigator di beberapa bandara yang ada di Indonesia mengenai adanya hujan abu tipis ini.

"Semua peralatan di bandara juga tidak masalah. Kami cek semua mulai radar dan semuanya," ujar Bagio yang tinggal di Maguwoharjo, Depok, Sleman itu.

Pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan Badan Meteorolgi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) mengenai kondisi cuaca. Cuaca hari ini pascaerupsi Merapi, juga terlihat cerah.

Setiap harinya ada sekira 120 sampai 135 pesawat yang hilir mudik di Bandara Adisucipto. Bahkan, pesawat latih dari TNI AU juga memakai bandara tersebut.

Seperti diketahui, erupsi Gunung Merapi pukul 4.26 sampai 04.40 WIB tadi mengakibakan sejumlah wilayah di DIY dan Jateng diguyur hujan abu.

Saat meletus, lava pijar meluncur sejauh satu kilometer dari puncak Merapi. Letusan ini dipicu gempa teknonik yang terjadi di Samudra Hindia beberapa waktu lalu.

Sumber berita : Okezon.