KULON
PROGO. Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P.,
M.Han., menghadiri Kunker Wamenkes II Kemenkes RI dr. Benjamin Paulus
Octavianus, Sp.P., FISR terkait Ceremony Active Case Finding (ACF) Tuberculosis
(TBC), di Kantor Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kamis (29/1/2026).
Wabup
Kulon Progo Ambar Purwoko, A.Md., mengucapkan, selamat datang kepada Wamenkes
II Kemenkes RI dan terima kasih atas kunjungannya di Kulon Progo khususnya di
Kapanewon Sentolo. Kami berharap dukungan dan peran Bapak dapat memperkuat
pelayanan kesehatan dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Terima
kasih kepada Bupati beserta jajaran, dan seluruh tamu undangan atas kehadiran
dan dukungannya. TBC akan teratasi apabila semua berkolaborasi dalam
menanganinya. 
Wamenkes
II Kemenkes RI dalam arahannya menyampaikan, kami hadir bersama tim, sesuai
penugasan dari Presiden, untuk memastikan penanganan penyakit TBC dapat diatasi
secara serius di Indonesia. Untuk tahun 2026, target skrining/ADF TBC di
Kabupaten Kulon Progo ditetapkan sebanyak 2.500 orang. Kami telah
mengoordinasikan dengan Kementerian Keuangan, serta mendorong kolaborasi antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dengan
dukungan pembiayaan dan kerja sama yang kuat, kami optimistis program skrining
TBC ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan
masyarakat Kulon Progo.
.jpeg)
Pelaksanaan
Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC) dalam rangka meningkatkan capaian
penemuan kasus TBC di tahun 2026 melalui skrining kesehatan komunitas dengan
mobile rontgen dan terintegrasi. Cek kesehatan gratis bagi 100 warga Kapanewon
Sentolo. Kegiatan diselenggarakan Dinkes Kulon Progo dengan Dinkes DIY,
Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) DIY, RS Paru Respira, Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kulon
Progo.(Pendim0731).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar