Senin, 18 Oktober 2021

Babinsa Sidorejo Koramil Lendah Monitoring Kampanye Dialogis Calon Lurah

Sertu Suyadi Babinsa Sidorejo Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Klp, melaksanakan monitoring pelaksanaan penyampaian visi dan misi serta kampanye dialogis Calon Lurah Sidorejo, Kapanewon Lendah, yang berlangsung di Balai Kalurahan Sidorejo, Senin (18/10). 

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan sambutan Ketua Panitia Pilur dan Panewu Lendah, penyampaian visi misi Calon Lurah dan kampanye dialogis. 

Hadir dalam giat tersebut Panewu, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Plh. Lurah Sidorejo beserta Pamong, BPK, Panitia Pilur, Calon Lurah dan perwakilan warga masyarakat. (Pendim 0731/Klp).



 

Anggota Kodim 0731/Klp Bebas Narkoba

Kulon Progo. Tes urin segenap anggota Kodim 0731/Klp dengan hasil “NEGATIF”, dari pengaruh narkoba, demikian hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dari Pokkes Klinik Pratama Kartika 0731 PPK Tingkat I Kodim 0731/Kulon Progo, dr. Dian Indah Vitarini, M.M.R., beserta personel Staf Intel. Senin (18/10).  

Sebelum tes urin diawali dengan pelaksanaan Penyuluhan, Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang berlangsung di Aula Makodim, diikuti Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0731/Klp. 

Sambutan Dandim 0731/Klp dibacakan oleh Danramil 01/Wates Kapten Inf Wiyono, antara lain disampaikan bahwa kondisi geografis wilayah Kulon Progo dengan keberadaan Bandara YIA dinilai akan mempermudah para pelaku pengedar narkoba untuk beroperasi.  Sebagai upaya pencegahan diperlukan pendekatan interdiksi yang ketat baik itu orang, barang maupun paket. Kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih rendah juga membuat orang mudah tergiur untuk menjadi pengedar, karena keuntungannya yang luar biasa besar. 

Penyalahgunaan dan peredaran narkoba bisa  berdampak multi dimensi, bukan hanya kesehatan, melainkan idiologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, yang lebih berbahaya lagi adalah hilangnya generasi penerus bangsa (loss generation). Oleh karena itu, pemerintah Indonesia telah bertekad bulat, bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan bahaya yang harus diperangi bersama dan ditangani sedini mungkin, dengan melibatkan seluruh potensi yang ada baik di instansi pemerintah, masyarakat, LSM dan pihak-pihak terkait lainya,  termasuk  TNI AD melalui program P4GN . 

dr. Dian Indah Vitarini, M.M.R., selaku narasumber pada kesempatan ini kembali memaparkan tentang apa itu narkoba, narkotika, psikotropika dan bahayanya bagi pengguna atau pengedar, cara penanggulangan serta ancaman hukumannya. 

P4GN dan tes urin merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Kodim 0731/Klp sesuai jadwal yang telah ditentukan, sebagai upaya pencegahan terhadap anggota dan keluarga agar jangan sampai menggunakan atau menjadi pengedar narkoba. (Pendim 0731/Klp).  




 

Koramil Girimulyo Dukung Pelaksanaan Lomba Asah Terampil dan Anugerah Desa Wisata Kulon Progo 2021

Kulon Progo. Plt. Danramil 12/Girimulyo Kodim 0731/Kulon Progo Lettu Inf Khabib Al Amin beserta Babinsa Jatimulyo Serka Adi Sarjono,  mengikuti giat acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, dalam rangka Pengembangan Kearifan Lokal, Potensi Budaya Lomba Asah Terampil dan Anugerah Desa Wisata Kulon Progo tahun 2021, yang berlangsung di Obyek Wisata Gua Kiskendo, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Minggu (17/10). 

Tampak hadir Forkopimda dan OPD Kulon Progo terkait, Kadinas Pariwisata dan Paniradya Pati Provinsi DIY dan Forkopimka Girimulyo, Panewu Girimulyo, Samigaluh, Lendah, Kalibawang, Temon dan Kokap. 

“Wisata harus tetap jalan, namun harus juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, agar kesejahteraan pengelola dan masyarakat meningkat dan kesehatan juga tetap terjaga dan terpelihara” tutur Bupati. 

Lomba Asah Trampil diikuti oleh 14 desa wisata yang ada di wilayah Kabupaten Kulon Progo dengan juara satu diraih oleh Desa Wisata Glagah, juara dua Desa Wisata Banjaroyo dan juara tiga Desa Wisata Ngagorsari, demikian diinformasikan Babinsa Jatimulyo. (Pendim 0731/Klp).

 



 

Minggu, 17 Oktober 2021

Operasi Yustisi Gabungan Digelar di Kawasan Pasar Wates


 Kulon Progo.  Operasi yustisi dalam rangka penegakan protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Kulon Progo digelar di kawasan Pasar Wates, Minggu (17/10). 

Pelaksanaan operasi diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Pemkab Kulon Progo, dengan melibatkan personel gabungan dari Satpol PP, Kodim 0731/Klp, Satradar 215/Congot, Polres, Sat Brimob, Dishub Kulon Progo, dengan sasaran pengguna jalan, pedagang dan pengunjung Pasar Wates. 

Dalam operasi yang dilakukan beberapa jam tersebut terjaring sebanyak 19 pelanggar, selanjutnya mereka didata dan dihimbau agar selalu memakai masker serta diberi sanksi membersihkan sampah. 

Operasi yustisi gabungan rutin dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati dengan sasaran pusat keramaian dengan lokasi berbeda-beda, yang ditentukan oleh Satpol PP. (Pendim 0731/Klp).

Pasiter Kodim 0731/Klp Mengikuti Tabur Benih Ikan di Embung Blubuk Sendangsari Pengasih


 Pasiter Kodim 0731/Klp Kapten Inf Triyono, Minggu (17/10),  menghadiri acara restocking ikan dalam rangka pembinaan kemandirian masyarakat untuk Ketahanan Pangan, yang berlangsung di Embung Blubuk, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih. 

Hadir dalam giat tersebut Pasiter Kodim 0731/Klp, Pj. Lurah Sendangsari, Dukuh Blubuk dan perwakilan warga pengelola Embung Blubuk. Dalam restocking dilaksanakan penaburan benih ikan sejumlah 3000 ekor. (Pendim 0731/Klp).

Ribuan BTPKLW-TNI Untuk Warga Kulonprogo Mulai Disalurkan Secara Bertahap


Kulon Progo.  Sabtu (16/10), bertempat di halaman Makodim 0731/Klp berlangsung acara launching penyaluran Bantuan Tunai Untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW-TNI) secara simbolis oleh Dandim 0731/Klp Letkol Inf Yefta Sangkakala, S.Sos., bersama unsur Forkopimda dan dinas instansi terkait lainnya. 

Dandim 0731/Klp dalam sambutannya menegaskan, sesuai undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, bahwa tugas pokok TNI salah satunya adalah melaksanakan operasi militer selain perang, yakni dengan membantu tugas pemerintah di daerah dalam menanggulangi dampak akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan. 

Implementasi dari tugas tersebut, TNI melalui program pemerintah menyalurkan bantuan tunai kepada pedagang kaki lima dan warung terdampak Covid-19, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi.  Pemerintah mengambil langkah ini  dengan pertimbangan bahwa keberadaan TNI melalui satkowil di seluruh wilayah Indonesia sangat efektif, terutama wilayah yang ditetapkan sebagai PPKM Level 3, dengan harapan bantuan tersebut tepat sasaran. 

Penyaluran bantuan akan dilaksanakan secara terpusat di Makodim 0731/Klp. Dalam pendistribusiannya dilaksanakan skrining data untuk dicocokkan dengan data yang telah di input para Babinsa melalui aplikasi Path Daily, apabila sudah sesuai maka dapat langsung menerima bantuan.

Jumlah calon penerima bantuan sebanyak 2000 orang, masing-masing Rp.1.200.000,-.  Penyaluran akan kami laksanakan secara bertahap, diusahakan secara keseluruhan dapat tersalurkan pada bulan Oktober 2021 ini.  Dalam pelaksanaannya kita terapkan protokol kesehatan secara ketat, meski wilayah Kulon Progo sudah berada di level 3, namun jangan sampai lengah karena wabah Covid-19 dengan varian Delta merupakan sebuah ancaman yang cukup serius. 

Bantuan ini merupakan program pemerintah dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian, semoga dapat membangkitkan ekonomi warga dan yang paling penting agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. 

Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh aparat dan dinas instansi terkait, yang telah bersinergi dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, mudah-mudahan kebersamaan ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan di waktu-waktu yang akan datang, dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional maupun masyarakat akibat pandemi Covid-19. 

Penyaluran BTPKLW-TNI secara simbolis diserahkan oleh Forkopimda kepada 10 orang penerima, pada hari ini tersalurkan kepada 200 orang, penyaluran akan dilanjutkan pada hari berikutnya sesuai waktu yang telah ditentukan. (Pendim 0731/Klp).

Serbuan Vaksinasi Kodim 0731/Klp di Pendopo Embung Krapyak Banjaroyo Kalibawang

Kulon Progo.  Serbuan vaksinasi Kodim 0731/Kulon Progo, Sabtu (16/10), digelar di Pendopo Embung Krapyak, Kalurahan Banjaroyo, Kapanewon Kalibawang, bekerja sama dengan MDMC Cabang Dekso, Nakes Puskesmas Kalibawang dan PKU Muhammadiyah Nanggulan dalam rangka penanganan Covid-19 menuju Indonesia sehat dosis ke 1 dan 2 jenis vaksin Coronavac bagi warga masyarakat. 

Petugas vaksinator dari Nakes Puskesmas Kalibawang, Nakes RS PKU Muhammadiyah Nanggulan dibantu relawan dari Kalurahan Banjaroyo, personel Koramil dan Polsek Kalibawang.

Sejumlah 1262 orang terdaftar, tervaksin 1253 orang dengan rincian 214 dosis 1 dan 1039 dosis 2, ditunda 9 orang karena hipertensi dan penyakit lainnya, setelah skrining tidak memenuhi syarat untuk divaksin, demikian diinformasikan Batituud Koramil 05/Kalibawang Pelda Dwi Prasetyo. (Pendim 0731/Klp).

 



 

Sabtu, 16 Oktober 2021

"Kulon Progo Gumregah, Kita Sehat, Ekonomi Bangkit" Tema yang Diangkat Pada Peringatan Hari Jadi Kulon Progo Ke 70


 Kulon Progo.  Komandan Kodim 0731/Klp Letkol Inf Yefta Sangkakala,S.Sos., beserta Ketua Persit KCK Cabang XXXII Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro, mengikuti Upacara Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo Ke 70 Tahun 2021, yang berlangsung di Aula Adikarta Komplek Kantor Pemkab Kulon Progo, Jum'at (15/10). 

Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo dalam sambutannya antara lain mengatakan,  upacara hari jadi Kulon Progo ke 70 kita laksanakan secara virtual dengan menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam pandemi Covid-19.  Tema yang kita ambil adalah "Kulon Progo Gumregah, Kita sehat, Ekonomi Bangkit", dapat dimaknai, kita harus gumregah dengan penuh semangat, mengerahkan semua potensi yang ada, untuk meningkatkan perekonomian ditengah pandemi ini. 

Sejumlah penghargaan telah kita raih, baik ditingkat provinsi maupun nasional yang tentunya semua itu merupakan jerih payah dan usaha bersama,  dengan tujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Berbagai inovasi telah berjalan seperti inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik dan inovasi yang berkaitan dengan urusan dan kewenangan. 

Terkait pandemi Covid-19, walaupun situasi semakin membaik kita tetap harus waspada agar pandemi ini cepat berlalu, semua kegiatan harus dilaksanakan secara protokol kesehatan, pesan Bupati mengakhiri sambutannya. 

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menuturkan bahwa pada awalnya Hari Jadi Kulon Progo ditandai dengan penanaman dua pohon beringin Kyai Mandiro Aji dan Kyai Taru Murti, sebagai bentuk penghargaan dari Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Jika membuka lembaran sejarah, secara teritorial Kabupaten Kulon Progo merupakan penggabungan wilayah Kulon Progo dan Adikarto, yang semula dibawah Keraton dan Pakualaman. Dua pohon beringin tersebut merupakan simbolisasi Loro Loro Ning Atunggal, dimana pada umumnya ditanam di alun-alun yang merupakan pusat inti kota dan pengembangan wilayah. 

Dalam dimensi vertikal bermakna pasrah diri dan tunduk keharibaan sang khalik, dalam dimensi horisontal mengisyaratkan manunggaling kawuli gusti. Tumbuh tegaknya pohon beringin menggambarkan pengayoman atas landasan nilai-nilai kemanusiaan sebagai pilar utama membangun pemerintahan yang bersih dan baik di era otonomi daerah. 

Dengan simbolisasi pesan dan harapan seperti itu, saya ikut mengayubagyo peringatan Hari Jadi Kulon Progo ke 70, semoga Tuhan Yang Maha Esa berkenan melimpahkan berkah dan rahmatnya bagi keselamatan dan kesejahteraan serta kedamaian segenap warga masyarakat Kulon Progo, meski menghadapi dampak pandemi sekarang ini. “Dirgahayu Kabupaten Kulon Progo”. 

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati, Wabup, Sekda, Ketua DPRD, Dandim 0731, Kapolres, Dan Satradar 215/Congot, Plh. Danyon Sat Brimob Sentolo, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Wates, Kepala Kemenag, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan BUMD serta Panewu se-Kabupaten Kulon Progo. (Pendim 0731/Klp).